Top Stories
-
Untuk Menjadi Kaya, Ada 5 Tahap yang Harus Anda Lalui
-
Mas Didit ke Solo ada apa?
-
Sikap Mentalmu Hari ini akan Menentukan apakah Kelak Hidup Kaya atau Miskin!
-
Miskin Dulu Boleh, Jangan Miskin Permanen
-
Begini Pola Permainannya Kenapa MSCI, S&P, MOODY'S Sering Beri Rating Jelek Saat Harga Nyungsep?
-
Yang Kelaparan itu Adalah Pemilik Dapur MBG dan Elit-elit Politik Menghadapi Pemilu 2029
-
Baca Order Book, Bagi Pemula yang Baru Join.
-
Apapun Kata MSCI Pagi Ini, Jangan Ada yang Panic Selling!
-
Kenapa 90% Trader Saham Boncos?
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 547
Beritakan Tambang Ilegal, Wartawan di Sumut Dikeroyok
Ilustrasi penganiayaan. Sumber : www.pixabay.com/bykst
SitindaonNews.Com | Seorang wartawan di Kabupaten Mandailing Natal bernama Jeffry Barata Lubis mengalami penganiayaan dilakukan sejumlah pemuda di Lopo Mandailing Kopi di Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina, Sumatera Utara, Jumat 5 Maret 2022. Aksi penganiayaan tersebut, viral di media sosial.
Sedangkan, korban sudah membuat laporan resmi di Mako Polres Mandailing Natal dengan laporan LP/B/64/III/2022/SPKT/POLRES MADINA/POLDA SUMUT, tanggal 04 Maret 2022, terkait tindak pidana penganiayaan terhadap seorang wartawan.
Berdasarkan data diperoleh VIVA, Jeffry yang merupakan wartawan di sebuah media online memberitakan tentang lambannya proses hukum terhadap oknum yang sudah ditetapkan Polda Sumut sebagai tersangka penambangan emas tanpa izin di Kabupaten Mandailing Natal.
Pada hari kejadian itu, pengusaha tambang emas ilegal tersebut, diduga mengutus sejumlah pemuda untuk menjumpai korban. Sehingga disepakati bertemu di Lopo Mandailing Kopi. Dalam rekaman CCTV di Coffe Shop, korban sedang berbicara dengan seseorang pria.
Namun, usai berbincang korban terlihat dipukul oleh pria tersebut. Tidak berapa lama, dari rekaman CCTV itu juga terlihat beberapa orang kemudian masuk ke kafe dan memukuli korban hingga babak belur.
Atas kejadian ini, Kapolres Madina AKBP Reza Chairul mengimbau agar pelaku menyerahkan diri sebelum pihak polisi melakukan tindakan tegas.
"Saya imbau kepada para pelaku agar segera menyerahkan diri, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, sebelum kami dilakukan tindakan tegas dan terukur," kata Reza, dikutip Minggu, 6 Maret 2022. Reza mengatakan pihak sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi, yang melihat kejadian di cafe tersebut.
"Tidak hanya memeriksa saksi, petugas juga mengamankan rekaman CCTV di lokasi kejadian dan melakukan gelar perkara agar ungkap kasus berjalan dengan maksimal," tutur Reza. Reza mengungkapkan, berdasarkan olah TKP, mereka telah mengidentifikasi para pelaku dan mengejarnya dibantu oleh personel dari Ditreskrimum Polda Sumut
"Para pelaku sudah kami identifikasi (namanya masih kami rahasiakan) dan saat ini kami sedang memburu dan mengejar para pelaku yang berusaha kabur keluar Wilayah Kabupaten Mandailing Natal," ungkapnya.
"Tak ada tempat, bagi pelaku kejahatan di Madina, kami sudah menerima Laporan dari korban Jefri Bharata Lubis, pastinya kami akan bekerja dengan profesinal, sesuai dengan SOP Kepolisian Republik Indonesia, percayakan dan serahkan kasus ini kepada kami Polres Madina, kami usut perkara ini sampai tuntas," jelas Reza
[ VIVA ]