Top Stories
-
Ibadah HKBP Perumnas Mandala Resort Perumnas Mandala Distrik X Medan-Aceh, Minggu 10 Mei 2026
-
Penny Stock
-
Umur Berapa Anak-anak Sebaiknya Bisa Mulai Dididik Untuk Melawan LGBT
-
Tingkatkan Performa Scalping Anda!
-
Istilah Haka Haki Dalam Trading Saham
-
Bagaimana Hidup Anda Setelah Berusia 60 Tahun?
-
Waspada LGBT, Jaga dan Awasi Anak Laki-laki Anda Sejak Kecil
-
Ingat Baik-Baik! Avg Down hanya untuk Saham Fundamental dan Bluechip
-
Yang Masih Pemula, Bingung Entry Harga Berapa?
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 769
Menyedihkan, Pasangan Kekasih Korban Tabrakan di Medan Meninggal
Ilustrasi tabrakan
Sepasang kekasih yang bakal menikah mengalami kecelakaan lalu lintas hingga keduanya meninggal dunia.
Sepasang kekasih itu berinisial, DP (29) dan AAP (26). Mereka meninggal dunia usai mengalami kecelakaan di jalan Menteng VII, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan pada Kamis (5/4/2022) lalu.
Keduanya mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya usai kendaraan sepeda motor yang di kendari DP berbenturan dengan sepeda motor Suzuki Smash yang melintas.
Kapolsek Medan Area Kompol Sawangin menjelaskan, kecelakaan itu bermula saat pasangan kekasih yang dikabarkan akan segera menikah itu berboncengan dengan mengendarai sepeda motor.
"Naik Honda Beat, keduanya mau ke arah Amplas. Dan saat ingin berbelok ada sepeda motor Suzuki Smash datang dari arah lainya dan terjadilah kecelakaan itu. Katanya, memang keduanya pasangan kekasih yang akan menikah," kata Sawangin kepada Tribun Medan, Sabtu (7/5/2022).
Sawangin menyebut, saat itu pengendara sepeda motor Suzuki Smash memang melaju dengan kecepatan tinggi.
Benturan yang sangat keras membuat kedua pasangan tersebut jatuh ke aspal jalan.
Kedua pasangan kekasih itu pun kemudian mengalami luka serius hingga tak sadarkan diri.
Warga pun kemudian membawa keduanya ke rumah sakit terdekat.
"Memang sangat keras karena satu pengendara yang naik Suzuki Smash itu melaju agak kencang. Itu karenanya kedua pasangan itu tidak sadarkan diri dan dilarikan ke rumah sakit," kata dia.
Usai menabrak, pengendara Suzuki Smash tersebut kata Sawangin sempat menghantar keduanya ke rumah sakit. Namun dia lantas kabur diduga lantaran melihat kedua korban dalam kondisi luka parah.
"Memang pengendara Smash itu sempat membawa keduanya ke rumah sakit. Tapi kemudian dia melarikan diri," katanya.
Hingga saat ini, polisi pun masih memburu keberadaan pengendara tersebut. Sawangin menyatakan pihaknya sudah mengantongi identitas motor yang digunakan pada kecelakaan tersebut.
"Tapi identitas kendaraan sudah kita kantongi tinggal nanti kita bersama Samsat untuk mengecek pemilik kendaraan tersebut. Muda mudahan bisa segera kita dapat," katanya.
Sumber: tribunnews.com