Top Stories
-
Money Management anti Boncos
-
Cara Jual Saham agar Langsung Matched
-
Trading Adalah Permainan Disiplin.
-
Punguan Sitindaon Boru Bere Kota Medan: Partangiangan atau Kebaktian Minggu 19 April 2026.
-
Siap-siap! Mulai Hari Ini 18 April 2026 Harga Pertamina DEX Naik Tajam
-
Mustahil Bisa Sukses dan Memiliki Rasa Aman Jika Tidak Mencoba Skill Baru dan Menambah Jam Kerja.
-
Tahun 2026 Yang Semakin Sulit
-
Lulus SMA, Mau Kuliah atau Langsung Kerja?
-
Anda Datang ke Bumi Sendirian dan Akan Pergi Sendirian
Search
- Details
- Category: Politik & Opini
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1125

Pimpinan, Staff dan Seluruh Manajemen
Sitindaon News
Mengucapkan Selamat Atas Terpilihnya Agus Harimurtii Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, pada Kongres ke V yang diselenggarakan di Jakarta, Minggu 15 Maret 2020, Periode 2020-2025.
Semoga Amanah dan Sukses Memimpin Partai Demokrat Untuk Kemajuan Bangsa Indonesia dan Kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia
- Details
- Category: Politik & Opini
- By ZA Sitindaon
- Hits: 588
SitindaonNews.Com | Ketua Umum Partai DPP Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ternyata sempat mengomentari omnibus law dalam pertemuannya dengan Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto, di kediaman SBY di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/3/2020) malam.
Informasi ini disampaikan Wasekjen DPP Demokrat, Andi Arief melalui akun Twitter pribadinya @AndiArief_, Jumat (6/3/2020).
Menurut Andi, SBY sempat menilai penyusunan omnibus law terkesan misterius. Pasalnya, penjelasan daft omnibus law kepada publik sangat kurang.
“Dalam silaturahmi Partai Golkar dan Partai Demokrat semalam, SBY sempat berkomentar mengapa rancangan Omnibus Law tidak dijelaskan ke masyarakat atau kesannya misterius,” cuit Andi Arief.
Bahkan Andi Arief juga menyebut bahwa hingga saat ini draft Omnibus law belum dikirim ke Fraksi Partai Demokrat di DPR.
“Bagaimana Partai Demokrat mau bersikap, draft Omnibus law saja belum dikirim ke fraksi Partai Demokrat,” tegas Andi.
Andi juga menjelaskan bahwa salah satu rekomendasi pertemuan Partai Golkar dan Partai Demokrat semalam adalah memberikan kesempatan pemerintah untuk memaparkan seluk beluk draft omnibus law tersebut.
“Salah satu rekomendasi pertemuan Partai Golkar dan Partai Demokrat semalam adalah memberikan kesempatan pemerintah melalui menkoperekonomian untuk paparan di depan Frakai Partai Demokrat tentang rancangan Omnibus Law. Dari paparan itu barulah Partai Demokrat bisa bersikap,” pungkasnya.
Sumber: politiktoday.com
- Details
- Category: Politik & Opini
- By ZA Sitindaon
- Hits: 763
Ketum Golkar Airlangga Hartarto bertemu dengan Ketum Demokrat SBY di Puri Cikeas, Kamis (5/3) malam,
SitindaonNews.Com | Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menemui Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Keduanya membahas beberapa hal, diantaranya penjelasan proses omnibus law dan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.
SBY mengatakan, pertemuannya dengan Airlangga hari ini untuk menyamakan pandangan terkait dua hal tersebut. Termasuk peluang koalisi di beberapa daerah dalam Pilkada 2020.
"Mari kita membangun kebersamaan untuk membangun negara kita. Pertemuan ini adalah pertemuan politik pertama antara Partai Demokrat dan Partai lain, juga sejak kehilangan orang yang paling saya cintai yaitu Ibu Ani Yudhoyono," ujar SBY, Kamis (5/3).
Presiden ke-6 Republik Indonesia itu mengatakan, Golkar dan Demokrat memiliki platform politik yang sama. Yakni the real development untuk rakyat, respect democratic values dan membangun untuk kesejahteraan rakyat.
"Kami selalu siap membantu penuh Presiden Jokowi untuk membangun negeri ini lebih baik," tegas SBY.
Di sisi lain, Airlangga menyebutkan bahwa pertemuan tersebut untuk menemukan persamaan bersama dan bukan perbedaan. Di akhir pertemuan SBY mengatakan akan memberikan masukan secara positif dan berdialog tentang omnibus law. "Partai Demokrat ingin menjadi bagian dari solusi," ucapnya.
Sumber: republika.co.id
- Details
- Category: Politik & Opini
- By ZA Sitindaon
- Hits: 637
Direktur Penyidikan pada Jampidsus Febrie Adriansyah menyebut pembobolan Jiwasraya 'by design'. (CNN Indonesia/Michael Josua Stefanus)
SitindaonNews.Com | Kejaksaan Agung meyakini bahwa PT Asuransi Jiwasraya (Persero) sudah direncanakan untuk dibobol berdasarkan temuan penyidik dan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Makin mengerucut dan kami yakini bahwa memang Jiwasraya sudah direncanakan untuk dibobol," kata Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, di kantornya, Jakarta, Rabu (4/2).
Ia menerangkan bahwa kesimpulan tersebut didapat usai pihak penyidik melakukan sinkronisasi atas temuan yang didapatinya dengan hasil BPK.
Dalam hal ini, Febrie merujuk pada kondisi transaksi saham di perusahaan tersebut yang memang didesain untuk merugi. Hal itu kemudian berakibat pada kondisi keuangan perusahaan yang menjadi terpuruk sehingga mengakibatkan gagal bayar.
"Tentunya penyidik yang sudah sampaikan dari awal; ini by design," jelas dia.
Febrie pun menyebut bahwa skandal yang menjerat perusahaan asuransi pelat merah tersebut segera dirampungkan pihaknya. Sebab, BPK sudah merampungkan penghitungan kerugian negara di kasus itu.
Pihak kejaksaan sendiri sedang menunggu publikasinya sebelum nantinya melimpahkan berkas penyidikan.
"Sudah, sudah [selesai penghitungan kerugian negara], mungkin teman-teman BPK dalam waktu dekat lah [akan merilis]," jelas dia.
Sebagai informasi, Ketua BPK Agung Firman Sampurna mengatakan pihaknya sudah mengetahui nilai kerugian Jiwasraya berdasarkan audit. Namun, ia belum dapat mengungkapkan hal tersebut kepada publik.
Kejaksaan sendiri menaksir negara merugi hingga Rp17 triliun akibat korupsi sistemik tersebut.
Dalam perkara ini setidaknya enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka, baik dari pihak Jiwasraya maupun swasta.
Sumber: cnnindonesia.com
- Details
- Category: Politik & Opini
- By ZA Sitindaon
- Hits: 949

KEBODOHAN POLA PIKIR ORANG KPAI
SitindaonNews.Com | Perjuangan saya yang ingin hamil lagi anak ketiga, dan mengharapkan sekali memiliki seorang anak Perempuan saja begitu sulit dan Tuhan belum mengabulkan doa saya.
Segala upaya dan cara sudah dilakukan. Entah sudah berapa ratus juta biaya yang sudah dikeluarkan dengan mengikuti program kehamilan yang luar biasa sakitnya. Menjalankan program Inseminasi buatan bahkan program bayi tabung pun akan dilakukan.
Tapi disaat saya sedang berjuang ingin hamil lagi dan mendapatkan seorang anak Perempuan, ada orang stupid dari KPAI yang membuat statement bahwa Perempuan bisa hamil saat berenang di kolam renang.
Bahkan kejadian ini dan statement yang terucap dari Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty menjadi viral dan endingnya jadi bahan tertawaan banyak orang.
Biasanya kalau orang yang otaknya sudah terpapar kuman dan virus kadrun emang suka nggak masuk diakal. Dan apapun yang diucapkan selalu mencari pembenaran disertai argumen tidak berdasar alias konslet otaknya.
Meski mereka bangga dan pamer kebodohan yang hakiki, kita yang waras justru harus semakin waspada. Karena kebodohan hakiki sudah ada di setiap lini.
Menyedihkan sekali pola pikir manusia di Republik ini. Indonesia dalam keadaan mengkhawatirkan. Dalam hal ini pemerintah harus bertindak tegas karena KPAI di dalam brain nya itu mengandung banyak kotoran.
KPAI mending dibubarkan saja. Nggak ada gunanya mereka cuma abisin anggaran saja dan selalu membuat kegaduhan serta pernyataan yang kontroversial.
Tambah lama semakin banyak saja orang pekok masuk lembaga negara. Dan faktanya negara berfolower +62 ini tidak pernah kekurangan orang bodoh ala pola pikir kadrun.
Dan ingat, dibalik kebodohan seseorang pasti ada orang bodoh dibelakangnya.
Aldira Maharani
Copas : https://www.facebook.com/803774136380640/posts/3000942956663736/
- Details
- Category: Politik & Opini
- By ZA Sitindaon
- Hits: 763

SitindaonNews.Com | Perdana Menteri Malaysia Mahatir Mohamas secara mengejutkan telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada Raja Malaysia Sultan Abdullah.
Surat pengunduran diri yang menggemparkan "Negeri Jiran” itu dikirimkan pada Senin pukul 13.00 (24/2/2020) waktu setempat.
Kantor Mahatir resmi mengonfirmasi pengunduran diri Perdana Menteri berjuluk Dr M ini, demikian Malaysia Kini menyebutkan.
Pengunduran diri Mahathir tentunya tidak diduga sama sekali karena tidak ada indikasi politisi berusia 94 tahun ini berencana lengser.
Pekan lalu, dia mengatakan akan melanjutkan kekuasaannya hingga Malaysia menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) pada November 2020.
Drama politik Malaysia
Berita pengunduran diri ini menjadi klimaks dari kemelut politik yang mengguncang Malaysia sejak Minggu kemarin.
Ketidakpastian politik melanda Malaysia setelah muncul kabar Mahathir akan mengumumkan pembentukan koalisi baru.
Koalisi yang disebut-sebut bernama Pakatan Nasional ini akan didukung oleh kubu oposisi Partai Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) dan Partai Islam Se-Malaysia (PAS).
Pembentukan koalisi baru berarti bubarnya koalisi berkuasa Pakatan Harapan serta batalnya kesepakatan transisi kekuasaan antara Mahathir dengan politisi senior Anwar Ibrahim.
Seperti diketahui, Pakatan Harapan telah sepakat Anwar akan menggantikan Mahathir pada Mei 2020.
Namun, rencana penyerahan kekuasaan ini terus dilanda ketidakpastian yang berpuncak pada drama politik yang saat ini sedang berlangsung.
Anwar sendiri sudah bersuara mengecam pengkhianatan politik ini, di mana dia secara tidak langsung merujuk ke mantan orang kepercayaannya, Menteri Ekonomi Azmin Ali.
Azmin yang mengincar kursi PM adalah sosok yang dipercaya memotori upaya untuk membentuk koalisi baru serta menggagalkan Anwar menjadi orang nomor satu Malaysia.
Perkembangan terakhir menyebutkan, Anwar telah memecat Azmin dari Partai Keadilan Rakyat (PKR).
Anwar bertemu dengan Mahathir di kediamannya siang ini. Dia berujar, pertemuan itu berjalan dengan lancar dan Mahathir tidak akan mengkhianati mandat yang telah diberikan rakyat.
Politisi berusia 72 tahun itu tidak menyinggung sedikit pun mengenai pengunduran diri Mahathir.
Belum diketahui jelas apakah Anwar akan menggantikan Mahathir atau sosok lain akan muncul untuk menjadi perdana menteri kedelapan Malaysia.
Sumber: kompas.com