Top Stories
-
Check List Anti Nyangkut di Harga Pucuk
-
Hindari Saham Lapis 3 Dengan Markep Cap Kecil
-
Seputar TPIA Hari Jumat Kemaren
-
Jika Ingin Melihat Keaslian Karakter Seseorang, Berilah Dia Jabatan!
-
Untuk Membangun Kerajaan Allah, Haruskah Dengan Cara Membangun Gereja?
-
Cut Loss adalah Strategy, Cut Loss bukan Petaka!
-
Scalper atau Swinger?
-
Cara Memilih Saham yang Tepat Anti Boncos!
-
Mengenali Sideways Akumulasi atau Disitribusi.
Search
- Details
- Category: Inspirasi dan Inspiratif
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2334

Sudhamek Foto: Trio Hamdani/detikFinance
Puti Aini Yasmin - Detik Finance
Jakarta - Siapa yang tak tahu brand industri GarudaFood? Dibalik kepopulerannya ternyata ada orang yang luar biasa, yakni Sudhamek Agoeng Waspodo Soenjoto.
Bayangkan saja, sebelum menjadi orang sukses dan kaya raya ia sempat mengalami masa yang tak mengenakan. Dia pernah dibully dan dihia miskin oleh teman-temannya.
Read more: Bos GarudaFood: Pernah Dihina Miskin hingga Jadi Orang Kaya
- Details
- Category: Inspirasi dan Inspiratif
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1323
Sudah 18 tahun Ketut bekerja sebagai juru parkir. Sejak suaminya meninggal, dia bekerja untuk menafkahi kedua anaknya.
"Dulunya saya ibu rumah tangga tapi sejak suami saya meninggal 1997, saya harus bekerja untuk makan keluarga," ujar Ketut saat berbincang, Sabtu (22/12/2018).
Read more: Kisah Ni Ketut Lastri, 18 Tahun Jadi Juru Parkir Demi 2 Anak
- Details
- Category: Inspirasi dan Inspiratif
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1376

Charles de Ganahl Koch adalah pimpinan, pemilik dan CEO dari perusahaan raksasa di Amerika Serikat (AS), Koch Industries. Selain menjadi seorang pengusaha, dia juga seorang dermawan yang cukup aktif.
Koch Industries didirikan oleh Fred C. Koch, ayah Charles Koch bersama dengan saudaranya David Koch. Perusahaan ini menjadi perusahaan swasta terbesar kedua di AS.
Read more: Charles Koch, Manusia Rp 697 T yang Sukses Dari Bisnis Warisan
- Details
- Category: Inspirasi dan Inspiratif
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1840
Hendra Kusuma - detikFinance
Jakarta - Seluruh bidang usaha memiliki risiko yang sama, jika tidak mampu beradaptasi dengan perkembagan zaman. Maka, usaha itu pun akan mati dengan sendirinya.
Hal itu juga berlaku pada bidang usaha percetakan khususnya tukang 'ngeprint' dan penjilidan yang kebanyakan berlokasi di sekitaran kampus maupun perkantoran.
Budi, salah satu pemilik toko fotokopi di sekitaran Stasiun Pondok Cina mengatakan banyak pesaingnya harus rela beralih profesi karena tidak mampu beradaptasi dalam menjalankan bisnis fotokopi dan penjilidan.
Dia pun tidak segan, menyebut pesaingnya tersebut sebagai amatiran. Pasalnya, dulu toko percetakan banyak di wilayah usahanya.
Read more: Bisnis "Ngeprint Didepan Kampus, Cerita Tukang "Ngeprint" Alih Profesi Jadi Ojek Online
- Details
- Category: Inspirasi dan Inspiratif
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1342
Jakarta - Masih membahas tentang bagaimana cara orang Jepang hidup yang ternyata secara langsung atau tidak langsung berdampak terhadap keuangan mereka yang bisa membuat mereka hidup lebih hemat.
- Details
- Category: Inspirasi dan Inspiratif
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1288
Jakarta - "Jangan memulai bisnis hanya untuk menghasilkan uang. Mulailah bisnis untuk membuat perbedaan." Itu adalah sebuah kutipan kalimat dari seorang taipan bisnis asal China, Wang Jianlin yang kini menempati posisi orang terkaya keempat seantero Negeri Tirai Bambu.
Wang Jianlin merupakan pendiri perusahaan properti dan entertainment Dalian Wanda Group. Hartanya mencapai US$ 22,7 miliar atau setara Rp 329,15 triliun (kurs Rp 14.500).
Read more: Mantan PNS Jadi Orang Terkaya China Berharta Rp 329 T
