Akhyar mengatakan bahwa ketakutan warga untuk makan ikan berawal dari adanya ulah orang yang tidak bertanggung jawab membuang bangkai babi di sungai
Top Stories
-
Cara Jual Saham agar Langsung Matched
-
Trading Adalah Permainan Disiplin.
-
Punguan Sitindaon Boru Bere Kota Medan: Partangiangan atau Kebaktian Minggu 19 April 2026.
-
Siap-siap! Mulai Hari Ini 18 April 2026 Harga Pertamina DEX Naik Tajam
-
Mustahil Bisa Sukses dan Memiliki Rasa Aman Jika Tidak Mencoba Skill Baru dan Menambah Jam Kerja.
-
Tahun 2026 Yang Semakin Sulit
-
Lulus SMA, Mau Kuliah atau Langsung Kerja?
-
Anda Datang ke Bumi Sendirian dan Akan Pergi Sendirian
-
Kenali Tipe Pembungaan untuk Tingkatkan Produktivitas Alpukat
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1916
Isu Bangkai Babi, Plt Wali Kota Medan Ajak Warga Tidak Takut Makan Ikan
"Ikan yang dijual di pasaran merupakan ikan yang aman dan layak konsumsi. Ikan yang dijual merupakan ikan yang berasal dari tengah laut, artinya aman untuk dikonsumsi," kata Akhyar saat menghadiri pesta makan ikan gratis di Pasar Cemara Medan, Senin (25/11/2019).
Menurut Akhyar, ikan yang berada di pasaran aman dan tidak terkena virus hog cholera seperti yang saat ini dirisaukan warga, sebab ikan yang ada di pasaran berasal dari laut tengah sehingga aman dari sesuatu yang menjijikan.
"Ikan yang ada di pasaran aman dari bakteri hog cholera. Setelah diteliti Dinas Lingkungan Hidup, ikan tersebut tidak terkena virus dan aman dikonsumsi. Air yang berada di tengah laut juga sudah diteliti, dan sama sekali tidak ada mengandung virus tersebut," ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut Akhyar tidak bosan-bosannya mengingatkan masyarakat, terutama para pedagang Pasar Cemara untuk tidak membuang sampah sembarangan ke dalam parit. Akhyar juga mengimbau, para pedagang mewadahi sampah.
"Kota Medan harus bersih. Salah satu caranya dengan mengurangi sampah plastik. Bersih itu bukan main-main, bersih itu serius," kata Akhyar.
Ketua Komunitas Pedagang Ikan, Juwari mengatakan, para pedagang selama ini merasa risau karena terkena dampak sosial dari bangkai babi yang dibuang sembarangan ke sungai oleh oknum tidak bertanggung jawab.
"Melalui acara ini kami menunjukkan dan meyakinkan masyarakat luas bahwa ikan yang berada di pasaran sangat layak dan aman untuk dikonsumsi," ucapnya.
Sumber: inews.id