Top Stories
-
Hindari Saham Lapis 3 Dengan Markep Cap Kecil
-
Seputar TPIA Hari Jumat Kemaren
-
Jika Ingin Melihat Keaslian Karakter Seseorang, Berilah Dia Jabatan!
-
Untuk Membangun Kerajaan Allah, Haruskah Dengan Cara Membangun Gereja?
-
Cut Loss adalah Strategy, Cut Loss bukan Petaka!
-
Scalper atau Swinger?
-
Cara Memilih Saham yang Tepat Anti Boncos!
-
Mengenali Sideways Akumulasi atau Disitribusi.
-
Scalping Kalau Ambil Profit (TP) Tipis-tipis Saja Tapi Sering.
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 781
Ribut Ojol-Debt Collector di Rawamangun Dipicu Penarikan Motor

SitindaonNews.Com | Sekelompok ojek online terlibat keributan dengan debt collectordi Jl Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur. Polisi menyebut keributan tersebut dipicu masalah penarikan motor oleh debt collector terhadap salah seorang driver ojol.
"Dia ngaku ada dapat kuasa diberi kewenangan untuk narik motor," kata Kapolres Jaktim Kombes Arie Ardiyan saat dihubungi detikcom, Selasa (18/2/2020).
Arie menjelaskan, keributan itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB sore tadi di Jl Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur. Dua orang debt collector akan menarik motor milik seorang ojek online.
"Ketika penarikan terjadi, sedikit perselisihan, tapi tidak ada pemukulan di sana," katanya.
Driver ojek online ini merasa tidak terima motornya ditarik debt collector. Kejadian ini kemudian membuat teman-teman driver ojek onlineberkumpul di lokasi kejadian.
"Mereka, karena temennya diambil motornya tidak terima, karena merasa itu di luar prosedur sehingga ikut kumpul di situ," jelasnya.
Arie menyebut massa driver ojek onlinesempat mengerumuni debt collectortersebut.
"Karena ini ojek online, sehingga ojek online yang lain ikut kumpul di sini kerubuti dua orang debt collector," tuturnya.
Polisi kemudian datang ke lokasi untuk menenangkan massa. Saat ini situasi di lokasi sudah aman dan terkendali
Sumber: detik.com