Top Stories
-
Mas Didit ke Solo ada apa?
-
Sikap Mentalmu Hari ini akan Menentukan apakah Kelak Hidup Kaya atau Miskin!
-
Miskin Dulu Boleh, Jangan Miskin Permanen
-
Begini Pola Permainannya Kenapa MSCI, S&P, MOODY'S Sering Beri Rating Jelek Saat Harga Nyungsep?
-
Yang Kelaparan itu Adalah Pemilik Dapur MBG dan Elit-elit Politik Menghadapi Pemilu 2029
-
Baca Order Book, Bagi Pemula yang Baru Join.
-
Apapun Kata MSCI Pagi Ini, Jangan Ada yang Panic Selling!
-
Kenapa 90% Trader Saham Boncos?
-
Tipuan Support Tebal Cara Bandar untuk Akumulasi dan Distribusi
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 751
Ribut Ojol-Debt Collector di Rawamangun Dipicu Penarikan Motor

SitindaonNews.Com | Sekelompok ojek online terlibat keributan dengan debt collectordi Jl Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur. Polisi menyebut keributan tersebut dipicu masalah penarikan motor oleh debt collector terhadap salah seorang driver ojol.
"Dia ngaku ada dapat kuasa diberi kewenangan untuk narik motor," kata Kapolres Jaktim Kombes Arie Ardiyan saat dihubungi detikcom, Selasa (18/2/2020).
Arie menjelaskan, keributan itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB sore tadi di Jl Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur. Dua orang debt collector akan menarik motor milik seorang ojek online.
"Ketika penarikan terjadi, sedikit perselisihan, tapi tidak ada pemukulan di sana," katanya.
Driver ojek online ini merasa tidak terima motornya ditarik debt collector. Kejadian ini kemudian membuat teman-teman driver ojek onlineberkumpul di lokasi kejadian.
"Mereka, karena temennya diambil motornya tidak terima, karena merasa itu di luar prosedur sehingga ikut kumpul di situ," jelasnya.
Arie menyebut massa driver ojek onlinesempat mengerumuni debt collectortersebut.
"Karena ini ojek online, sehingga ojek online yang lain ikut kumpul di sini kerubuti dua orang debt collector," tuturnya.
Polisi kemudian datang ke lokasi untuk menenangkan massa. Saat ini situasi di lokasi sudah aman dan terkendali
Sumber: detik.com