Top Stories
-
Indoor Air Quality Monitor: Apa yang Perlu Diukur di Rumah?
-
Hindari Saham Down Trend
-
Cara Memilih Harga Buat Beli Sore Jual Pagi (BSJP)
-
Air Purifier vs Dehumidifier: Mana yang Lebih Penting untuk Kontrakan?
-
Filter Air untuk Kontrakan: Perlukah untuk Shower, Keran dan Mesin Cuci?
-
Setiap Trader Ingin Kaya, Tapi Bagaimana?
-
Memaksimalkan Profit.
-
Mental Kaya vs Mental Miskin
-
Mesin Cuci 8 Kg untuk Pasangan: Top Load vs Front Load
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 810
Ribut Ojol-Debt Collector di Rawamangun Dipicu Penarikan Motor

SitindaonNews.Com | Sekelompok ojek online terlibat keributan dengan debt collectordi Jl Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur. Polisi menyebut keributan tersebut dipicu masalah penarikan motor oleh debt collector terhadap salah seorang driver ojol.
"Dia ngaku ada dapat kuasa diberi kewenangan untuk narik motor," kata Kapolres Jaktim Kombes Arie Ardiyan saat dihubungi detikcom, Selasa (18/2/2020).
Arie menjelaskan, keributan itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB sore tadi di Jl Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur. Dua orang debt collector akan menarik motor milik seorang ojek online.
"Ketika penarikan terjadi, sedikit perselisihan, tapi tidak ada pemukulan di sana," katanya.
Driver ojek online ini merasa tidak terima motornya ditarik debt collector. Kejadian ini kemudian membuat teman-teman driver ojek onlineberkumpul di lokasi kejadian.
"Mereka, karena temennya diambil motornya tidak terima, karena merasa itu di luar prosedur sehingga ikut kumpul di situ," jelasnya.
Arie menyebut massa driver ojek onlinesempat mengerumuni debt collectortersebut.
"Karena ini ojek online, sehingga ojek online yang lain ikut kumpul di sini kerubuti dua orang debt collector," tuturnya.
Polisi kemudian datang ke lokasi untuk menenangkan massa. Saat ini situasi di lokasi sudah aman dan terkendali
Sumber: detik.com