Search
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 592

SitindaonNews.Com | Jakarta (ANTARA) - Penderita diabetes dilarang untuk berolahraga agar tidak semakin memperparah penyakitnya, benarkah demikian?
Beberapa informasi menyebutkan bahwa orang dengan penyakit diabetes tidak dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga, namun menurut pakar penyakit diabetes, dr. Dante Saksono, Sp.PD., Ph.D., KEMD hal tersebut tidaklah benar.
dr. Dante menyatakan olahraga dapat membantu insulin bekerja lebih baik, dengan begitu gula darah bisa lebih turun.
"Tapi ada tipsnya, jangan minum obat yang bisa menurunkan gula darah sebelum olahraga. Kalau dia minum obat diabetes sebelum olahraga terus dia enggak makan, maka gula darah akan drop. Tapi kalau dia minum obat sesudah olahraga, sebelum makan itu yang benar," ujar dr. Dante dalam bincang-bincang daring Tropicana Slim, Jumat.
Menurut dr. Dante, olahraga dapat berfungsi untuk menurunkan dosis obat pasein diabetes. Misalnya, seorang pasien biasa mengkonsumsi obat 2 mg, dengan berolahraga dosisnya bisa berkurang menjadi 1 mg saja. Hal tersebut terjadi karena insulin yang diproduksi jadi lebih sensitif.
"Keuntungannya olahraga bisa mengurangi komplikasi yang timbul akibat diabetesnya. Orangnya akan lebih sehat, sirkulasi jantungnya lebih bagus, sirkulasi darah di kakinya lebih bagus, pembuluh darahnya lebih bagus dengan olahraga," jelas dr. Dante.
"Tapi ada juga yang harus diperhatikan. Kalau gula darahnya terlalu tinggi atau di atas 300 dari batas normal, ia tidak diperkenankan berolahraga. Jadi apa yang harus dilakukan, cek gula darah dulu, jangan minum obat sebelum olahraga," lanjutnya.
dr. Dante mengatakan olahraga apapun boleh dilakukan oleh penderita diabetes, asalkan dikerjakan dengan senang hati. Sebab hal ini akan berpengaruh pada kontinuitas seseorang untuk menjalaninya setiap hari.
"Olahraga yang bagus itu yang ia senang, kalau ia senang ia akan semangat dan melakukannya secara rutin. Tapi kalau yang bagus itu HIIT (high intensity interval training) dengan melakukan speed intensity yang keras terus slow lagi dan ini udah ada penelitiannya bisa menurunkan gula darah 30-40 persen," kata dr. Dante.
Sumber: antaranews.com
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 708
ANTARA - Selama masa pandemi COVID-19, membuat masyarakat semakin sadar untuk hidup sehat, salah satunya dengan bersepeda. Secara umum terdapat tiga jenis sepeda yang saat ini digandrungi masyarakat diantaranya folding bike (sepeda lipat), mountain bike (sepeda gunung), dan road bike (sepeda balap). Kegunaan sepeda pun sangat beragam, dimulai hanya dari sepeda yang didesain untuk menyusuri jalanan pegunungan yang terjal, hingga sepeda yang dirancang khusus untuk balapan. (Fadzar Ilham Pangestu/Soni Namura/Risbeyhi)
Sumber: antaranews.com
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 647
Foto : VIVAnews/Satria Zulfikar | Pernikahan bermahar sandal jepit di Lombok
SitindaonNews.Com | Pernikahan memang menjadi sesuatu yang sakral di hidup ini. Momen indah tersebut dirayakan dengan berkumpulnya keluarga kedua mempelai.
Beberapa pengantin memilih sesuatu yang unik untuk membuat pernikahan mereka berkesan. Salah satunya yang terjadi di Desa Braim, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
HIDUP SEHAT DENGAN BUAH DAN SAYURAN SEGAR INDONESIA

Pasangan Yudi (40) dengan isterinya Helmi (20) memilih menikah dengan mahar ala kadarnya, yaitu sepasang sandal jepit dan segelas air putih. Pernikahan digelar Jumat, 3 Juli 2020.
Beberapa kali Yudi membaca ijab kabul yang dituntun penghulu. Meskipun sempat salah berucap, akhirnya kedua pengantin itu resmi menjadi pasangan suami istri.
"Aku terima kawin Helmi maskawin sandal jepit sepasang kance (dengan) aik (air) segelas," kata Yudi.
Usai ijab kabul, Yudi menyerahkan sepasang sandal jepit dan segelas air ke Helmi istrinya. Tidak berselang lama sang istri meminum air tersebut.
Kisah asmara mereka bermula saat berkenalan melalui media sosial. Helmi saat itu menjadi TKW di Arab Saudi. Sepulang merantau, mereka menjalani hubungan cinta dan memutuskan menikah.
"Saya hanya bertemu dua kali setelah Helmi sepulang dari Arab Saudi, dan pertama kali bertemu di wisata Tete Batu pada saat membuat video klip lagu sasak," kata Yudi.
Helmi mengatakan, ia tidak ingin merepotkan suaminya, sehingga meminta maskawin ala kadarnya.
"Tidak mau merepotin minta maskawin segini saja sudah cukup," ungkap Helmi Isterinya.
Yudi mengaku bersyukur dapat menikahi Helmi yang cantik. Ia mengaku saat pertama bertemu rasa malu menghantuinya. "Pertama kali bertemu saya merasa malu melihat Helmi," kayanya.
Yudi juga sebelumnya telah tiga kali menikah. Namun kesetiaannya pada Helmi membuat Helmi luluh hati menerimanya.
Sumber: viva.co.id
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 707

SitindaonNews.Com | Sudahkah Anda menyantap buah hari ini? Tahukah Anda jika tepat pada hari ini 1 Juli setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Buah Sedunia.Hari Buah ini pertama kali diperingati di Berlin, Jerman pada tahun 2007.
Awal peringatan Hari Buah Sedunia ini adalah untuk berbagi buah dan sayur dengan sesama dalam sebuah hidangan makanan agar bisa tercipta solidaritas, dan kini seluruh dunia sudah merayakannya. Di masa Pandemi Covid-19 ini konsumsi buah menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan daya tahan tubuh, tak heran jika buah-buahan banyak dipilih untuk konsumsi rutin baik dimakan langsung maupun disajikan dalam beragam resep.
HIDUP SEHAT DENGAN BUAH DAN SAYURAN SEGAR INDONESIA

Sistem kekebalan yang kuat membantu menjaga kesehatan seseorang. Sistem kekebalan terdiri dari organ, sel, jaringan, dan protein yang melawan patogen, yaitu virus, bakteri, dan benda asing yang menyebabkan infeksi atau penyakit. Oleh sebab itu jagalah daya tahan tubuh Anda dengan mengonsumsi sembilan buah yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh anda, seperti yang dilansir dari laman Health with Nedi, Rabu 1 Juli 2020.
1. Lemon
Lemon sangat baik untuk sistem kekebalan tubuh karena mengandung vitamin C tingkat tinggi, antioksidan alami. Lemon juga memiliki sifat antibakteri dan dapat mencegah pertumbuhan bakteri dan infeksi. Ketika suhu mulai turun dan musim flu mulai, lemon bisa menjadi tambahan yang sangat bermanfaat untuk diet Anda.
Cobalah minum air panas dengan lemon dan madu manuka jika Anda masuk angin. Campuran ini dapat mengobati infeksi tenggorokan dan membantu melonggarkan sesak napas. Banyak resep lezat yang menggabungkan lemon seperti pasta ayam lemon krim.
2. Apel
Banyak orang melupakan banyak manfaat kesehatan dari apel. Sebutir apel mengandung banyak antioksidan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Apel juga sangat tinggi serat dan air, yang menjadikannya camilan tengah hari yang sempurna. Salah satu cara favorit untuk menikmati apel adalah dengan membuat Apple Crumble.
3. Jeruk bali
Tahukah Anda bahwa grapefruit atau jeruk bali adalah salah satu buah dengan kalori terendah yang dapat meningkatkan kontrol nafsu makan. Jeruk bali memiliki kandungan vitamin C yang sangat tinggi, antioksidan kuat yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Selain itu, jeruk bali juga mengandung vitamin A yang dikenal bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh Anda dengan melindungi terhadap peradangan. Cobalah konsumsi irisan jeruk bali atau menggunakannya sebagai tambahan lezat untuk salad Anda.
4. Ceri
Ceri adalah buah yang dapat membantu kekebalan tubuh Anda, sebab Ceri mengandung kadar vitamin C yang tinggi bersama dengan tingkat melatonin yang signifikan. Melatonin adalah hormon alami yang mengatur siklus tidur. Sistem kekebalan tubuh dapat sangat terganggu tanpa tidur yang cukup. Lain kali Anda perlu bantuan untuk tertidur cobalah minum segelas jus ceri tanpa gula.
5. Pir
Pir adalah sumber vitamin C yang bagus yang akan membantu Anda membangun sistem kekebalan yang lebih kuat. Pir juga dikenal sebagai anti-penuaan karena kadar serat yang dikandungnya merupakan nutrisi penting bagi kulit Anda.
6. Delima
Delima telah digembar-gemborkan sebagai makanan kesehatan selama berabad-abad, dan untuk alasan yang baik. Buah delima berwarna merah cerah karena mengandung polifenol yang mengandung antioksidan kuat. Jus delima memiliki tingkat antioksidan yang lebih tinggi daripada anggur merah dan teh hijau. Delima juga mengandung kadar vitamin C yang tinggi dan bahkan mungkin memiliki sifat melawan kanker menurut penelitian terbaru.
7. Mangga
Mangga adalah buah lezat yang juga bagus untuk kesehatan dan kekebalan tubuh Anda. Satu porsi mangga menyediakan seperempat dari asupan vitamin A harian yang direkomendasikan bagi Anda. Vitamin A membantu produksi sel darah putih yang membantu melawan infeksi di dalam tubuh Anda. Mangga juga akan membantu menjaga rambut dan kulit Anda tetap terhidrasi dan bercahaya. Anda bisa membuat salsa mangga dan topping salmon panggang sebagai kreasi hidangan berbahan mangga.
Sumber: tempo.co
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 801

SitindaonNews.Com | Penyakit asam urat nampaknya menjadi salah satu penyakit yang diderita banyak orang.
Penyakit asam urat adalah penyakit yang muncul akibat gangguan metabolisme purin.
Jika kamu memiliki risiko penyakit asam urat, alangkah baiknya untuk membatasi konsumsi makanan penyebab asam urat. .
BUAH DAN SAYURAN SEGAR INDONESIA BAIK UNTUK KESEHATAN ANDA

Selama ini kita kerap mendengar informasi yang menyatakan bayam bisa menyebabkan asam urat.
Namun berita yang masih simpang siur membuat tak sedikit orang ragu.
Ternyata informasi tersebut bukan sekedar isapan jempol, lho.
Sudah ada studi ilmiah yang membuktikan hipotesis tersebut.
Melansir Kompas.com, bayam termasuk bahan makanan yang mengandung purin sedang.
Kandungan purin dalam 100 gram bayam berkisar 9-100 mg dan masuk ke kategori yang tidak bisa dianggap enteng.
Oleh karena itu, para ahli menyarankan agar kita membatasi jumlah konsumsi bayam.
Sementara, bagi penderita asam urat, konsumsi purin dari makanan sebaiknya dibatasi kira-kira hanya 100-150 mg per hari.
Untuk para penderita penyakit asam urat, kondisi ini dapat menyebabkan asam urat kambuh dengan gejala nyeri di persendiran tangan dan kaki.
Tak hanya penderita asam urat, penderita rematik juga disarankan untuk membatasi konsumsi bayam karena bisa menyebabkan rasa ngilu yang berlebihan.
Selain bayam, terdapat beberapa sayuran lain yang patut diwaspadai para penderita asam urat karena mengandung purin sedang.
Sayuran tersebut antara lain: kembang kol, asparagus, jamur, kangkung, daun singkong, daun dan biji melinjo, serta kacang polong dan buncis.
Dalam jumlah normal, purin sebenarnya tidak akan menimbulkan masalah.
Namun, jika berlebih akan berdampak negatif terhadap kesehatan.
Untuk mengurangi risiko asam urat, sebaiknya kita minum air putih yang banyak.
Sumber: grid.id
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 828

New Normal Indonesia
SitindaonNews.Com | Sebagai dampak dari penyebaran virus corona terhadap kesehatan masyarakat yang membatasi ruang dan gerak aktivitas masyarakat sehingga mengakibatkan pergerakan ekonomi menjadi lumpuh, kehidupan masyarakat semakin sulit.
Pembatasan aktivitas juga sangat mempengaruhi pola hidup dan kebiasaan² sosial dan budaya serta adat masyarakat selama ini.
Berhubung belum ditemukannya vaksin anti virus ini sehingga tidak ada kepastian kapan wabah ini akan berakhir, maka dalam rangka menghidupkan kembali gerak ekonomi yang lumpuh tersebut pemerintah melakukan upaya dengan melonggarkan beberapa pembatasan² tersebut dengan membolehkan kembali beraktifitas dengan beberapa catatan.
Perlu kita sadari bahwa sebagai akibat dari pelonggaran aktivitas ini maka akan terjadi gelombang kedua penyebaran virus corona yang lebih hebat lagi, diperkirakan angka kematian akan meningkat tinggi dibanding pada gelombang pertama, bahkan angka kematian bisa saja jutaan sampai ratusan jiwa yang meninggal.
Untuk menghindari serta mencegah itu tidak terjadi, maka sudah saatnya kita merubah pola hidup serta kebiasaan² utamanya dalam interaksi sosial budaya dan adat antar sesama yang selama ini sering kita lakukan, seperti berikut ini:
Silahkan beraktifitas dengan catatan :
1. Stop budaya salam-salaman dengan siapapun.
2. Hentikan kebiasaan cipika cipiki dengan siapapun.
3. Selalu pakai masker terutama saat keluar rumah.
4. Selalu cuci tangan.
5. Selalu jaga jarak dan hindari keramaian.
6. Jangan meludah atau membuang dahak di sembarang tempat, terutama saat berkendara di jalanan.
Mari kita mempersiapkan diri dengan kehidupan baru yang lebih disiplin sehingga kita mampu bertahan dalam menghadapi situasi sulit ini sehingga kita dapat menjadi pemenang dan menjadi manusia baru yang tahan terhadap serangan virus dan tekanan ekonomi ini.