Top Stories
-
Saham Indonesia Hanya Coco Buat Scalping dan Tidak Cocok Buat Investasi
-
Tetap Jaga Shake Out Limit Jam 08:50.
-
Nasib Pensiunmu, Nasib Hari Tuamu Ditentukan Hari Ini.
-
Jika Index masih Down Trend
-
Mereka yang pada Boncos di Trading!
-
Cara Mengelola Keuangan untuk Hari Tua yang Sejahtera
-
Indoor Air Quality Monitor: Apa yang Perlu Diukur di Rumah?
-
Hindari Saham Down Trend
-
Cara Memilih Harga Buat Beli Sore Jual Pagi (BSJP)
Search
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2373
Kabupaten Simalungun berada di Propinsi Sumatera Utara, mayoritas masyarakatnya adalah petani. Adapun hasil pertanian masyarakatnya adalah beras, kopi, jeruk, sayur mayur, coklat, kelapa sawit, dll.
Salah satu desa di Kabupaten Simalungun yaitu Desa Purba Dolok adalah penghasil kopi arabika dan jeruk. Untuk kopi arabika sendiri sudah mempunyai sertifikat Index Geografis sebagai salah satu kriteria dalam penilaian mutu atau kwalitas kopi.
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 24
Market crash, IHSG down trend. banyak trader saham lagi pada jerit-jerit karena porto-nya floating loss semakin dalam.
Saham Indonesia itu nggak cocok buat investasi, apalagi sekadar swing (tahan beberapa hari/minggu). Pasar kita karakternya beda. Saham lokal itu paling pas cuma buat scalping (jual-beli kilat dalam hitungan menit sampai maksimal 2-4 jam).
Rahasianya simpel tapi disiplin banget:
Masuk kilat: Pagi market buka, langsung intip order book, cari titik terendah (Lower Low / LL) saat itu juga, bungkus!
Keluar cepat: 5 menit, 10 menit, atau 1 jam kemudian langsung jual di harga tinggi (Higher High / HH) buat take profit.
Batasi risiko: Kalau salah arah, cut loss maksimal pasang di minus -2%.buang.
Porto bersih: Jam 15:45 (sebelum penutupan), pastikan porto sudah kosong clean. Nggak ada barang nyangkut. Kenapa? Supaya Nggak ada risiko kaget dibanting minus belasan persen waktu market buka keesokan harinya. Jadi, Malam bisa tidur nyenyak tanpa pusing mikirin besok IHSG mau merah atau hijau.
Paham, kan?
R Noto Widjojo
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 55
Pagi ini
Hari ini untuk mengantisipasi pasar akan bergerak kemana, bisa entry (haka) masing2 1 lot saja untuk mata-mata memudahkan Anda memonitor harga. Jika bergerak turun, pantau lihat LL nya dimana baru serok dengan money management.
Jika langsung ngacir lepaskan, atau tambah lot ketika masih dibawah +1%. Jaga jangan fomo jika sudah ketinggalan bus, lepaskan jangan dikejar.
Jika masih juga ada yg salah masuk, ingat CL - 2% setelah Support jebol. jangan dipandangi saja ketika meluncur. Lindungi Modal selalu.
Pilih emiten yang punya volatilitas. Pagi ini intip pake mata2 dulu: TINI, ANTMI, PETROK, DSSA, ENERGI, TAPIA.
Shake out tetap dijaga limit jam 08:50. Awas shake out PTROK sangat extreme.
*Money management.*
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 47
Jika Index masih Down Trend.
Jika Index masih down trend, kita scalpingan saja, menunggu harga market stabil jam 09:20. Jangan menahan barang untuk swing sebelum market normal. Jangan agresif, Lindungi Modal tunggu market normal, tunggu ada capital inflow, baru gas lagi full speed.
Market lagi mencari keseimbangan baru, mencarai LL dan LH baru. Tenang saja, nanti juga akhirnya stabil. Tidak merubah cara main. Hanya menunggu keseimbangan Baru.
Contoh: ISAT;
2510 - 2610
2410 - 2510
2310 - 2410
2210 - 2310
Skrg 2110 - 2190. Maka kita ikutin irama saja mereka akan berhenti dimana baru stabil.
PTRO juga begitu hanya gerakannya saja yang mbrutal, makin shake out 2450, tapi tetap berhenti stabil di 2710 - 2810. Pagi ini kita amati lagi akan kemana di mbrutal ini, jangan keburu masuk limit order dulu.
Pagi ini kita amati saham-saham pikihan Anda akan membentuk Low kemana. Mereka sedang mencari Low Baru selama Index masih terus turun.
Semoga hari ini sudah titik terendah dan mulai rebound. Amin.
R Noto Widjojo https://www.facebook.com/groups/23998018189870650/permalink/28555398460799244/?mibextid=Nif5oz
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 46
Mereka yang pada Boncos di Trading!
Banyak Trader saham pada boncos karena masuk membeli ketika harga sedang di pucuk, ketika IHSG sedang naik bullish. Saham dihold berharap relly naik lebih tinggi lagi kapan-kapan.
Hari berikutnya harga jatuh tidak berani cut loss, tidak berani menanggung kerugian atas kesalahannya masuk di harga pucuk, ketika ada kesempatan harga turun minus baru - 2-3%. Saham tetap di hold, dengan floatimg kerugian (floating Loss), berharap sambil berdoa, semoga nanti harga akan rebound, naik kembali. Padahal itu tidak pernah terjadi, dan harga semakin nyungsep.
IHSG yang sedang down trend, sudah pasti diikuti harga-harga saham lain ikutan menurun. Hal ini terjadi pada 90% Ritel unyu dengan pengetahuan trading yang sangat minimal tetapi berani masuk dunia trading. Masuk membeli saham di Harga sedang di pucuk tanpa ilmu itu bukan Berani, tapi itu perbuatan Nekat.
Dalam trading saham, Anda harus tahu cara masuk pada harga yg tepat. moment yang tepat, pada harga yang dikatakan harga sedang di Lower-low (LL) itu ketika sedang dimana? Itulah perlunya Ilmu dalam Trading.
Contoh para Trader Boncos: katakanlah, membeli saham Petrok Rp.10.900, dengan harapan akan naik menjadi Rp. 12.000, Rp.14.000, ternyata yang terjadi Saham tersebut terus menerus menurun(down trend) hingga Rp.4000 an. Tentu modal amda tergerus 70%, tinggal sisa 30%. Menjadi trauma trading saham.
Saham down trend itu ada alasannya, ada gejalanya, ada tanda-tandanya, tidak ujug-ujug dyarrr...... dari 10.000 menjadi 4000. Anda bisa cut loss (CL) ketika harga sedang turun - 2%. Misalnya ketika masih 9800. Jadi kerugian Anda terkontrol, modal terjaga dengan mudah membalikkan kerugian 2%. Bukan saham down trend malahan dipeluk sambil berharap rebound, sampai modal tergerus habis dan kapok trading.
Saya sering mengingatkan bahwa mencari uang di Trading itu enak, tapi jangan sekali-sekali trading jika Anda belum tahu Ilmunya. Trading ada ilmunya, bukan main tabrak saja dan babak belur. Kuasai dulu ilmunya, lalu belajar pelan-pelan mengarungi gelombang pasar uang. Trading saham itu sangat menyenangkan dan bisa kecanduan, sampai tidak suka hari libur jika Anda sudah tahu Imunya. Time is money yang sebenarnya itu ada di trading!
R Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/p/19mZFC86cZ/
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 54
Hindari Saham Down trend. Yg terjebak harus Cut Loss.
Index terus turun, banyak saham down trend. Jika masih ada saja yang sayang CL, masih juga terjebak saham down trend harus berani mengambil keputusan CL. Jangan lagi terjadi masih ada yg memeluk Loss berkepanjangan semakin dalam seperti jaman dulu sebelum ikutan kelas.
Saham down trend harus CL
Down trend (DT) itu seperti apa?
Contoh: TLKM, 2650 ke 2510, ke 24 10. Turun lagi ke 22××, ini namanya Down trend, tak ada yang tahu berhentinya dimana, contoh lain BRPT, TPIA, ISAT. Setelah CL, AMMN mulai DT. hindari saham2 DT sebelum balik arah uptrend. Hati2 perbankan juga bnyk yg down trend.
Pilih saham2 hebat, walau index meluncur tetap uptrend, Contoh saat ini, DSSA, TINS. ANTM, dan cari saham fundamental lain yg uptrend.
Sudah saya ajarkan di kelas tentang struktur harga harian yg rusak DT, harus di hindari dan di CL jika terlanjur terjebak. Nanti kita remedy lagi klu lupa.