Top Stories
-
Saham Indonesia Hanya Coco Buat Scalping dan Tidak Cocok Buat Investasi
-
Tetap Jaga Shake Out Limit Jam 08:50.
-
Nasib Pensiunmu, Nasib Hari Tuamu Ditentukan Hari Ini.
-
Jika Index masih Down Trend
-
Mereka yang pada Boncos di Trading!
-
Cara Mengelola Keuangan untuk Hari Tua yang Sejahtera
-
Indoor Air Quality Monitor: Apa yang Perlu Diukur di Rumah?
-
Hindari Saham Down Trend
-
Cara Memilih Harga Buat Beli Sore Jual Pagi (BSJP)
Search
- Details
- Category: International
- By ZA Sitindaon
- Hits: 5086
- Details
- Category: International
- By ZA Sitindaon
- Hits: 4834
World leaders have condemned a series of blasts in Sri Lanka that killed nearly 200 people on Sunday, including dozens of foreigners.
Police said the latest explosion was reported from Dematagoda in the north of the capital.
The government has imposed a nationwide curfew from 6 p.m. Sunday to 6 a.m. local time on Monday.
Read more: World leaders condemn Easter Sunday bombings in Sri Lanka
- Details
- Category: Mimbar Kristen
- By ZA Sitindaon
- Hits: 161
JIKA INGIN MENGETAHUI KEASLIAN KARAKTER SESEORANG, BERILAH DIA JABATAN
Banyak orang tampak rendah hati ketika belum memiliki jabatan. Mereka mudah diajak bekerja sama, mau mendengar, dan terlihat melayani dengan tulus. Namun, setelah diberi kedudukan, tidak sedikit yang berubah.
Jabatan tidak selalu mengubah karakter seseorang. Sering kali jabatan hanya menyingkapkan karakter yang selama ini tersembunyi.
Ada yang setelah dipercaya menjadi semakin rendah hati. Ia sadar bahwa jabatan adalah amanah, bukan kehormatan. Ia lebih banyak melayani daripada dilayani. Ia menggunakan wewenangnya untuk membangun orang lain, bukan meninggikan dirinya.
Namun, ada juga yang berubah menjadi sulit ditegur, merasa paling benar, haus penghormatan, dan menganggap orang lain lebih rendah. Jabatan yang seharusnya dipakai untuk melayani justru dijadikan alat untuk berkuasa.
Itulah sebabnya Alkitab menetapkan syarat karakter sebelum seseorang dipercayakan memegang kepemimpinan. Tuhan lebih dahulu melihat siapa dirinya sebelum melihat apa yang mampu dikerjakannya. Sebab kemampuan dapat membawa seseorang naik ke sebuah jabatan, tetapi hanya karakter yang akan membuatnya tetap bertahan dengan benar di dalam jabatan itu.
Karena itu, jika hari ini Tuhan mempercayakan sebuah posisi pelayanan kepadamu, jangan bertanya, "Apa hak saya?" Bertanyalah, "Bagaimana saya dapat melayani dengan lebih setia?" Sebab jabatan bukanlah mahkota untuk dibanggakan, melainkan salib tanggung jawab yang harus dipikul.
Jabatan adalah ujian karakter. Orang yang layak memimpin bukanlah yang paling haus kedudukan, melainkan yang tetap rendah hati ketika memiliki wewenang. Sebab di dalam Kerajaan Allah, semakin besar kepercayaan yang diberikan, semakin besar pula tuntutan untuk menjadi hamba bagi sesama.
"Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu." (Matius 20:26)
AtengJabar https://www.facebook.com/share/p/19ERqQUf9Z/
- Details
- Category: Mimbar Kristen
- By ZA Sitindaon
- Hits: 107