Top Stories
-
Memaksimalkan Profit.
-
Mental Kaya vs Mental Miskin
-
Mesin Cuci 8 Kg untuk Pasangan: Top Load vs Front Load
-
Cara Memilih Kulkas 2 Pintu Inverter Hemat Listrik untuk Kontrakan
-
Cara Memilih Harga Buat BSJP
-
Mattress Protector: Apakah Perlu dan Cara Memilih yang Tepat
-
Bed Frame Besi vs Divan: Mana yang Lebih Baik untuk Kontrakan?
-
Resep Awet Muda!
-
Kasur Queen atau King untuk Pasangan: Mana yang Lebih Baik?
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 931
Belasan Preman Ditangkap di Medan
Belasan Preman di Medan Ditangkap (Foto: Datuk Haris/detikcom)
SitindaonNews.Com .| Tim pemburu preman Polrestabes Medanmenangkap 17 orang diduga preman yang meresahkan warga. Mereka ditangkap di seputaran Medan Mal, Pasar (Pajak) Bulan dan Pasar Palapa.
Razia preman dilakukan Kamis, (5/4/2020) mulai pukul 16.20 WIB. Kasat Sabhara Polrestabes Medan, AKBP Sonny Siregar memimpi razia ini.
Dia membawa tim pemburu preman berkeliling dengan mobil dan sejumlah sepeda motor. Ada dua tim yang dikerahkan, yakni di sekitar Medan Mal dan Pasar Palapa.
Saat tiba di lokasi, petugas memeriksa sejumlah orang yang dicurigai sebagai preman, antara lain juru parkir liar, calo angkot dan lainnya. Setelah diinterogasi, mereka dibawa ke dalam ke Polrestabes Medan untuk didata.
"Ada 17 orang yang kita amankan. Untuk di kawasan Medan Mall ada 15 orang dan di Pajak Palapa ada 2 orang," kata Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP Alimuddin Sinurat.
Dia menyebut para preman ini punya modus berbeda-beda. Antara lain menyewakan tenda hingga parkir liar di sekitar pasar.
"Modusnya, mereka menyewakan tenda kepada pedagang dan mengutip parkir-parkir liar," sebut Alimuddin.
Penangkapan preman di Medan bakal digelar rutin. Polisi berharap penangkapan preman bisa membuat warga lebih tenang.
"Kita akan tindak siapapun pelaku preman yang meresahkan warga," ujar Alimuddin.
Mereka yang terjaring razia akan diberikan pembinaan. Dia berharap warga berani melapor ke polisi jika ada tindakan premanisme.
"Jika ada masyarakat yang ada membuat laporan akan diproses. Jika tidak, mereka diberikan pembinaan," sebut Alimuddin
SSumber: .detik.com