Top Stories
-
Kunci Sukses Cowok yang Masih Berusia 20-30 Tahun
-
Memulai Entry untuk Beli Saham
-
Bagi yang Sudah Candu Trading, Alokasikan 90% Sahammu Untuk Trading yang Terstruktur dan 10% Untuk Saham Penny Stock
-
Trading Sebagai Pekerjaan Tetap, Why Not?
-
Kenapa Sudah Kerja Keras, Sudah Menabung Bertahun-tahun Belum Juga Menjadi Kaya ?
-
Moment Entry Yang Tepat
-
Menjadi Kaya Bukan Karena Pintar Mencari Uang, Tapi Karena Pintar Mengelola Uang
-
Saham Milikmu Kena Suspend?
-
Hidup Makmur Dari Trading! Mengapa Tidak?
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 824
Brompton buru sepeda curian yang dijual di Indonesia
SitindaonNews.Com | Perusahaan pembuat sepeda Brompton Bicycle Inggris mencari salah satu sepeda yang dikabarkan sempat terlacak tengah dijual di sebuah situs jual-beli Indonesia pada akhir Juni ini.
Hal ini kemudian membuat geger komunitas sepeda Brompton Indonesia, karena sepeda curian tersebut adalah satu dari 1.000 sepeda yang khusus diproduksi Brompton untuk program "Wheels for Heroes" (WFH) dan seharusnya tidak diperjualbelikan.
Dikutip dari surat Brompton untuk komunitas pemilik sepeda Brompton di Indonesia, Brompton Owner Group Indonesia (BOGI), Brompton Inggris mengatakan, iklan sepeda WFH yang teridentifikasi tersebut bukan dari penjual resminya di situs jual-beli.
"Kami hendak memberikan pengumuman bahwa sepeda yang diiklankan di Indonesia tersebut adalah sepeda curian dari seorang pekerja kesehatan di Inggris," tulis Brompton dalam surat tersebut, diwakili Senior Asia Marketing Executive Brompton, James Ku.
Sebanyak 1.000 Brompton WFH itu diproduksi melalui aksi penggalangan dana untuk kemanusiaan dan ditujukan bagi pekerja medis di Inggris. Sekarang, sepeda curian tersebut kini sudah didaftarkan dalam daftar sepeda curian di Inggris.
"Kami memohon kepada komunitas pengguna Brompton, termasuk di Indonesia, untuk bisa memberikan informasi lebih jauh mengenai kejadian ini," kata Ku.
"Brompton berharap dapat mendapatkan kembali sepeda tesebut untuk kembali dipakai oleh mereka yang berhak, yakni para pekerja kesehatan di Inggris," ujarnya melanjutkan.
Surat itu kemudian ditutup dengan permintaan dukungan dari para anggota komunitas Brompton di Indonesia. "Kami berharap pesan ini dapat disebarluaskan melalui jejaring media sosial komunitas yang ada, termasuk di komunitas BOGI dan Brompton Explore."
Banyak komentar yang dituangkan melalui unggahan tersebut oleh para anggota komunitas. Banyak di antaranya yang menanyakan soal iklan mana yang dimaksud oleh Brompton, karena jejak unggahan iklan itu belum teridentifikasi.
Sumber: antaranews.com