Top Stories
-
Kunci Sukses Cowok yang Masih Berusia 20-30 Tahun
-
Memulai Entry untuk Beli Saham
-
Bagi yang Sudah Candu Trading, Alokasikan 90% Sahammu Untuk Trading yang Terstruktur dan 10% Untuk Saham Penny Stock
-
Trading Sebagai Pekerjaan Tetap, Why Not?
-
Kenapa Sudah Kerja Keras, Sudah Menabung Bertahun-tahun Belum Juga Menjadi Kaya ?
-
Moment Entry Yang Tepat
-
Menjadi Kaya Bukan Karena Pintar Mencari Uang, Tapi Karena Pintar Mengelola Uang
-
Saham Milikmu Kena Suspend?
-
Hidup Makmur Dari Trading! Mengapa Tidak?
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 837
Satu Anggota Keluarga yang Hanyut di Sungai Bahapal Simalungun Ditemukan
Foto: Istimewa/Putra Nasution. | Satu anggota keluarga yang hanyut di sungai Bahapal ditemukan
SitindaonNews.Com | Tim SAR gabungan berhasil menyelesaikan pencarian dan evakuasi terhadap 6 orang korban hanyut di Sungai Bahapal, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Satu anggota keluarga yang sebelumnya hilang karena hanyut sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Humas Kantor SAR Medan, Hisar Turnip menjelaskan lima korban tewas karena hanyut sebelumnya sudah ditemukan terlebih dulu pada Minggu, 19 Juli 2020. Pun, korban terakhir yang ditemukan bernama Rahman (38).
“Korban ditemukan sekitar pukul 17.30 wib, pada posisi kira-kira 1 km dari lokasi kejadian,” kata Hisar di Medan, Selasa 21 Juli 2020.
Selain Rahman, lima korban lain yang ditemukan duluan masing-masing bernama Evi Naibaho (44), Firli Ayu (12), Fitri Ayu (10), Febi Ayu (8) dan Rizki (8). Seluruh korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dan dikebumikan.
Seluruh korban ini, merupakan warga Bagas, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara.
"Dengan ditemukan korban terakhir. Operasi pencarian dinyatakan ditutup," tutur Hisar.
Sebelumnya, Kronologis kejadian tersebut, berawal dari satu keluarga ini berkunjung ke rumah kerabat keluarganya yang tak jauh dari lokasi Sungai tersebut.
Kemudian, seluruh korban pun mandi di Sungai tersebut. Diduga keenam korban itu hanyut, karena tidak bisa menahan derasnya arus sungai tersebut.
Mereka pun terbawa arus dan hanyut hingga temukan dalam keadaan meninggal dunia
Sumber: viva.co.id