Top Stories
-
Kunci Sukses Cowok yang Masih Berusia 20-30 Tahun
-
Memulai Entry untuk Beli Saham
-
Bagi yang Sudah Candu Trading, Alokasikan 90% Sahammu Untuk Trading yang Terstruktur dan 10% Untuk Saham Penny Stock
-
Trading Sebagai Pekerjaan Tetap, Why Not?
-
Kenapa Sudah Kerja Keras, Sudah Menabung Bertahun-tahun Belum Juga Menjadi Kaya ?
-
Moment Entry Yang Tepat
-
Menjadi Kaya Bukan Karena Pintar Mencari Uang, Tapi Karena Pintar Mengelola Uang
-
Saham Milikmu Kena Suspend?
-
Hidup Makmur Dari Trading! Mengapa Tidak?
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 682
Jembatan gantung di Lebak Banten putus, 9 siswa terjatuh
Jembatan gantung di Lebak, Banten, putus. (Dok. Istimewa)
Sembilan siswa SMP 4 Cijaku jatuh saat hendak melintas di atas jembatan gantung Lebak Nangka, Desa Ciapus, Kecamatan Cijaku, Lebak. Mereka jatuh akibat tali jembatan terputus.
Kejadian ini bermula ketika 14 siswa tengah berkemah pada Sabtu (12/2) sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka hendak menyeberang jembatan gantung di atas Sungai Peucangpari.
Namun, tiba-tiba jembatan itu putus. Sembilan siswa yang sedang menyeberang terjatuh ke sawah dan mengalami luka ringan.
"Betul, 9 orang luka ringan. Mereka baru mau nyeberang belum sampai di atas sungainya," ujar relawan BPBD Kecamatan Cihara, Rudaya, kepada awak media, Senin (14/3/2022).
Rudaya mengatakan, pada saat kejadian, cuaca sedang hujan deras. Kondisi jembatan sudah lapuk karena tidak mendapat perawatan sejak 2011. Akibatnya, jembatan tidak mampu menopang beban di atasnya.
Saat ini, sembilan siswa yang menjadi korban harus mendapat perawatan. Mereka dirawat di rumah masing-masing.
"Iya dirawat di rumah masing-masing," tuturnya.
Lebih lanjut, Rudaya menjelaskan jembatan tersebut merupakan akses satu-satunya Desa Ciapus, Kecamatan Cijaku, dengan Desa Citepuseun, Kecamatan Cihara. Saat ini, warga Desa Ciapus tengah terisolir lantaran tidak ada akses alternatif bagi warga.
"Warga belum bisa lewat nggak ada akses. Apalagi sekarang kondisi airnya sedang tinggi, kalau nggak tinggi bisa saja lewat," ucap Rudaya.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Lebak Irfan Suyatufika mengatakan pihaknya tengah meninjau jembatan tersebut. Saat ini pihaknya belum dapat memastikan penyebab putusnya jembatan.
"Iya kami masih di lokasi, masih meninjau. Nanti dikabari lagi ya," kata Irfan. (DETIK)