Top Stories
-
Beberapa Nama Broker atau Bandar Besar dalam Perdagangan Saham
-
Check List Anti Nyangkut di Harga Pucuk
-
Hindari Saham Lapis 3 Dengan Markep Cap Kecil
-
Seputar TPIA Hari Jumat Kemaren
-
Jika Ingin Melihat Keaslian Karakter Seseorang, Berilah Dia Jabatan!
-
Untuk Membangun Kerajaan Allah, Haruskah Dengan Cara Membangun Gereja?
-
Cut Loss adalah Strategy, Cut Loss bukan Petaka!
-
Scalper atau Swinger?
-
Cara Memilih Saham yang Tepat Anti Boncos!
Search
- Details
- Category: Pilpres 2019
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2582

AHY di Surabaya/Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Dalam pidato kebangsaannya di Surabaya, Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berkeyakinan baik Prabowo atau Jokowi bukanlah calon pemimpin yang menginginkan perpecahan.
"Kita semua berkeyakinan baik Pak Prabowo Subianto dan Pak Jokowi bukanlah calon pemimpin yang berniat untuk membentur-benturkan identitas masyarakatnya sendiri. Kita sendiri semua yakin keduanya juga memiliki komitmen untuk senantiasa menjaga keutuhan bangsa," kata AHY usai menyampaikan pidato kebangsaan bertajuk Indonesia untuk Semua di DBL Arena Surabaya, Sabtu (13/4/2019).
Read more: AHY Yakini Prabowo dan Jokowi Pemimpin yang Tak Ingin Perpecahan
- Details
- Category: Pilpres 2019
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2527

Suasana kampanye Jokowi di GBK (Foto: pol.)
Jakarta - Capres Joko Widodo (Jokowi) berpidato dalam kampanye akbar bertajuk 'Konser Putih Bersatu'. Dia secara lantang mengajak para pendukungnya merawat keragaman yang dimiliki Indonesia.
"Inilah sekali lagi perbedaan-perbedaan, keragaman yang kita miliki, kebinekaan yang kita miliki. Harus terus kita rawat dan jaga bersama-sama, sanggup? Perlu kita ingat, perlu kita ingat bahwa dasar negara kita ideologi kita Pancasila, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, Undang-Undang Dasar 1945, sudah final. Harga mati dan tidak bisa diganggu gugat," ucap Jokowi dari atas panggung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (13/4/2019).
Read more: Jokowi Lantang di GBK: Pancasila Final, Rawat Kebinekaan
- Details
- Category: Pilpres 2019
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2449

AHY di Surabaya/Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Nama Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) diketahui tak masuk daftar menteri di kabinet Prabowo-Sandiaga. AHY pun akhirnya buka suara.
"Lebih baik tidak berbicara dulu tentang menteri deh, karena pemilunya belum dilakukan, yang menang juga belum tahu," kata AHY usai menyampaikan pidato kebangsaan bertajuk Indonesia untuk Semua di DBL Arena Surabaya, Sabtu (13/4/2019).
Selain karena belum diketahui pemenang pemilu, AHY menilai membicarakan jatah menteri ini tidak cukup elok. Pasalnya, masyarakat ingin mendengar program kerja agar lebih yakin dalam menentukan pilihannya nanti.
Read more: Tak Masuk Calon Menteri Prabowo, AHY: Pemilu Belum, yang Menang Belum Tahu
- Details
- Category: Pilpres 2019
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2586
I
lustrasi (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta - Temuan surat suara tercoblos di Malaysia berawal dari aduan relawan PADI (Prabowo-Sandi). Relawan bernama Parlaungan menginformasikan temuan surat suara tercoblos ke Panwaslu Kuala Lumpur.
Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Yaza Azzahara Ulyana lewat keterangan tertulis memaparkan kronologi penggerebekan surat suara tercoblos pada Kamis (11/4/2019).
"Pukul 12.48, Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Yaza Azzahara Ulyana menerima aduan dari seorang relawan Sekber Satgas BPN PADI Malaysia bernama Parlaungan melalui pesan WhatsApp, bahwa ada dugaan penyelundupan surat suara yang dilakukan oleh oknum tertentu," kata Yaza lewat keterangan tertulis yang diterima wartawan.
Read more: Kronologi Temuan Surat Suara Tercoblos di Malaysia: Dari Aduan Relawan PADI
- Details
- Category: Pilpres 2019
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2341
Capres peserta Pemilu 17 April 2019.
SitindaonNews. Medan - Pemilihan Presiden Republik Indonesia tinggal beberapa hari lagi. Debat Capres dan Cawapres sudah berlangsung 4 kali. Materi debat terlihat biasa-biasa saja, gagasan atau rencana kerja para capres maupun cawapres masih berupa janji-janji saja.
Bicara soal pemberantasan dan pencegahan korupsi, kedua kandidat capres hanya menyatakan secara normatif saja. Jika sistem atau hukum yang selama ini saja yang dilanjutkan tanpa ada upaya yang lebih konkrit, maka dapat dipastikan korupsi akan terus tumbuh subur di negeri ini.
Lihat saja, masih dalam suasana kampanye pilpres, justru orang terdekat dari salah satu capres kena OTT jual beli jabatan di Kemenag dan masih adalagi yang nekat mencoba mempersiapkan 400ribu amplop senilai 8M untuk serangan fajar di pemilu nanti, ini juga oleh orang dari partai koalisi salah satu capres.
Revolusi mental sudah gagal total, butuh revolusi lain untuk memberantas mental korup para pejabat di negeri ini, yaitu Revolusi Total dengan Hukum Mati Koruptor dan sita semua harta istri/suami dan anak2 koruptor tanpa alasan apapun sampai habis tidak bersisa.
Kedua kandidat capres, masih berpeluang memainkan isu pemberantasan korupsi ini untuk merebut suara rakyat tgl 17 April nanti.
Kesempatan itu ada di debat capres sesi terakhir nanti, rakyat menunggu kandidat capres yang secara tegas berani memberi pernyataan akan Hukum Mati Koruptor dan sita semua harta istri/suami dan anak2 koruptor sampai habis tidak bersisa, maka dapat dipastikan capres tersebutlah yang akan dipilih oleh rakyat pada tgl 17 April nanti.
Pertanyaannya, adakah capres yang mau dan berani menyatakan akan menghukum mati koruptor dan sita semua harta istri/suami dan anak2 koruptor sampai habis tidak bersisa? Mari kita tunggu di debat akhir nanti.
GERAM - GErakan Rakyat bAsMi koruptor
PETIR - PEtisi hukum maTI koruptoR.
- Details
- Category: Pilpres 2019
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2592

Komika sekaligus Sutradara dan pemeran dalam film Cek Toko Sebelah Ernest Prakasa saat ditemui usai peluncuran Cek Toko Sebelah The Series di kawsan Kuningan, Jakarta, Selasa, 18 Desember 2018. Serial ini dibintangi oleh Ernest Prakasa, Chew Kin Wah, Dodit Mulyanto, Arafah Rianti, Dion Wiyoko, Gisella Anastasia serta Adinia Wirasti.TEMPO/Nurdiansa
TEMPO.CO, Jakarta - Aktor, stand up comedian Ernest Prakasa mengunggah sebuah gambar di akun Instagramnya dua hari lalu. Bukan foto melainkan sebuah gambar hitam bertuliskan Jokowi Bisa Kalah.