Top Stories
-
Pemula Tetap Trading Saham Lapis-I Saja Dulu Ya!
-
Tak Perlu Marah Saat Pendeta dan Gereja Dibahas di Media Sosial
-
Pelajarannya Jelas, Jika Minus Sudah Melebihi - 2% Harus Cut Loss.
-
Yang Membahayakan Gereja Bukan Kritik yang Keras, Tetapi Pendeta yang Tidak Lagi Bisa Dikoreksi.
-
Para Fans BUMI, Lihat Order Book Ini!
-
R. Noto Widjojo: Scalping itu Tidak Peduli Index Merah atau Hijau Sama Saja.
-
Melompatlah Dari Gereja Yang Pendetanya Sibuk Mengintai Uangmu.
-
Hari Jumat ini Serasa Trading Bareng. Yuk kita Review buat Pelajara
-
Pelajaran Penting Siang Ini Untuk Yang Sudah Senior.
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1025
![]()
SAMARINDA - Penjahat spesialis pecah kaca mobil beraksi di Jalan Proklamasi I, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kamis (8/8), sekitar pukul 11.00 Wita.
Pelaku berhasil membawa kabur uang tunai Rp 800 juta yang disimpan pemiliknya di dalam mobil Honda HRV hitam bernopol KT 1394 NS.
Diduga, korban yang membawa uang tunai ratusan juta itu sudah diikuti pelaku sejak dari bank di kawasan Samarinda Kota.
Read more: Uang Rp 800 Juta Hilang Dalam Hitungan Detik, Pemilik Langsung Lemas
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1007
Polda Metro Jaya saat menggelar konferensi pers kasus penipuan berkedok notaris palsu di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 9 Agustus 2019. Lokasi itu dipilih karena menjadi kantor PPAT yang juga palsu. TEMPO/M Julnis Firmansyah
Jakarta - Polda Metro Jaya mengembangkan kasus penipuan dengan modus notaris palsu. Dari tiga orang korbannya saja, polisi mengungkap anggota sindikat ini berhasil meraup uang Rp 214 miliar. Jumlah korban itu disebutkan bertambah lewat pelaporan baru.
Satu di antara para korban sindikat penipuan properti ini adalah VYS yang berniat berniat menjual rumahnya di Jalan Kebagusan Raya, Jakarta Selatan, seharga Rp 15 miliar. Pada awal Maret 2019, VYS didatangi tersangka DH atau yang sebelumnya hanya disebut D.
Read more: Modus Notaris Palsu: Setor Uang 500 Juta, Kantongi SHM Rumah 15 M
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1043
Manusia Purba. Ilustrasi
JAKARTA -- Arkeolog Turki menemukan bahwa manusia purba zaman perunggu awal yang tinggal di barat laut Turki mengonsumsi daging anjing yang dimasak dengan berbagai cara. Hal itu terungkap berdasarkan penggalian yang dilakukan pada bukit pemukiman Kulluoba.
Jejak daging anjing yang berasal dari 4500 tahun lalu itu ditemukan dalam pot di gundukan Kulluoba yang berada di distrik Seyitgazi, Provinsi Eskisehir. Arkeolog Dr Can Yummi Gundem mengatakan daging anjing yang dikonsumsi manusia purba itu dimasak dengan cara dipanggang dan direbus.
Read more: Arkeolog Temukan Bukti Manusia Purba Memakan Daging Anjing
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 942
Winarsih, 43 tahun, pedagang sayur-sayuran di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Sabtu, 4 Mei 2019, mengeluhkan pasokan bawang putih menipis sehingga harna naik tajamsampai 100 persen. Tempo/Adam Prireza
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi PDIP, I Nyoman Dhamantra, sebagai tersangka kasus suap kouta impor bawang. Ia diduga telah menerima duit Rp 2 miliar dari PT Cahaya Sakti Agro (PT CSA) untuk memuluskan perusahaan mendapatkan kuota dan izin impor bawang putih tahun 2019.
"Diduga uang Rp 2 Miliar yang ditransfer melalui rekening adalah uang untuk mengunci kuota impor yang diurus. Dalam kasus ini teridentifikasi istilah lock kuota," ujar Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 9 Agustus 2019. Angka itu diduga adalah bagian dari fulus Rp 3,6 miliar yang diminta Nyoman.
Read more: Suap Impor Bawang, Politikus PDIP Diduga Minta Duit Rp. 3,6 M
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 980
Gedung KPK (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Anggota DPR dari Fraksi PDIP, Nyoman Dhamantra, ditangkap KPK terkait kasus dugaan suap impor bawang putih. Berikut adalah kekayaan anggota Komisi VI DPR ini.
Dilihat detikcom dari situs Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, Kamis (8/8/2019), Dhamantra terakhir kali melaporkan kekayaannya pada 30 Juni 2016.
Read more: Ditangkap KPK, Anggota DPR RI Fraksi PDIP, Nyoman Dhamantra Punya Harta Rp 25 Miliar
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1003
Pekerja melintas didepan tumpukan timah saat bongkar muat dikawasan Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Pangkalpinang - Perdagangan timah murni batangan asal Indonesia melalui Singapura pada semester I 2019 melonjak hingga 100 persen. Lonjakan ini akibat meningkatnya status Country Risk Indonesia dalam perdagangan internasional. Hanya kurun waktu 10 bulan pasca terhentinya ekspor timah perusahaan smelter swasta, Singapura menguasai 49 persen ekspor timah Indonesia.
Read more: Ini Penyebab Pasar Global Membeli Timah Indonesia dari Singapura