Top Stories
-
Pemula Tetap Trading Saham Lapis-I Saja Dulu Ya!
-
Tak Perlu Marah Saat Pendeta dan Gereja Dibahas di Media Sosial
-
Pelajarannya Jelas, Jika Minus Sudah Melebihi - 2% Harus Cut Loss.
-
Yang Membahayakan Gereja Bukan Kritik yang Keras, Tetapi Pendeta yang Tidak Lagi Bisa Dikoreksi.
-
Para Fans BUMI, Lihat Order Book Ini!
-
R. Noto Widjojo: Scalping itu Tidak Peduli Index Merah atau Hijau Sama Saja.
-
Melompatlah Dari Gereja Yang Pendetanya Sibuk Mengintai Uangmu.
-
Hari Jumat ini Serasa Trading Bareng. Yuk kita Review buat Pelajara
-
Pelajaran Penting Siang Ini Untuk Yang Sudah Senior.
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1019
Kepolisian Polda Metro Jaya saat konferensi pers soal kasus penipuan properti berkedok notaris di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin siang, 5 Agustus 2019. TEMPO/M Julnis Firmansyah
Jakarta - Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Suyudi mengatakan para korban penipuan berkedok notaris palsu memiliki kemiripan kondisi aset. "Rata-rata korban itu rumah warisan orang tuanya, kemudian mau bagi waris, kemudian mau dijual," kata Suyudi saat dihubungi, Rabu, 7 Agustus 2019.
Read more: Polisi: Rumah Korban Notaris Palsu Rata-rata Warisan Orang Tua
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 997
Kasatpol PP Kota Medan Muhammad Sofyan terkena minyak panas saat tertibkan pedagang di depan Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan, Rabu (7/8/2019)
MEDAN - Penertiban pedagang kaki lima (PKL) di depan Rumah Sakit Santa Elisabeth, Rabu (7/8/2019), berlangsung rusuh.
Kasatpol PP Kota Medan Muhammad Sofyan terkena minyak panas.
Read more: Wajah Kasatpol PP Disiram Minyak Panas saat Tertibkan Pedagang Warkop Elisabeth
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 914
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti saat memberikan orasi pada aksi Tolak Penggunaan Plastik Sekali Pakai di Taman Aspirasi, Monas, Jakarta, Ahad, 21 Juli 2019. Menurut Susi menghimbau masyarakat agar tidak menggunakan plastik sekali pakai agar laut Indonesia tidak tercemar oleh sampah plastik. TEMPO/Hilman Fathurrahman W
Jakarta - Menteri Perikanan dan Kelautan tahun 2001-2004, Rokhmin Darmin, menuding bahwa saat ini industri perikanan bertumbangan karena banyaknya kebijakan yang sifatnya melarang. Menanggapi tudingan ini, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pun menyindir balik bahwa industri perikanan yang bangkrut adalah yang suka melakukan penangkapan ikan ilegal atau pencurian.
Read more: Sindir Rokhmin Dahuri,Susi: yang Bangkrut Industri Pencurian Ikan
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1129
Polres Bogor bersama Polsek Parung Panjang melakukan penindakan penilangan kepada supir truk yang masih berusia 15 tahun di Desa Lumpang, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/8).
BOGOR -- Satuan lalu lintas Polres Bogor bersama Polsek Parung Panjang menilang sopir yang masih berusia 15 tahun. Remaja itu nekad mengemudi kendaraan truk yang melintas di desa lumpang, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor.
"Kami melakukan penindakan penilangan terhadap pengendara tersebut dan memanggil supir asli yang seharusnya mengendarai truk tersebut, berkendara dibawah umur sangatlah membahayakan bagi keselamatan dirinya dan juga orang lain," tutur Kasat Lantas Polres Bogor AKP M Fadli Amri, Selasa (6/8).
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1068
![]()
Sengon 1 Triliun
Oleh: Dahlan Iskan
Sepele sekali. Kelihatannya. Hanya gara-gara satu pohon sengon. Listrik seluruh Jakarta padam. Juga Jabar. Dan sebagian Jateng. Minggu-Senin lalu.
Pohon sengonnya ada di Desa Malon. Nun jauh di Gunung Pati, 28 km selatan Semarang. Mati listriknya sampai Jakarta.
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 955
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Trunoyudo dan Wadir Krimsus AKBP Hari Brata saat rilis kasus dugaan korupsi dana klaim BPJS RSUD Lembang, KBB .
BANDUNG -- Dua pejabat Unit Pelayanan Teknis (UPT) RSUD Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dr OH ( kepala UPT RSUD) dan anak buahnya MS (bendahara UPTD) ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi klaim dana BPJS Kesehatan sebesar Rp 7,7 miliar.
Uang hasil korupsi tersebut digunakan oleh tersangka untuk membeli rumah, tanah, serta berbagai jenis barang mewah. Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Jabar pun berhasil menyita aset tersebut dari tangan para tersangka.
Read more: Dokter Korupsi Dana BPJS Kesehatan untuk Beli Barang Mewah