fbpx

0
0
0
s2sdefault

265fcc7c 83e5 49dd b232 2817e63e2c37 169Foto: Maskapai Penerbangan Lion Air. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

SitindaonNews.Com | Indonesia National Air Carriers Association (INACA) mengungkap industri penerbangan kian memasuki masa yang sangat sulit karena wabah corona atau covid-19. Sehingga para maskapai sudah mulai melakukan kebijakan merumahkan karyawan hingga PHK. Bahkan sebagiannya akan tidak beroperasi karena bangkrut.

Sebagai contoh dampak corona begitu nyata bagi maskapai penerbangan, misalnya Lion Air. Maskapai ini harus menutup penerbangan dalam dan luar negerinya karena corona, antara lain penerbangan ke China dan Wuhan, penerbangan umrah yang dibatalkan, penerbangan dari dan ke Malaysia, penerbangan domestik ke Papua dan lainnya. Tentu ini juga terjadi dengan maskapai penerbangan lainnya.

Ketua Umum INACA Denon Prawiratmadja, menjelaskan bahwa untuk mengurangi kerugian yang derita, beberapa waktu belakangan ini, sejumlah maskapai penerbangan telah melakukan langkah antisipasi.

Sejumlah langkah diambil, terutama untuk memilih memilih opsi tutup operasi. Selain itu, maskapai nasional juga mulai merumahkan atau melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawannya baik bagi pilot, awak kabin, teknisi dan karyawan pendukung lainnya.

Dia mencatat, sejak awal bulan Maret 2020 ini terjadi penurunan jumlah penumpang yang sangat drastis.

Alhasil, semua maskapai penerbangan sudah mengurangi jumlah penerbangan baik rute dan frekuensinya sampai dengan 50% atau lebih.

"Diramalkan apabila penuntasan pandemi Covid-19 semakin tidak pasti hal ini akan membuat industri penerbangan semakin terpuruk bahkan sebagiannya akan tidak beroperasi karena bangkrut," kata Denon dikutip Jumat (27/3).

Untuk menyelamatkan industri penerbangan agar tetap eksis, baik saat ini maupun saat recovery nanti apabila pandemi Covid-19 sudah tuntas, maka INACA saat ini sudah dan akan meminta sejumlah keringanan maupun insentif kepada Pemerintah.

"Yang kami harapkan adalah penundaan pembayaran PPh, penangguhan bea masuk impor suku cadang, penangguhan biaya bandara dan navigasi yang dikelola BUMN, pemberlakuan diskon biaya bandara yang dikelola Kementerian Perhubungan, dan perpanjangan jangka waktu berlakunya pelatihan simulator maupun pemeriksaan kesehatan bagi awak pesawat," katanya.

Ia sangat menyadari bahwa wabah covid-19 ini melumpuhkan hampir semua aktivitas perekonomian. Namun menurut Denon industri penerbangan nasional sangat terpuruk.

Jika tidak ada respon positif dari pemerintah yang cepat maka dipastikan akan PHK besar-besaran akan berlanjut. Sayangnya, persoalan PHK ini dia tak merinci sudah sejauh apa jumlah yang dilakukan maskapai nasional.

"Dampaknya bukan hanya di industri penerbangan itu sendiri tapi juga untuk industri pendukungnya baik hilir maupun hulu seperti bengkel pesawat, ground handling, dan agen perjalanan yang terlibat. Untuk ini, INACA sangat mengharapkan respon positif dari Pemerintah yang cepat untuk menghindari gelombang perumahan dan PHK yang tidak bisa dihindari tersebut," urainya.

Sumber: cnbcindonesia.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1583748858636Ilustrasi kalender kerja. shutterstock.com

SitindaonNews.Com | Cuti bersama 2020 yang semula ditetapkan sebanyak 20 hari bertambah menjadi 24 hari. Keputusan itu disampaikan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy seusai rapat dan penandatanganan Surat Keputusan Bersama tiga menteri tentang hari libur nasional dan cuti bersama 2020.

"Pemerintah memutuskan menambah empat hari cuti bersama di tahun 2020. Ditetapkan dengan Surat Keputusan Bersama yang ditandatangani oleh Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi," kata Muhadjir Effendy di kantornya, Jakarta, Senin, 9 Maret 2020.

Surat Keputusan Bersama yang diteken oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo; Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah; dan Menteri Agama Fachrul Razi itu menambah empat hari libur nasional di tanggal 28-29 Mei 2020 sebagai cuti bersama Idul Fitri, 21 Agustus sebagai cuti bersama Tahun Baru Hijriyah, dan 30 Oktober sebagai cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW.

Muhadjir Effendy menjelaskan penambahan hari libur ini diharapkan memberi dampak positif peningkatan perekonomian nasional. "Maka hari libur bisa dimanfaatkan semua pihak," kata Muhadjir seraya menepis penambahan libur tersebut disebabkan wabah virus corona.

Berikut detail tanggal Libur Nasional dan Cuti Bersama 2020

  • Rabu, 1 Januari 2020: Libur Tahun Baru
  • Sabtu, 25 Januari 2020: Libur Tahun Baru Imlek
  • Sabtu, 22 Maret 2020: Isra Miraj Nabi Muhammad SAW
  • Rabu, 25 Maret 2020: Hari Raya Nyepi
  • Jumat, 10 April 2020: Wafat Isa Al Masih
  • Jumat, 1 Mei 2020: Hari Buruh Internasional
  • Jumat, 7 Mei 2020: Hari Raya Waisak
  • Jumat, 21 Mei 2020: Kenaikan Isa Al Masih
  • Ahad-Senin, 24 - 25 Mei 2020: Hari Raya Idul Fitri
  • Jumat, Selasa-Jumat, 22, 26-29 Mei 2020: Cuti bersama Idul Fitri
  • Senin, 1 Juni 2020: Hari Kesaktian Pancasila
  • Jumat, 31 Juli 2020: Hari Raya Idul Adha
  • Senin, 17 Agustus 2020: Hari Kemerdekaan RI
  • Kamis, 20 Agustus 2020: Tahun Baru Hijriyah
  • Jumat, 21 Agustus 2020: Cuti bersama Tahun Baru Hijriyah
  • Kamis, 29 Oktober 2020: Maulid Nabi Muhammad SAW
  • Jumat, 30 Oktober 2020: Cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW
  • Jumat, 24 Desember 2020: Cuti bersam Natal
  • Jumat, 25 Desember 2020: Hari Natal

Sumber: cantika.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

33206834801Ilustrasi Penerbangan Internasional(Shutterstock)

SitindaonNews.Com | Penumpang pesawat di seluruh dunia mengalami penurunan akibat wabah virus corona (covid-19). Hal tersebut menyebabkan puluhan ribu pekerja maskapai penerbangan dirumahkan, setidaknya untuk sementara waktu.

Dikutip dari CNN, Senin (9/3/2020), beberapa maskapai penerbangan pun sudah meminta pegawainya untuk mengambil libur atau mengurangi besaran upah yang dibayarkan atau mengambil cuti tak berbayar.

Namun demikian, hingga saat ini, belum ada maskapai yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara permanen kepada pegawainya.

Namun demikian, beberapa perusahaan telah melakukan penghentian sementara.

Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) mencatatkan setidaknya terdapat 2,95 juta karyawan maskapai di seluruh dunia. Sekitar 462.000 di antaranya berada di Amerika Serikat.

Dengan demikian, jika terdapat penurunan jumlah pekerjaan sebesar 5 persen di industri penerbangan bisa mengakibatkan 150.000 orang kehilangan pekerjaan di seluruh dunia, dan lebih dari 20.000 orang di Amerika Serikat.

Misalnya saja maskapai penerbangan asal Hong Kong Cathay Pacific yang telah meamngkas rute penerbangannya hampir 40 persen.maskapai penerbangan tersebut harus merumahkan 33.000 pegawainya dengan menandatangani perjanjian cuti tak diupah selama 3 pekan hingga sebelum akhir Juni. Pasalnya, Cathay telah mengalami kesulitan sejak sebelum wabah virus lantaran aksi massa yang terjadi di Hong Kong tahun lalu.

"Menjaga ketersediaan uang tunai adalah kunci untuk melindungi bisnis kami," tulis Catahay dalam keterangan tertulis mereka.

"Kami telah melakukan berbagai langkah untuk mencapai di titik ini," tambah mereka.

Adapun maskapai penerbangan Jerman, Luthfansa juga tengah melakukan diskusi dengan serikat pekerja untuk menghindari PHK, antara lain mengurangi jam kerja karyawan. Beberapa karyawan telah mendaftar untuk melakukan cuti sukarela tanpa upah.

Sebagai catatan, Luthfansa baru saja mengumumkan kemerosotan jumlah penumpang hingga 50 persen dalam beberapa pekan ke depan.

Adapun maskapai penerbangan asal Dubai, Emirates yang bergantung pada rute penerbangan internasional juga mendorong karyawannya untuk secara suka rela mengajukan cuti.

Adapun maskapai penerbangan asal Amerika Serikat seperti United Airlines dan JetBlue baru saja mengumumkan pemangkasan jadwal penerbangan akibat permintaan yang merosot tajam. Keduanya juga mengatakan bakal menyesuaikan jumlah karyawan.

Sumber: kompas.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

8528aa02 3faf 4de5 917e fd9445ba8a2d 169Ilustrasi penodongan (foto internet) 

SitindaonNews.Com | Pria bernama Siharma Silalahi mengaku diancam sekelompok pria di Pasar Enggang, Perumnas Mandala, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Siharma kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Informasi yang dihimpun detikcom, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (2/3/2020) sekitar pukul 04.30 WIB. Saat itu, korban sedang bekerja menjaga pasar dan sedang berada di dalam sebuah kedai.

Kemudian, datang sekelompok pria, sekitar empat orang, membuka rolling door kedai sambil berteriak menanyakan seseorang. Para pria itu kemudian keluar dari kedai.

Saat korban menghampiri sekelompok pria tersebut, salah seorang di antaranya malah menodongkan pistol ke arah korban. Melihat kejadian itu, teman korban yang ada di lokasi langsung melerai.

Namun, salah seorang dari antara mereka malah mencekik korban hingga jatuh. Kepala korban pun sempat diinjak.

Korban selanjutnya membuat laporan ke Polsek Percut Sei Tuan pada Kamis (5/3). Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Aris Wibowo membenarkan laporan terkait kasus tersebut.

"Laporannya betul. Sementara masih penyidikan," kata Kompol Aris.

Sumber: detik.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

rumah di gang mandor kelurahan beringin medan selayang kembali terendam banjirRumah di Gang Mandor Kelurahan Beringin, Medan Selayang kembali terendam banjir hingga hanya menyisahkan atap rumah, Sabtu (15/2/2020). - TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURU

SitindaonNews.Com | Puluhan rumah di Gang Mandor Kelurahan Beringin, Medan Selayang kembali terendam banjir hingga hanya menyisahkan atap rumah, Sabtu (15/2/2020).

Amatan, Tribun hujan deras yang terjadi sejak malam Jumat (14/2/2020) telah membuat Sungai Babura meluap dan merendam ratusan rumah.

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20191128 184834Batu yang disebut pork stone atau batu babi. (Feedy TV)

Seorang pria dengan tampilan sederhana ditertawakan teman-temannya saat ia menemukan batu mirip daging babi. Karena penasaran dan menganggapnya antik, ia bersikeras untuk menggali lebih dalam dan membawa batu antik itu pulang.

Tak ada orang yang tahu nasib seseorang setelah melihat kejadian ini.

Seorang petani di Wuyuan County, Provinsi Jiangxi, China mendapatkan rezeki nomplok dari batu antik yang ia temukan.

Batuan tersebut sangat mahal karena keberadaannya yang langka. Ia ternyata menemukan apa yang disebut dengan ''pork stone'' atau ''batu babi'', dengan berat 45 kilogram.

Pria itu mengatakan bahwa dia bekerja di sebuah pabrik di gunung dan secara tidak sengaja menemukan batu ini.

Awalnya, karena penasaran ia memutuskan untuk menggalinya. Tak diduga, batu antik ini sangat berat dan terpendam di tanah yang cukup dalam.

Petani lokal China menemukan batu babi. (Feedy TV)
Petani lokal China menemukan batu babi. (Feedy TV)

Saat menggali dan membawanya pulang, pria ini ditertawakan teman-temannya karena repot-repot membawa batu yang berat. Teman-temannya menilai batu itu tidak berharga dan hanya batu biasa.

Pria ini berbeda pendapat dan menilai batu itu terlihat seperti potongan daging babi sehingga menurut pria itu batuan tersebut sangat unik.

Menurut ilmuwan, batuan yang sangat khusus ini sangat mirip dengan lapisan pinggang daging babi dan keberadaannya sangat langka.

Bagaimana tidak, batu babi ternyata berasal dari era Jurassic, zaman dinosaurus yang berumur 100 juta tahun lalu.

Lapisan batu babi terlihat halus di permukaannya karena terbuat dari batuan sedimen, silikon, atau metamorf.

Ilustrasi potongan pork stone. (DH Gate)
Ilustrasi potongan pork stone. (DH Gate)

Dikutip dari Feedy TV, batuan antik ini akhirnya laku dijual seharga 150 ribu dolar AS atau Rp 2,1 miliar.

Sepertinya setelah pria ini pulang, teman-temannya tidak akan berani menertawakannya. Spesimen ini diketahui juga dimiliki oleh Istana Taipei di Taiwan.

Para kolektor dan ilmuwan pernah memamerkan batuan unik ini di Beijing International Tourism Expo pada tahun 2015.

Bahkan potongan batu babi dengan ukuran kecil bisa bernilai sekitar 20 ribu poundsterling atau Rp 387 juta di pasar internasional.

Baca Artikel Asli Disini

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20191121 143753

Cerita Warga Kopilot Wings Air Gantung Diri Karena Dipecat

"Kan bingung, sudahlah dipecat, terus ada tuntutan Rp 7,5 miliar, kata dia. Namun, Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala justru menyalahkan korban.

Nicolaus Anjar Aji Suryo Putro (29), kopilot pesawat maskapai Wings Air, tewas gantung diri di rumah kontrakan Jalan Rawa Lele, Gang Melati I RT7/RW10, Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Senin (18/11).

Aji diduga gantung diri lantaran depresi setelah dipecat dari perusahaan tempatnya bekerja.

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20200407 060729Tim Polsek Gesi dan relawan bersama warga saat berada di Jembatan Sapen Gesi Sragen yang dijadikan lokasi percobaan bunuh diri seorang wanita, Sabtu (4/4/2020). Foto/Wardoyo

SitindaonNews.Com | Misteri aksi nekat seorang wanita yang hendak bunuh diri terjun dari Jembatan Sapen, Sabtu (4/4/2020) pagi akhirnya terkuak.

Wanita bernama Prihatin (44) asal Dukuh RT 9, Desa Majenang, Sukodono itu nekat meloncat terjun ke Sungai Bengawan Solo dari atas Jembatan Sapen di Dukuh Sapen, Tanggan, Gesi.

Beruntung, korban masih bisa diselamatkan oleh seorang tukang bakso yang berada di lokasi kejadian. Masalah keluarga dan kendala ekonomi diduga kuat menjadi pemicunya.

“Korban sudah berkeluarga. Dugaannya memang depresi karena masalah ekonomi keluarga yang kekurangan,” papar Kapolsek Gesi, Iptu Teguh Purwoko kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Sabtu (4/4/2020).

Namun ada yang menarik dari aksi percobaan bunuh diri yang dilakukan perempuan paruh baya itu.

“Jadi saat sudah loncat dan jatuh ke sungai, dia masih mencoba bertahan dan bisa renang. Beruntung, kemudian bisa diketahui oleh saksi penjual bakso di dekat jembatan dan berhasil ditolong,” urai Kapolsek.

Data yang dihimpun di lapangan, aksi percobaan bunuh diri itu terjadi pukul 11.00 WIB. Aksi korban diketahui oleh Darno Sumito (60) penjual bakso asal Dukuh Sapen RT 16, Desa Tanggan, Gesi, Sragen yang berada di dekat jembatan.

Kejadian bermula ketika pagi itu sekitar pukul 05.30 WIB, korban terlihat mengendarai sepeda motor dan kemudian mondar-mandir di atas jembatan.

Korban saat itu terlihat mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam. Sekitar pukul 11.00 WIB, Darno pun curiga karena korban sudah tak terlihat di jembatan namun sepeda motornya tertinggal di atas jembatan.

Mendapati hal itu, ia langsung berinisiatif memberitahu istrinya, Lamini, untuk mencari korban ke bawah jembatan.

Tak lama berselang, mereka mendapati korban sudah mengambang di sungai tak jauh dari jembatan. Saat itu, korban terlihat masih berusaha berenang untuk bertahan di sungai.

Seketika, Darno langsung menolongnya dan berhasil mengevakuasi korban dari sungai. Setelah dievakuasi, dengan dibantu tetangga, korban lantas dibawa ke RSUD Sragen dan setelah mendapatkan perawatan, akhirnya bisa selamat.

Kapolres Sragen, AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo melalui Kapolsek Gesi, Iptu Teguh Purwoko membenarkan aksi percobaan bunuh diri itu.

“Jadi ceritanya korban dari pagi mondar-mandir di atas jembatan, kemudian terjun ke sungai dan motornya masih di atas. Ada saksi penjual bakso di dekat jembatan yang curiga dan setelah mengecek, ternyata mendapati korban sudah mengambang di sungai. Korban berhasil diselamatkan,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Sabtu (4/4/2020).

Kapolsek menguraikan korban sudah berkeluarga. Sesaat usai kejadian, suami korban juga langsung menyusul dan menjemput istrinya di RSUD Sragen.

“Korban tidak mengalami luka dan berhasil selamat. Tadi suaminya juga langsung menyusul dan menjemputnya di RSUD Sragen,” pungkasnya. Wardoyo

JOGLOSEMARNEWS.COM

Sumber: teras.id

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1586068564899Foto Ilustrasi: Israel dan Palestina perangi virus corona

SitindaonNews.Com | Wujud kerja sama kedua negara mulai terlihat sejak Otoritas Palestina yang berbasis di Ramallah bekerja sama dengan pejabat kesehatan Israel

Palestina dan Israel memutuskan bersatu untuk mengatasi wabah virus corona.

Wujud kerja sama kedua negara mulai terlihat sejak Otoritas Palestina yang berbasis di Ramallah bekerja sama dengan pejabat kesehatan Israel.

Mereka berkolaborasi untuk mengatur pergerakan warganya dan menerapkan kebijakan manajemen rumah sakit.

Bulan lalu, Israel dan Otoritas Palestina menyetujui kebijakan yang berupaya membatasi pergerakan populasi, sembari membiarkan warga Palestina tetap bekerja.

Para pekerja diberi waktu 72 jam untuk memutuskan apakah tetap tinggal di Israel selama krisis, atau kembali ke Tepi Barat.

Sebelumnya, pada 7 Maret, Israel dan Palestina juga menunjukkan kekompakan untuk melawan virus corona.

Israel telah mengunci akses ke kota Betlehem, sedangkan Palestina menutup Gereja Betlehem selama dua minggu.

"Kami telah memutuskan untuk mencegah masuknya wisatawan dalam jangka waktu 14 hari, dan mengimbau hotel di semua kota untuk tidak menerima warga negara asing," kata Menteri Pariwisata Palestina Rula Maayah pada AFP, Sabtu (7/3/2020).

Langkah ini ditempuh setelah pihak berwenang Palestina mengatakan ada 9 kasus infeksi virus corona di daerah Betlehem di selatan Yerusalem.

Hingga Kamis (2/4/2020) Ada lebih dari 5.500 kasus virus corona yang dikonfirmasi dalam 10 juta populasi Israel, dan 122 kasus di sekitar 2,7 juta warga Palestina.

Namun, jumlah pengujian yang dilakukan di Palestina lebih rendah daripada Israel.

Disarankan bersatu

Persatuan yang digalang Israel dan Palestina mendapat sambutan positif, salah satunya oleh Ofer Zalzberg dari International Crisis Group.

"Terlepas dari ketegangan, kerja sama diperlukan karena 'kepentingan pribadi'."

"Karena dua populasi saling terkait, membatasi virus hanya dalam satu masyarakat tidak mungkin," kata Zalzberg dikutip dari AFP, Kamis (2/4/2020).

Yotam Shefer dari cabang militer Israel yang bertanggung jawab atas urusan sipil di wilayah Palestina (COGAT), juga menegaskan kerja sama harus kuat.

"Koordinasi dengan Otoritas Palestina sangat ketat dan sangat kuat," katanya pada jurnalis AFP.

Mantan kepala COGAT Eitan Dangot pun mengatakan pada wartawan bahwa Otoritas Palestina telah "sepenuhnya mengadopsi kebijakan Israel tentang cara menangani virus corona."

Riak pertikaian masih ada

Meski kedua negara telah memutuskan untuk menggalang persatuan, sejumlah pertikaian tetap tidak terelakkan.

Tentara Israel terus melakukan penggerebekan di daerah-daerah Palestina dan menghancurkan rumah-rumah serta bangunan lainnya.

Kemudian muncul sebuah video yang memperlihatkan pekerja Palestina yang sakit, dibuang di pos pemeriksaan Israel.

Polisi Israel beralasan pria itu sudah di rumah sakit untuk meminta perawatan, tapi kedapatan bekerja secara ilegal di Israel.

"Polisi mengawal pria itu ke perlintasan keamanan Maccabim," kata seorang juru bicara kepolisian, yang menekankan bahwa pria tersebut negatif corona sebelum dibawa ke pos pemeriksaan.

Namun tindakan itu telanjur memancing kemarahan warga Palestina.

Perdana Menteri Mohammad Shtayyeh lantas menyebut tindakan Israel itu sebagai perilaku rasis.

Kemudian pada Rabu (1/4/2020) Otoritas Palestina mengatakan 15 warganya yang dipekerjakan di permukiman dinyatakan positif Covid-19 setelah dites.

"Keputusan Israel untuk mengizinkan masuknya pekerja adalah upaya untuk melindungi ekonomi Israel dengan mengorbankan para pekerja kami," kata Shtayyeh.

"Ekonomi Israel tidak sama berharganya dengan kehidupan anak-anak kita," tegasnya.

Israel sempat memperbolehkan warga Palestina yang bekerja di permukiman bebas bolak-balik menyeberang perbatasan setiap hari, sebelum larangan perjalanan diterapkan.

Sumber: suar.grid.id/ucnews

*Ijonk Aries

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

kolase yasoona laoly dan najwa shihabKolase Yasoona Laoly dan Najwa Shihab

SitindaonNews.Com | Najwa Shihab ikut memberi komentar terkait rencana Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly untuk membebaskan napi koruptor.

Yasonna Laoly berasalan pembebasan napi koruptor itu untuk pencegahan penyebaran covid-19 di Indonesia.

Komentar Najwa Shihab diungkap melalui media sosial Instagram miliknya, @najwashihab pada Jumat (3/4/2020).

Perempuan yang kerap disapa Nana ini tegas menyebut 'Nanti Dulu' !

Awalnya, Nana menjelaskan bagaimana kondisi lapas yang kelebihan kapasitas dan membuat penyebaran virus tak terkendali.

"Koruptor Dibebaskan Gara-Gara Corona? Nanti Dulu!

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laolyberencana membebaskan napi termasuk napi koruptor karena corona.

Alasan utamanya, lapas yang kelebihan kapasitas akan membuat penyebaran virus ini tidak terkendali dan jika satu tertular akan membahayakan semua"

Najwa mengakui ada lapas yang memang tidak manusiawi.

Bahkan para napi bergantian tidur dengan napi lain karena kelebihan kapasitas.

"Secara prinsip alasan ini sangat bisa diterima.

Kondisi lapas kita memang tidak manusiawi, orang bertumpuk seperti pindang, bahkan tidur bergantian."

Namun Najwa mulai menyentil saat Yasonna Laoly menyinggung soal napi koruptor.

Pasalnya, sel bagi para koruptor sangatlah berbeda.

Menurut Nana, seperti di Lapas Sukamiskin saja, para napi mendapatkan fasilitas lengkap.

Bahkan Nana menyindir para napi koruptor bisa mandi air panas dan olahraga secara ekslusif.

"Tapi alasan ini menjadi mengada-ada ketika kita bicara soal napi koruptor.

Sel bagi koruptor berbeda dengan tahanan lain.

Di Lapas Sukamiskin misalnya, satu napi satu kamar. Lengkap dengan fasilitas pula.

Alih-alih berdesak-desakan dengan napi lain sehingga bisa tertular corona, para koruptor di Sukamiskin bahkan ada yg bisa mandi air panas di kamar mandi pribadi dan olahraga dgn alat khusus di dalam sel eksklusif mereka."

Menurut Najwa Shihab, alasan pembebasan napi koruptor untuk penghambatan penyebaran covid-19 tidak relevan.

"Dari hampir 250 ribu napi di seluruh negeri, napi korupsi jumlahnya 4500-

Jadi sekitar 1, 8 persen dari total napi.

Pembebasan napi koruptor dgn tujuan menghambat penyebaran covid 19 di Lapas menjadi tidak relevan, krn angkanya sangat kecil dibanding napi lain."

Nana menyebut usulan Yasonna Laoly ini menimbulkan kecurigaan dari pegiat antikorupsi.

"Menjadi wajar jika sejumlah pegiat antikorupsi curiga kebijakan membebaskan napi koruptor ini hanyalah akal2an saja.

Sdh beberapa kali Kementerian Hukum dan HAM berupaya utk meringankan hukuman koruptor lewat revisi peraturan perundangan."

Lebih lanjut, Najwa memberikan pesan kepada bapak Menteri Yasonna Laoly untuk membuka dulu ke depan publik bagaimana kondisi sel untuk napi koruptor di Indonesia.

"Jadi Pak Menteri yang terhormat, supaya kita tidak curiga macam-macam, coba dibuka dulu ke publik,

narapidana kasus korupsi apa dan di mana yang menempati sel berdesak-desakan seperti napi umum pencuri ayam yang bahkan tidurnya harus bergantian?"

Pada kalimat penutup, Najwa kembali menyindir bagaimana lapas Sukamiskin yang juga ditempati Setya Novanto masih bisa plesiran bahkan nonton Netflix.

"Oh ya, sekalian kalau memang mau cek lapas koruptor, titip cek lagi sel Papa Setya Novanto dan kawan-kawannya di Sukamiskin, masih di sel lagi nonton Netflix atau lagi plesiran makan di warung Padang?

#CatatanNajwa," pungkas caption Najwa Shihab.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly berencana merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

Hal itu dikarenakan napi koruptor dan narkotika yang tata laksana pembebasannya diatur lewat PP itu, tidak bisa ikut dibebaskan bersama 30.000 napi lain dalam rangka pencegahan Covid-19 di lembaga pemasyarakatan (lapas).

Lewat revisi itu, Yasonna ingin memberikan asimilasi kepada napi korupsi berusia di atas 60 tahun dan telah menjalani 2/3 masa pidana yang jumlahnya sebanyak 300 orang.

"Karena ada beberapa jenis pidana yang tidak bisa kami terobos karena Peraturan Pemerintah Nomor 99/2012," kata Yasonna dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR yang digelar virtual, Rabu (1/4/2020).

Sumber :.tribunnews.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1585975690209Menkum HAM Yasonna Laoly bersama rekan bisnis anaknya Chairman Samera Propertindo, Adi Ming E di Samera Expo 2020 di Atrium Sun Plaza Medan, Minggu (15/3/2020)

SitindaonNews.Com | Ketua Bidang Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia ( YLBHI) M Isnur mengkritik wacana Menteri Hukum dan Hak Asasi ManusiaYasonna Laoly yang membebaskan narapidana korupsi dengan alasan mencegah penularan Covid-19 di penjara.

"Ini adalah semacam penyelundupan, semacam 'merampok di saat suasana bencana' kira-kira begitu. Dia masuk, menyelinap di tengah-tengah kepentingan yang berbahaya," kata Isnur dalam konferensi pers, Kamis (2/4/2020).

Isnur mengatakan, usulan Yasonna yang akan dituangkan melalui revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan itu dinilai sebagai upaya mengubah landasan berpikir yang dibangun undang-undang.

Landasan berpikir yang dimaksud Isnur yakni penempatan tindak pidana kasus korupsi sebagai salah satu kejahatan luar biasa yang mempunyai hukuman lebih berat dari tindak pidana umum lain.

Apabila revisi PP tersebut disetujui, menurut Isnur, tindak pidana korupsi tidak ada bedanya dengan tindak pidana umum lainnya.

"Jadi, dia menyamakan antara maling ayam dengan maling uang negara, dengan maling uang rakyat, itu yang sangat berbahaya," ujar Isnur.

Di samping itu, PP yang diterbitkan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu dinilai merupakan produk hukum yang progresif sehingga wacana Yasonna merevisi PP tersebut merupakan sebuah langkah mundur.

"Kok ini semakin mundur, semakin ke arah kehancuran bangsa, ke arah failed state. Apalagi sekarang misalnya, mau melepaskan napi koruptor yang menurut kami mereka tidak dalam kondisi overcapacity," kata Isnur.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly berencana merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

Hal itu dikarenakan napi koruptor dan narkotika yang tata laksana pembebasannya diatur lewat PP itu, tidak bisa ikut dibebaskan bersama 30.000 napi lain dalam rangka pencegahan Covid-19 di lembaga pemasyarakatan (lapas).

Lewat revisi itu, Yasonna ingin memberikan asimilasi kepada napi korupsi berusia di atas 60 tahun dan telah menjalani 2/3 masa pidana yang jumlahnya sebanyak 300 orang.

"Karena ada beberapa jenis pidana yang tidak bisa kami terobos karena Peraturan Pemerintah Nomor 99/2012," kata Yasonna dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR yang digelar virtual, Rabu (1/4/2020).

Sumber:  kompas.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1585869089418

SitindaonNews.Com | Komisi Pemberantasan Korupsi  menyambut positif usulan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly soal revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lembaga pemasyarakatan (lapas).

Salah satu usulan revisi PP tersebut dengan membebaskan narapidana kasus tindak pidana korupsi yang telah berusia 60 tahun ke atas dan telah menjalani dua pertiga masa pidana.

“Kami menanggapi positif ide Pak Yasonna sebagai respons yang adaptif terhadap wabah Covid-19, mengingat kapasitas pemasyarakatan kita telah lebih dari 300 persen,” kata Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, Kamis, (1/4/2020).

Menurut dia, usulan tersebut murni pertimbangan kemanusiaan bagi narapidana. “Penerapan ‘social distancing’ untuk warga binaan dalam kondisi saat ini tidak memungkinkan, sangat padat sehingga jaraknya tidak memenuhi syarat pencegahan penularan COVID-19,” ujar Ghufron menambahkan.

Namun ia juga mengingatkan bahwa usulan revisi PP tersebut nantinya jangan sampai mengabaikan keadilan bagi warga binaan lainnya. Selain itu ia menegaskan tanggapan positif atas usulan revisi PP juga jangan disalahartikan dengan mendukung kebijakan tersebut.

“Bukan mendukung atau tidak, ini memahami dan respons terhadap penularan COVID-19 itu intinya dengan pertimbangan kemanusiaan bahwa mereka juga manusia yang masih memiliki hak dan harapan hidup,” kata Ghufron menjelaskan.

Tercatat Kemenkumham mengusulkan pembebasan sekitar 30 ribu narapidana dan anak dari lembaga pemasyarakatan, rumah tahanan negara, dan lembaga pembinaan khusus anak (LPKA) melalui asimilasi dan integrasi terkait dengan pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.

Dalam Kepmen itu dijelaskan sejumlah ketentuan bagi narapidana dan anak yang dibebaskan melalui asimilasi. (*)

JUBI.CO.ID

Sumber: teras.id

0
0
0
s2sdefault

Login Form