fbpx

0
0
0
s2sdefault

1582664176585Sutikno mengungkapkan aksi pencurian uang secara misterius yang dialami sejumlah warga Kelurahan Parakannyasag, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Senin (24/2).

Kehilangan uang mungkin memang sudah menjadi hal yang biasa.

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20200225 130138

SitindaonNews.Com | Banjir yang melanda Jakarta semakin sering dan semakin parah, wilayah yang selama ini tidak pernah mengalami banjir akhirnya kena banjir juga, seperti RSCM, RS Cikini termasuk Istana Negara.  

Banjir Jakarta yang berulang kali tahun ini membuat Jansen Sitindaon, Ketua DPP Partai Demokrat agak waswas meninggalkan anak istri jika dirinya sedang diluar kota., untuk itu Jansen Sitindaon meminta agar persoalan banjir Jakarta ini ditangani lebih serius lagi. 

Jansen menambahkan agar Pemda DKI dan Pemerintah Pusat bersinergi mengatasi banjir macet Jakarta ini, bila perlu lakukan "legal audit", mana yang jadi kewenangan Penda DKI dan mana yang jadi kewenangan Pemerintah Pusat biar tidak saling menyalahkan.

Berikut cuitan Jansen Sitindaon yang dikutip redaksi Sitindaon News dari akun twiter @jansen_jsp:

"Sbg seorang ayah dan suami yg sdg berada diluar kota, jujur saya agak waswas meninggalkan anak istri di Jakarta. Soal banjir ini memang harus ditangani "lebih" serius lagi, fokus dan prioritas mas @aniesbaswedan. Sejak tahun baru lalu sampai hari ini sudah berulang terus terjadi."

"Semaksimal mungkin kewenangan Pemda DKI di soal banjir ini tolong dikerjakan mas @aniesbaswedan. Demikian jg pak @jokowi yg dulu berkata: "masalah banjir macet Jakarta akan selesai kalau jd Presiden", tolong dibuktikan. Sinergilah kalian! Tambah parah banjir ini rakyat jd korban". https://t.co/UBjKCSegby

"Karna soal banjir ini tumpang tindih, menurut saya lakukan "legal audit", buka semua peraturan yg ada sampaikan ke publik: mana kewenangan Pemda DKI, mana yg jadi kerjaan pemerintah Pusat. Biar tdk terus saling menyalahkan dan bisa dinilai siapa yg tak maksimal kerjakan tugasnya!"

"Didepan mata sdh berkali² Jakarta lumpuh! Bahkan sampai skrg belum surut. Yg kita butuhkan solusi. Bukan caci maki saling menjatuhkan antar pendukung. Hari ini rumah kami kena, mungkin besok kalian. Tanpa solusi banjir ini akan jadi "arisan sial" yg bisa datang kerumah siapapun!"

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

FB IMG 1582604760449Rumah Sakit Cikini kena banjir juga, 25/02/20  (fb katakita)

SitindaonNews.Com | Dulu banjir 5 tahunan kita sudah marah2 kepada Ahlinya..

Sang ahli turun datang pak tukang kayu masih banjir tapi dia berbuat sesuatu, mulai ada pembersihan segala penampungan air. Hasilnya sedikit demi sedikit banjir berkurang.

Lalu si tukang kayu digantikan si mulut jamban (menurut gerombolan wiro sableng). Dia melanjutkan pekerjaan si tukang kayu dan benar2 berhasil mengurangi banjir. Tetapi begitu banyak yg memuji, ada satu daerah yg dulunya langganan banjir terkena banjir 2 hari saja langsung ada 'nabi' dari Bandung bilang mengharapkan ada pemimpin yg amanah yang gak takabur...

Si mulut kasar ini kalah akibat ayat dan mayat oleh penata kata 2017.

2018 anggaran banjir dikurangi tapi syukur curah hujan kecil jadi gak banjir besar.

2019 anggaran banjir dipotong lagi 500M. Pasukan oranye menghilang dari Jakarta (cuma ketemunya kalo kita ke kelurahan.. itu juga cuma bisa bilang: "Terusss.. terusss... yak.. stop"). Curah hujan juga rendah. Amaaaaan. Palingan cuma kasus air antri untuk masuk ke dalam bumi.

2020.... jeng jeng.....

1Jan: di tengah perayaan pergantian tahun yg menurut orang sakti mandrabokir adalah haram.. banjir melanda Jakarta. Warga Jakarta yg lama gak menyapa si banjir, harus berkenalan lagi dan mulai akrab dengan banjir... muncul video "Air masuk ke dalam bumi... bukan dialirkan ke laut karena melanggar sunatullah"

25 Jan.. menjelang tahun baru imlek. Hujan besar lagi dan yakk.. banjir lagi dong. Ngungsi yu choi kata anak2 Jakarte...

Setelah itu wan aibon buat solusi 'cerdas' yaitu TOA. Di saat bersamaan ada 2 demo, satu menuntut class action oleh emak2 Jakarta, satunya si anggota DPD betina yg ajak2 jawara betawi yg bilang mendingan banjir air daripada banjir hutang (mau ngeledek si tukang kayu)

2 Feb, banjir menyapa lagi di hari minggu. Tapi cepat surut. Lagi rame2nya soal pohon2 di Monas yg ditebang dan hilang serta banjir di terowongan kemayoran yg ogah ditangani Pemda. Video banjir di Monas menghiasi medsos kita.

8 Feb, akhir pekan dini hari banjir kangen ama kita. Untung cepet surut sehingga sorenya sudah sebagian besar jalan bisa dilalui (walau masih ada yg tetap cukup dalam untuk dilintasi). Oh iya.. ini malem yg seharusnya kita makan lontong capgome... jadi batal deh makan lontong.

23 Feb banjir kembali hadir. YEAAAAAAYYYY! Mungkin karena di flyer2 kita suka sebut: "HADIRILAH.. DAN BANJIRILAH ACARA KKR INI... ". Sebagian rumah ibadat terpaksa membatalkan ibadah hari itu karena akses ke tempat mereka tertutup air. Saat yg sama lagi rame sama ucapan dungu si anggota kpai yg bilang kolam renang adalah media yg bisa membuat perempuan hamil. Kontan aja rame2 bilang... pak glue.. gadis Jekardah awas pada hamil pak. Udah 5 kali loh. Di Tipi masih aja ada puja puji kepada dewa mabok ini yg bilang: "Bersyukur aja deh warga Jakarta. Banjirnya di hari libur.."

25 Feb.. hari ini... tonight. Film Noah 6 diputar di bioskop2 kesayangan anda. NOH.. BANJIRNYA DI HARI KERJA. MAU NGOMONG APA LAGI PAK GEBLEK?

.... apakah masih ada susulan untuk melengkapi penderitaan rakyat Jakarta yg ketujuh kali?? Pak Jokowi.. apa bapak tega rakyat Jakarta ditempa sedemikian keras oleh penata kata? Kasian pak... jangan sampe banjir 13 kali pak... nanti Hakarta roboh kayak tembok Yerikho. Mungkin bapak bisa bantu menurunkan pemimpin yg kagak bisa kerja dan cuma poto2 dan maen tiktok doang??

Kalo presiden kagak tembus... oh Tuhan... tolonglah kami. "Mungkin ayat dan mayat telah dipakai untuk menaikkan beliau. Tolong jadikan dia mayat supaya kami bisa bacakan ayatnya", begitulah ada meme yg sempat beredar di medsos.

Saya sih setuju meme itu. Bagaimana dengan anda???

Henoch Wirawan

Copas: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2880970198661885&id=100002467989737

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1582588971734Antara/Wahyu Putro A  |  Banjir di Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta, Kamis (2/1/2020). Kawasan permukiman di Pasar Baru kembali terendam banjir pada Selasa (25/2) dini hari.

SitindaonNews.Com | Hujan yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Senin (24/2) dini hari hingga Selasa pagi menimbulkan genangan yang merendam permukiman warga di Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Pantauan Antara di Gang Kelinci II, Petak Arab, Pasar Baru, air sudah menggenangi permukiman warga setinggi 40 sentimeter (cm), padahal lokasi ini posisinya lebih tinggi dari permukiman warga di Gang Kelinci III.

Air naik dari pukul 03.40 WIB dari 20 cm perlahan bertambah naik menjadi 40 cm pada pukul 05.30 WIB. Pada 1 Januari 2020, kawasan permukiman warga di Gang Kelinci II dan III juga terendam banjir.

Begitu juga pada 24 Januari 2020, air setinggi 30 cm menggenang permukiman warga di Gang Kelinci III. Ketika itu, intensitas hujan tinggi mengguyur Jakarta dan sekitarnya.

Penyebab genangan diperkirakan, selain karena curah hujan yang turun sejak Senin malam hingga Selasa pagi, juga akibat luapan Sungai Ciliwung yang mengalir di sekeliling Pasar Baru. Luapan Sungai Ciliwung juga dikarenakan tinggi muka air yang terpantau di Pintu Air Manggarai mencapai level 945 cm atau siaga dua banjir dengan kondisi cuaca masih hujan.

Sejumlah warga di Gang Kelinci telah mengemasi barang elektronik dan barang rumah tangga lainnya supaya terhindar dari genangan.

"Duh saya sudah tidak bisa tidur dari jam 03.30 WIB, pikiran saya air bakal naik, ternyata benar naik," kata Mega, pemilik rumah di Gang Kelinci II.

Mega menyebutkan, hujan yang turun pada Ahad 23/2) juga sempat menggenangi rumahnya setinggi mata kaki (10 cm), namun tidak berlangsung lama. Air langsung surut dalam satu jam.

Mega telah memasang karung berisi pasir di depan pintu rumah dan pagar masuk rumahnya untuk menghalangi air masuk, namun upayanya sia-sia. Hingga berita ini diturunkan, hujan masih mengguyur Jakarta Pusat dengan intensitas ringan, sesekali hujan angin sempat menerjang kawasan ini.

Sumber: .republika.co.id

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault
Screenshot 20200225 071319
Sore awalnya berjalan biasa bagi Sudarwanto, warga Dusun Kembangarum, Desa Donokerto, Kecamatan Turi. Petani 37 tahun yang dipanggil Kodir oleh tetangganya ini bersiap memancing. Hampir setiap hari, dia memancing di Kali Sempor yang melintasi Dukuh, dusun di timur Kembangarum.
“Sudah menjadi kebiasaan, apalagi sehabis turun hujan deras di sini [Turi] atau di atas sana [Merapi] ikan-ikan akan banyak,” kata dia, Minggu (23/2/2020).
Kodir sudah turun ke kali sore itu. Namun, belum sempat ditaruhnya alat pancing, dia mendengar terdengar suara minta tolong. Puluhan murid SMPN 1 Turi yang mengikuti susur sungai di Kali Sempor terjebak arus yang deras.
“Saya langsung lari ke bawah, ternyata ada sekumpulan anak-anak dengan seragam Pramuka yang minta tolong, ada juga yang menangis, saya langsung terjun ke sungai,” kata Kodir.
Dia menjadi satu-satunya orang yang menyelamatkan puluhan siswa yang terjebaj arus deras tersebut.
“Saya mengambil tangga agar mereka bisa naik ke sisi sungai. Tangga juga saya pakai untuk menyeberangi Kali Sempor. Saat itu siswa yang hanyut kebanyakan wanita.”
Di hari nahas itu, kedalaman Kali Sempor yang biasanya hanya setengah meter menjadi sekitar dua meter.
“Anak-anak banyak yang nangis, saya sih maunya nolong semuanya, tapi apa boleh buat, saya hanya berusaha semaksimal mungkin, saya saja hampir tenggelam,” kata dia.
Kodir tak menghitung berapa jumlah siswa yang ia selamatkan di Kali Sempor. Yang dia ingat adalah suara tangisan dan wajah ketakutan. “Saya sedih kalau mengingat kejadian itu.”
Kodir menjadi viral di medsos setelah akun Facebook Antox King mengunggah penyelamatan siswa SMPN 1 Turi yang hanyut di Kali Sempor di Grup Facebook Mancing Mania Jogjakarta (MMJ)pada Sabtu (22/2/2020) pukul 17.53 WIB. Akun Antox King dimiliki oleh Sudianto, 43, tetangga Kodir di Kembangarum.
“Saya bagikan ke grup Facebook Mancing Mania Jogjakarta agar para pemancing lainnya terinsipirasi, sampai saat ini sudah ada 8.000 komen dan like, kebetulan saya dan Mas Kodir hobi mancing. Semoga kebaikan Mas Kodir menular kepada pemancing lainnya,” kata Sudianto.
0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20200224 123717

Pada akhirnya kebenaran akan mencari jalannya sendiri...

Suara hati pilu Ibu Jesika itu terbayarkan lunas. Orang keji itu akhirnya dipermalukan.

Anggota KPAI Siti Hikmawaty menerima karmanya atas fitnah keji yang dulu dilakukannya pada saya...

https://www.google.com/amp/s/m.antaranews.com/amp/berita/665532/kpai-ingatkan-jangan-terprovokasi-dugaan-malpraktik-anak-jessica

*****

Saya adalah ibu Jesika yg dimaksud Birgaldo Sinaga yg dua tahun lalu dengan sebuah pernyataan dr ibu sitti hikmawaty KPAI menghancurkan hati dan harapan saya utk mendapat keadilan...
dimana hatimu ibu...😭😭😭😭😭😭😭😭

1.Ibu menyatakan adam malik telah melakukan tugasnya sesuai prosedur padahal ibu tau mereka mengambil darah dr selangkangan anak saya tanpa minta izin dr saya org tuanya.

2. Ibu menyatakan anak sya dtg dlm kondisi parah berdasar rekam medis padahal ibu tau rekam medis sudah diragukan dan kami telah nyatakan kepada pihak kepolisian dgn bukti yg kami punya.

3. Ibu menyatakan anak saya menderita GBS sedangkan dokter Yazid saja yg menangani anak saya masih ragu menyatakan dia GBS maka saya disuruh ke adam malik utk cek lab.

4. Ibu menyatakan di media kami telah mediasi padahal itu bukan mediasi. Ibu bilang keterangan dokter yg menangani berbeda dgn keterangan kami maka ibu ingin menjumpakan kesaksian kami secara bersamaan.

Namun pada pertemuan itu ibu tidak membawa dokter dokter yg menangani anak saya. Ibu malah membawa pihak adam malik yg keberadaannya tidak ada pas saat kejadian.

Kalian ambil foto pertemuan itu seolah olah pertemuan itu bicara mediasi..lalu kalian umumkan telah ada mediasi.. Dan setelah berita itu terbit kami baru sadar kalau kami sudah terjebak😭😭😭...

5. Ibu menyatakan bahwa ada pihak ketiga yg mengambil keuntungan utk menekan rumah sakitseolah olah rumah sakit adalah korban.

Tahukah kamu ibu, sebenarnya kamulah pihak ketiga itu yg mengambil keuntungan dr saya dan membodohi saya sehingga saya terjebak dlm pertemuan itu.

Buktinya setelah pertemuan itu ibu tak sekalipun memberikan kelanjutan atas kasus ini. Saya korbannya ibu bukan rumah sakit😭😭.

Supaya ibu ketahui Tulang birgaldo adalah pihak ketiga yg mendengarkan jerit tangis kami utk mencari keadilan.

Dia dtg menghapus air mata kami dan berikan kami semangat utk mencari keadilan. Dua minggu tulang birgaldo disini mendampingi kami mencari keadilan dan kami tau pasti byk biaya yg sudah dikeluarkan.

Saat dia kembali ke jakarta niat hati kami ingin menggantikan biaya biayanya selama di medan tp dgn tulus ikhlas tulang birgaldo menolak amplop berisi uang yg kami berikan kepadanya.

Sampai sekrg saya bertanya tanya??

Apakah org sebaik ini yg ibu maksud pihak ketiga??? Apakah org sebaik ini yg ibu maksud mengambil keuntungan???

Lalu bagaimana dengan ibu sendiri????

Benar apa katamu tulang birgaldo, kebenaran akan mencari jalannya sendiri.

Orang orang yg curang dan tidak tulus di jalan yang benar akan dipermalukan dikemudian hari. Dua tahun yg lalu pernyataanya di media membuat hatiku hancur😭😭😭.

Mudah sekali ibu membuat pernyataan tanpa memikirkan apa yg terjadi akibat pernyataan pernyataan yg ibu buat itu 😡😡😡

Ibu Jesika Sianipar

Sumber: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2479003918979072&id=1820404924838978

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

41697b24 3a2c 4f93 99c9 54ec65c15523 169(Foto: Istimewa)

SitindaonNews.Com | MS (23) mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) nyaris jadi korban pemerkosaan sopir angkutan kota (angkot). Beruntung mobil angkot yang dikemudikan pelaku Syarif Hidayat (22) itu terperosok ke jurang.

Insiden itu terjadi pada Jumat (21/2) malam pukul 23.58 WIB di Jalan Proyek Cipining, Desa Pajagan, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang. Saat itu, MS menggunakan angkot jurusan Wado-Sumedang untuk pulang kampung ke Cirebon.

"Korban saat itu baru turun dari mobil Elf dan meminta kepada pelaku untuk mengantar ke bundaran Alam Sari Sumedang," ucap Kasubbag Humas Polres Sumedang AKP Dedi Juhana kepada detikcom, Sabtu (22/2/2020).

Pelaku menyanggupi untuk mengantar korban sesuai tujuan. Korban pun akhirnya naik ke mobil angkot berpelat nomor Z 1902 AV itu.

Namun di tengah perjalanan, pelaku justru menggunakan arah yang berbeda seperti biasanya.

"Di perjalanan pelaku membelokkan arah sehingga menuju ke jalan Cipining, Kecamatan Cisitu, lalu pelaku memberhentikan kendaraannya dan berusaha memperkosa korban dengan cara mengancam akan membunuhnya," ujar Dedi.

Beberapa kali upaya pelaku memperkosa korban gagal. Upaya pertama gagal saat ada lampu menyorot ke arah angkot itu. Alhasil, pelaku batal memperkosa korban dan melanjutkan perjalanannya.

"Kendaraan yang dikemudikan berlari dengan cepat,akhirnya angkot yang dikemudikan tersangka terporosok ke dalam jurang," ujarnya.

Pelaku berupaya kabur saat mobil masuk ke jurang. Namun dia justru diamankan warga yang kemudian menyerahkan ke Polsek Cisitu.

Akibat insiden ini, korban mengalami luka dan dilarikan ke puskesmas.

"Usai ditangani di Puskesmas-puskesmas Cisitu, untuk perawatan lebih lanjut korban harus dirujuk ke RSUD Sumedang," tutup Dedi

 

Sumber: detik.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1582254615Sebanyak tiga orang pekerja tewas setelah menara telekomunikasi roboh di Dusin IiI, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (20/2/2020). ( Foto: Ist )

SitindaonNews.Com | Sebanyak tiga orang pekerja tewas setelah menara telekomunikasi roboh di Dusun III, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (20/2/2020).

"Sebelum roboh, ketiganya sedang berada di atas menara. Mereka terjatuh dari atas ketinggian sekitar 42 meter," ujar Kepala Dusun III Desa Mekar Jaya, Poniman, Jumat (21/2/2020) pagi.

Poniman menyebutkan, identitas korban tewas adalah M Agus (25), warga Desa Paya Kerupuk, Kecamatan Tanjung Pura. Kemudian Linggom (25) dan Vijai (26), keduanya warga Desa Air Hitam, Kecamatan Tanjung Pura.

"Menara roboh karena pondasi tiang di bagian bawahnya diduga pecah karena tidak kuat menahan beban menara yang begitu tinggi. Korban yang tewas adalah pekerja pembuatan menara tersebut," katanya.

Peristiwa pekerja jatuh dari atas menara mengegerkan masyarakat sekitar. Warga langsung memberikan pertolongan dengan melarikan ketiga korban ke Rumah Sakit Bidadari di Langkat. Namun, ketiga pekerja itu akhirnya meninggal dunia.

Sumber: beritasatu.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

d031a4d8 172e 43d5 84d3 601f9f73de69 169

SitindaonNews.Com | Sekelompok ojek online terlibat keributan dengan debt collectordi Jl Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur. Polisi menyebut keributan tersebut dipicu masalah penarikan motor oleh debt collector terhadap salah seorang driver ojol.

"Dia ngaku ada dapat kuasa diberi kewenangan untuk narik motor," kata Kapolres Jaktim Kombes Arie Ardiyan saat dihubungi detikcom, Selasa (18/2/2020).

Arie menjelaskan, keributan itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB sore tadi di Jl Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur. Dua orang debt collector akan menarik motor milik seorang ojek online.

"Ketika penarikan terjadi, sedikit perselisihan, tapi tidak ada pemukulan di sana," katanya.

Driver ojek online ini merasa tidak terima motornya ditarik debt collector. Kejadian ini kemudian membuat teman-teman driver ojek onlineberkumpul di lokasi kejadian.

"Mereka, karena temennya diambil motornya tidak terima, karena merasa itu di luar prosedur sehingga ikut kumpul di situ," jelasnya.

Arie menyebut massa driver ojek onlinesempat mengerumuni debt collectortersebut. 

"Karena ini ojek online, sehingga ojek online yang lain ikut kumpul di sini kerubuti dua orang debt collector," tuturnya.

Polisi kemudian datang ke lokasi untuk menenangkan massa. Saat ini situasi di lokasi sudah aman dan terkendali

Sumber: detik.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault
1582070008155
 
SitindaonNews.Com Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar menyebut buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakni mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi berada di Jakarta. Bahkan Haris Azhar mengatakan Nurhadi saat ini tinggal di salah satu apartemen mewah di Jakarta. 

"KPK sendiri tahu bahwa Nurhadi dan menantunya itu ada di mana di tempat tinggalnya di salah satu apartemen mewah di Jakarta," kata Haris di kantor KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa, 18 Februari 2020.

Haris memastikan KPK sudah tahu lokasi tersebut. Namun anehnya penyidik lembaga antirasuah tak berani menangkap Nurhadi sebab disebut dilindungi sekelompok penjaga.

"Saya cek lapangan ternyata dapat proteksi yang cukup serius, sangat mewah proteksinya di apartemen. Apartemen itu enggak gampang diakses oleh publik. Lalu ada juga tambahannya dilindungi oleh pasukan yang sangat luar biasa itu," kata mantan Ketua Badan Pekerja KontraS tersebut.

Haris sendiri datang ke kantor KPK untuk mengkonfirmasi sebagai penasihat hukum salah satu saksi. Haris menyebut kliennya merupakan saksi mahkota perkara yang menjerat Nurhadi dan kemenakannya di KPK. 

“Hari ini saya datang ke KPK dalam kaitan dengan kasus dugaan TPPU atas nama Nurhadi. Jadi saya mendampingi whistleblower-nya, mengungkap kejahatannya," ujarnya.

Selain urusan itu, Haris mengaku mendampingi seorang bernama Wefan Paulus atau Paulus Welly Afandy. Dia disebut Haris merupakan saksi yang sedianya dipanggil penyidik pada Senin kemarin.

“Hari ini sudah datang menemani saksi lainnya lagi yang kontributif untuk pengungkapan kasus ini, atas nama Pak Wevan Paulus," kata Haris. 

Dikonfirmasi terpisah, Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengapresiasi kedatangan Haris Azhar ke KPK hari ini. Apalagi kata dia untuk memberikan informasi. Namun Ali belum bisa mengkonfirmasi kebenaran isu Nurhadi berada di apartemen mewah di Jakarta dibarengi penjagaan super ketat.
 
“Kami menyarankan saudara Haris Azhar untuk membeberkan secara terbuka di mana lokasi persembunyian Tersangka NH dan menantunya (Tsk RH) , serta menyebutkan siapa yang menjaganya secara ketat,” kata Ali Fikri melalui pesan singkatnya.

Dalam kesempatan sama, Ali kembali mengultimatum pengacara Maqdir Ismail untuk datang ke KPK untuk menyampaikan informasi keberadaan para tersangka yang disebutkan berada di Jakarta. 

”Jika benar saudra Maqdir adalah PH yang ditunjuk para tersangka maka saudara Maqdir diminta agar menyampaikan kepada kliennya supaya menyerahkan diri kepada penyidik KPK dan hadapi proses hukum, silakan PH buat pembelaan secara profesional,” kata Ali. 

Menurut Ali, pihaknya tidak akan segan-segan untuk menjerat siapa pun yang berusaha menghalangi-halangi penyidikan. Termasuk menyembunyikan para tersangka. 

”KPK tentu akan melakukan upaya penindakan tegas dan terukur sesuai prosedur hukum yang berlaku kepada pihak-pihak yang sengaja merintangi dan menghalangi penyidikan KPK dengan sengaja menyembunyikan dan atau mengetahui keberadaan para tersangka NH dan kawan-kawan tapi sengaja tak menginformasikannya kepada kepolisian terdekat atau penyidik KPK,” imbuhnya.

Sumber: viva.co.id
0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

5e4a5e01a9460Tangkapan layar dari sebuah unggahan mengenai seorang perempuan yang kecopetan laptop kemudian diganti dengan kertas 1 rim.

SitindaonNews.Com | Sebuah unggahan yang menyebutkan seorang penumpang bus kecopetan komputer jinjing atau laptop dalam tasnya dan diganti dengan kertas sebanyak satu rim, viral di media sosial Twitter, Minggu (16/2/2020).

Unggahan tersebut dibagikan oleh pemilik akun Twitter @aqillazi.

Hingga saat ini Senin (17/2/2020) pukul 14.30 WIB, unggahan tersebut telah di-retweet lebih dari 3.000 kali dan disukai lebih dari 3.000 kali pula.

Dalam unggahannya, @aqillazi menuliskan "KECOPETAN LAPTOP DIGANTI KERTAS 1RIM. BUS NUSANTARA, RUTE MALANG-PATI-SEMARANG.

Bisa dibaca sebagai pembelajaran biar ga ada lagi yang kayak saya. Dan siapa tau ada yang bantu nemukan laptop saya ini dimanapun".

" data-iframe-title="Twitter Tweet" data-scribe="page:tweet" data-twitter-event-id="1">
" data-tweet-id="1228972459669377025" data-scribe="section:subject">
 

KECOPETAN LAPTOP DIGANTI KERTAS 1RIM.
BUS NUSANTARA, RUTE MALANG-PATI-SEMARANG.

Bisa dibaca sebagai pembelajaran biar ga ada lagi yang kayak saya. Dan siapa tau ada yang bantu nemukan laptop saya ini dimanapun.

From this To this

View image on TwitterView image on Twitter
 
4,725 people are talking about this
 
 

Konfirmasi Kompas.com

Guna mencari tahu bagaimana ceritanya, Kompas.com menghubungi pemilik akun Twitter yang bernama Aqilla Firdhauzi tersebut.

Ia mengatakan, kejadian yang ia alami tersebut terjadi ketika dirinya menaiki bus Nusantara jurusan Malang-Semarang pada 11 Februari 2020.

Aqilla menjelaskan, saat itu ia menaiki bus tersebut karena ingin pergi ke Pati, Jawa Tengah.

"Iya itu memang benar yang mengalami saya sendiri, saat itu saya kehilangan laptop pas lagi di dalam bis," katanya saat dihubungi Kompas.com, Senin (17/2/2020).

Kronologi

Ia mengungkapkan, saat itu dirinya naik bus Nusantara dari Malang menuju Pati dengan keberangkatan pada Selasa, 11 Februari 2020 sekitar pukul 19.30 WIB.

 

"Saya duduk di bangku nomor 29. Sebelahku kosong dan depanku ada 2 orang. Tasku aku taruh di depan kaki. Aku yakin enggak ngambil pas ini malingnya," papar dia.

Kemudian, imbuhnya, pada pukul 24.00 WIB, bus yang dinaikinya tersebut singgah di salah satu rumah makan di Tuban, Jawa Timur.

Setelah itu, ia turun untuk makan dan meninggalkan tasnya di atas kursi.

Namun, sesampainya di pintu masuk rumah makan, ia ditanya oleh petugas rumah makan untuk menunjukkan tiket busnya.

Karena baru pertama kali naik bus jarak jauh, dirinya pun tidak mengetahui soal aturan itu. Aqila pun langsung kembali ke dalam bus untuk mengambil tiket yang sebelumnya ia taruh di dompetnya.

Sewaktu mengambil tiket tersebut, dirinya melihat dua penumpang yang tidak turun untuk makan bersama dengan penumpang lainnya.

Tanpa berpikir panjang, ia langsung turun dari bus dan makan malam sekitar 30 menit.

"Waktu itu aku lihat ada dua cewek yang enggak turun makan. Duduknya di jajaran kursi depan semua. Karena pada tidur aku enggak curiga sama sekali," kata Aqilla.

Selesai makan, ia kembali lagi ke bangku tempat duduknya di dalam bus.

Bungkusan plastik

"Enggak ngerasa aneh juga seh waktu itu, karena ya memang enggak ada yang aneh di tasku. Tetap terasa berat," jelasnya lagi.

 

Setelah perjalanan, ia pun tiba di Pati, Jawa Tengah pada Rabu, 13 Februari 2020 sekitar pukul 05.00 WIB.

Namun sebelum turun dari bus, ia tidak melakukan pengecekan karena merasa beban tasnya masih sama dan tidak berkurang sedikit pun. 

"Tapi, pas mau kerja dan mau ambil laptop, saya kaget saat ada bungkusan plastik item seperti barang yang mau dipaket. Rapi banget bungkusnya. Ternyata itu kertas seberat satu rim," katanya lagi.

Aqilla pun menyayangkan respons yang kurang menyenangkan dari pihak bus terkait hilangnya laptop miliknya tersebut sewaktu dalam perjalanan. 

Selain itu, ia juga tidak akan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib.

"Enggak deh kayaknya. Dari tanggal 12 aku tahu laptopku ilang itu pikiranku cuman gimana ini nyelesein pesenan klienku yang udah masuk. Mana sebagian udah aku kerjain juga, tinggal nyetak," terang Aqilla.

Diketahui, Aqilla bekerja sebagai frelancedesigner dan ilustrator.

Terlebih lagi, kata Aqilla, laptop tersebut sudah seperti bagian dari nyawanya sendiri.

Sumber: kompas.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1582060757215Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Senin (17/2/2020).

SitindaonNews.Com | Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) mengaku telah menerima laporan dugaan korupsi terkait persoalan tanah yang melibatkan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, KPK mendapat laporan tersebut pada Kamis (13/2/2020) lalu dari masyarakat Sumatera Utara.

"Benar, KPK melalui persuratan telah menerima satu berkas laporan dari masyarakat Sumatera Utara pada tanggal 13 Februari 2020," kata Ali kepada wartawan, Selasa (18/2/2020).

Ali mengatakan, KPK baru menerima berkas tersebut dan belum melakukan tindaklanjut atas laporan itu.

Namun, Ali tidak mau mengungkap identitas masyarakat Sumatera Utara yang melaporkan Edy tersebut beserta detil pelaporannya.

"Adapun siapa pelapor dan terlapornya serta terkait apa, sesuai ketentuan yang berlaku, saat ini kami tidak bisa menginformasikannya," kata Ali.

Dikutip dari Tribun-Medan.com, Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi berencana melaporkan enam orang yang menuding dirinya melakukan korupsi terkait soal penerbitan surat perintah pembayaran (SPP) lahan eks Hak Guna Usaha PT Perkebunan Nusantara II.

Menurut Edy, perilaku ke enam orang ini sudah merujuk terhadap pencemaran nama baik dirinya.

Diketahui, enam orang warga Sumut melaporkan Edy Rahmayadi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, pada beberapa hari lalu.

"Kita laporkan baliklah, sudah pasti pencemaran baik itu," ujar Edy menjawab wartawan di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Senin (17/2/2020) kemarin.

Keenam warga itu disebut melaporkan Gubernur Sumut, Dirut PTPN II hingga Menteri ATR atas dugaan korupsi dan/atau gratifikasi dan perdagangan kekuasaan untuk kepentingan masing- masing atas penerbitan surat perintah pembayaran (SPP) lahan eks Hak Guna Usaha PTPN II.

Sumber: kompas.com

0
0
0
s2sdefault

Login Form