fbpx

0
0
0
s2sdefault

1589778960462Presiden Joko Widodo blusukan ke Johar Baru, Jakarta Pusat, Senin (18/5/2020).(Kompas TV)

Presiden Joko Widodo, Senin (18/5/2020), melakukan blusukan ke Johar Baru, Jakarta Pusat.

Presiden Jokowi ingin mengecek langsung penyaluran sembako pada masyarakat setempat.

Seperti disiarkan Kompas TV, Presiden Jokowi dan rombongan sudah tiba di lokasi sekitar pukul 08.55 WIB.

Terlihat kendaraan dinas RI 1 diparkir di depan sebuah gang.

Polisi Militer dan Paspampres juga terlihat berjaga. Namun, tak terlihat ada kerumunan warga.

Berdasarkan agenda resmi, di dalam gang itu Kepala Negara mengunjungi kantor sekretariat Rukun Warga (RW) 07/I Kelurahan Johar Baru, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat.

Setelah selesai, Presiden Jokowi yang mengenakan kemeja putih memberi keterangan pers kepada awak media yang menunggu di depan gang.

"Pagi ini saya ingin memastikan penyaluran sembako, khususnya di Jabodetabek, dan tadi saya melihat masyarakat sudah menerima bantuan kesatu sudah menerima, kedua sudah menerima kemarin, serta hari ini bantuan ketiga sudah diterima," kata Jokowi.

"Sudah yang ketiga dan kita harapkan menjadi cepat dan lebih lancar lagi," sambung dia.

Dalam blusukan ini, Presiden Jokowi didampingi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy serta Menteri Sosial Juliari Batubara.

Sumber: kompas.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

265fcc7c 83e5 49dd b232 2817e63e2c37 169Foto: Maskapai Penerbangan Lion Air. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

SitindaonNews.Com | Indonesia National Air Carriers Association (INACA) mengungkap industri penerbangan kian memasuki masa yang sangat sulit karena wabah corona atau covid-19. Sehingga para maskapai sudah mulai melakukan kebijakan merumahkan karyawan hingga PHK. Bahkan sebagiannya akan tidak beroperasi karena bangkrut.

Sebagai contoh dampak corona begitu nyata bagi maskapai penerbangan, misalnya Lion Air. Maskapai ini harus menutup penerbangan dalam dan luar negerinya karena corona, antara lain penerbangan ke China dan Wuhan, penerbangan umrah yang dibatalkan, penerbangan dari dan ke Malaysia, penerbangan domestik ke Papua dan lainnya. Tentu ini juga terjadi dengan maskapai penerbangan lainnya.

Ketua Umum INACA Denon Prawiratmadja, menjelaskan bahwa untuk mengurangi kerugian yang derita, beberapa waktu belakangan ini, sejumlah maskapai penerbangan telah melakukan langkah antisipasi.

Sejumlah langkah diambil, terutama untuk memilih memilih opsi tutup operasi. Selain itu, maskapai nasional juga mulai merumahkan atau melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawannya baik bagi pilot, awak kabin, teknisi dan karyawan pendukung lainnya.

Dia mencatat, sejak awal bulan Maret 2020 ini terjadi penurunan jumlah penumpang yang sangat drastis.

Alhasil, semua maskapai penerbangan sudah mengurangi jumlah penerbangan baik rute dan frekuensinya sampai dengan 50% atau lebih.

"Diramalkan apabila penuntasan pandemi Covid-19 semakin tidak pasti hal ini akan membuat industri penerbangan semakin terpuruk bahkan sebagiannya akan tidak beroperasi karena bangkrut," kata Denon dikutip Jumat (27/3).

Untuk menyelamatkan industri penerbangan agar tetap eksis, baik saat ini maupun saat recovery nanti apabila pandemi Covid-19 sudah tuntas, maka INACA saat ini sudah dan akan meminta sejumlah keringanan maupun insentif kepada Pemerintah.

"Yang kami harapkan adalah penundaan pembayaran PPh, penangguhan bea masuk impor suku cadang, penangguhan biaya bandara dan navigasi yang dikelola BUMN, pemberlakuan diskon biaya bandara yang dikelola Kementerian Perhubungan, dan perpanjangan jangka waktu berlakunya pelatihan simulator maupun pemeriksaan kesehatan bagi awak pesawat," katanya.

Ia sangat menyadari bahwa wabah covid-19 ini melumpuhkan hampir semua aktivitas perekonomian. Namun menurut Denon industri penerbangan nasional sangat terpuruk.

Jika tidak ada respon positif dari pemerintah yang cepat maka dipastikan akan PHK besar-besaran akan berlanjut. Sayangnya, persoalan PHK ini dia tak merinci sudah sejauh apa jumlah yang dilakukan maskapai nasional.

"Dampaknya bukan hanya di industri penerbangan itu sendiri tapi juga untuk industri pendukungnya baik hilir maupun hulu seperti bengkel pesawat, ground handling, dan agen perjalanan yang terlibat. Untuk ini, INACA sangat mengharapkan respon positif dari Pemerintah yang cepat untuk menghindari gelombang perumahan dan PHK yang tidak bisa dihindari tersebut," urainya.

Sumber: cnbcindonesia.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1583748858636Ilustrasi kalender kerja. shutterstock.com

SitindaonNews.Com | Cuti bersama 2020 yang semula ditetapkan sebanyak 20 hari bertambah menjadi 24 hari. Keputusan itu disampaikan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy seusai rapat dan penandatanganan Surat Keputusan Bersama tiga menteri tentang hari libur nasional dan cuti bersama 2020.

"Pemerintah memutuskan menambah empat hari cuti bersama di tahun 2020. Ditetapkan dengan Surat Keputusan Bersama yang ditandatangani oleh Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi," kata Muhadjir Effendy di kantornya, Jakarta, Senin, 9 Maret 2020.

Surat Keputusan Bersama yang diteken oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo; Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah; dan Menteri Agama Fachrul Razi itu menambah empat hari libur nasional di tanggal 28-29 Mei 2020 sebagai cuti bersama Idul Fitri, 21 Agustus sebagai cuti bersama Tahun Baru Hijriyah, dan 30 Oktober sebagai cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW.

Muhadjir Effendy menjelaskan penambahan hari libur ini diharapkan memberi dampak positif peningkatan perekonomian nasional. "Maka hari libur bisa dimanfaatkan semua pihak," kata Muhadjir seraya menepis penambahan libur tersebut disebabkan wabah virus corona.

Berikut detail tanggal Libur Nasional dan Cuti Bersama 2020

  • Rabu, 1 Januari 2020: Libur Tahun Baru
  • Sabtu, 25 Januari 2020: Libur Tahun Baru Imlek
  • Sabtu, 22 Maret 2020: Isra Miraj Nabi Muhammad SAW
  • Rabu, 25 Maret 2020: Hari Raya Nyepi
  • Jumat, 10 April 2020: Wafat Isa Al Masih
  • Jumat, 1 Mei 2020: Hari Buruh Internasional
  • Jumat, 7 Mei 2020: Hari Raya Waisak
  • Jumat, 21 Mei 2020: Kenaikan Isa Al Masih
  • Ahad-Senin, 24 - 25 Mei 2020: Hari Raya Idul Fitri
  • Jumat, Selasa-Jumat, 22, 26-29 Mei 2020: Cuti bersama Idul Fitri
  • Senin, 1 Juni 2020: Hari Kesaktian Pancasila
  • Jumat, 31 Juli 2020: Hari Raya Idul Adha
  • Senin, 17 Agustus 2020: Hari Kemerdekaan RI
  • Kamis, 20 Agustus 2020: Tahun Baru Hijriyah
  • Jumat, 21 Agustus 2020: Cuti bersama Tahun Baru Hijriyah
  • Kamis, 29 Oktober 2020: Maulid Nabi Muhammad SAW
  • Jumat, 30 Oktober 2020: Cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW
  • Jumat, 24 Desember 2020: Cuti bersam Natal
  • Jumat, 25 Desember 2020: Hari Natal

Sumber: cantika.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

33206834801Ilustrasi Penerbangan Internasional(Shutterstock)

SitindaonNews.Com | Penumpang pesawat di seluruh dunia mengalami penurunan akibat wabah virus corona (covid-19). Hal tersebut menyebabkan puluhan ribu pekerja maskapai penerbangan dirumahkan, setidaknya untuk sementara waktu.

Dikutip dari CNN, Senin (9/3/2020), beberapa maskapai penerbangan pun sudah meminta pegawainya untuk mengambil libur atau mengurangi besaran upah yang dibayarkan atau mengambil cuti tak berbayar.

Namun demikian, hingga saat ini, belum ada maskapai yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara permanen kepada pegawainya.

Namun demikian, beberapa perusahaan telah melakukan penghentian sementara.

Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) mencatatkan setidaknya terdapat 2,95 juta karyawan maskapai di seluruh dunia. Sekitar 462.000 di antaranya berada di Amerika Serikat.

Dengan demikian, jika terdapat penurunan jumlah pekerjaan sebesar 5 persen di industri penerbangan bisa mengakibatkan 150.000 orang kehilangan pekerjaan di seluruh dunia, dan lebih dari 20.000 orang di Amerika Serikat.

Misalnya saja maskapai penerbangan asal Hong Kong Cathay Pacific yang telah meamngkas rute penerbangannya hampir 40 persen.maskapai penerbangan tersebut harus merumahkan 33.000 pegawainya dengan menandatangani perjanjian cuti tak diupah selama 3 pekan hingga sebelum akhir Juni. Pasalnya, Cathay telah mengalami kesulitan sejak sebelum wabah virus lantaran aksi massa yang terjadi di Hong Kong tahun lalu.

"Menjaga ketersediaan uang tunai adalah kunci untuk melindungi bisnis kami," tulis Catahay dalam keterangan tertulis mereka.

"Kami telah melakukan berbagai langkah untuk mencapai di titik ini," tambah mereka.

Adapun maskapai penerbangan Jerman, Luthfansa juga tengah melakukan diskusi dengan serikat pekerja untuk menghindari PHK, antara lain mengurangi jam kerja karyawan. Beberapa karyawan telah mendaftar untuk melakukan cuti sukarela tanpa upah.

Sebagai catatan, Luthfansa baru saja mengumumkan kemerosotan jumlah penumpang hingga 50 persen dalam beberapa pekan ke depan.

Adapun maskapai penerbangan asal Dubai, Emirates yang bergantung pada rute penerbangan internasional juga mendorong karyawannya untuk secara suka rela mengajukan cuti.

Adapun maskapai penerbangan asal Amerika Serikat seperti United Airlines dan JetBlue baru saja mengumumkan pemangkasan jadwal penerbangan akibat permintaan yang merosot tajam. Keduanya juga mengatakan bakal menyesuaikan jumlah karyawan.

Sumber: kompas.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

8528aa02 3faf 4de5 917e fd9445ba8a2d 169Ilustrasi penodongan (foto internet) 

SitindaonNews.Com | Pria bernama Siharma Silalahi mengaku diancam sekelompok pria di Pasar Enggang, Perumnas Mandala, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Siharma kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Informasi yang dihimpun detikcom, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (2/3/2020) sekitar pukul 04.30 WIB. Saat itu, korban sedang bekerja menjaga pasar dan sedang berada di dalam sebuah kedai.

Kemudian, datang sekelompok pria, sekitar empat orang, membuka rolling door kedai sambil berteriak menanyakan seseorang. Para pria itu kemudian keluar dari kedai.

Saat korban menghampiri sekelompok pria tersebut, salah seorang di antaranya malah menodongkan pistol ke arah korban. Melihat kejadian itu, teman korban yang ada di lokasi langsung melerai.

Namun, salah seorang dari antara mereka malah mencekik korban hingga jatuh. Kepala korban pun sempat diinjak.

Korban selanjutnya membuat laporan ke Polsek Percut Sei Tuan pada Kamis (5/3). Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Aris Wibowo membenarkan laporan terkait kasus tersebut.

"Laporannya betul. Sementara masih penyidikan," kata Kompol Aris.

Sumber: detik.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

rumah di gang mandor kelurahan beringin medan selayang kembali terendam banjirRumah di Gang Mandor Kelurahan Beringin, Medan Selayang kembali terendam banjir hingga hanya menyisahkan atap rumah, Sabtu (15/2/2020). - TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURU

SitindaonNews.Com | Puluhan rumah di Gang Mandor Kelurahan Beringin, Medan Selayang kembali terendam banjir hingga hanya menyisahkan atap rumah, Sabtu (15/2/2020).

Amatan, Tribun hujan deras yang terjadi sejak malam Jumat (14/2/2020) telah membuat Sungai Babura meluap dan merendam ratusan rumah.

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20191128 184834Batu yang disebut pork stone atau batu babi. (Feedy TV)

Seorang pria dengan tampilan sederhana ditertawakan teman-temannya saat ia menemukan batu mirip daging babi. Karena penasaran dan menganggapnya antik, ia bersikeras untuk menggali lebih dalam dan membawa batu antik itu pulang.

Tak ada orang yang tahu nasib seseorang setelah melihat kejadian ini.

Seorang petani di Wuyuan County, Provinsi Jiangxi, China mendapatkan rezeki nomplok dari batu antik yang ia temukan.

Batuan tersebut sangat mahal karena keberadaannya yang langka. Ia ternyata menemukan apa yang disebut dengan ''pork stone'' atau ''batu babi'', dengan berat 45 kilogram.

Pria itu mengatakan bahwa dia bekerja di sebuah pabrik di gunung dan secara tidak sengaja menemukan batu ini.

Awalnya, karena penasaran ia memutuskan untuk menggalinya. Tak diduga, batu antik ini sangat berat dan terpendam di tanah yang cukup dalam.

Petani lokal China menemukan batu babi. (Feedy TV)
Petani lokal China menemukan batu babi. (Feedy TV)

Saat menggali dan membawanya pulang, pria ini ditertawakan teman-temannya karena repot-repot membawa batu yang berat. Teman-temannya menilai batu itu tidak berharga dan hanya batu biasa.

Pria ini berbeda pendapat dan menilai batu itu terlihat seperti potongan daging babi sehingga menurut pria itu batuan tersebut sangat unik.

Menurut ilmuwan, batuan yang sangat khusus ini sangat mirip dengan lapisan pinggang daging babi dan keberadaannya sangat langka.

Bagaimana tidak, batu babi ternyata berasal dari era Jurassic, zaman dinosaurus yang berumur 100 juta tahun lalu.

Lapisan batu babi terlihat halus di permukaannya karena terbuat dari batuan sedimen, silikon, atau metamorf.

Ilustrasi potongan pork stone. (DH Gate)
Ilustrasi potongan pork stone. (DH Gate)

Dikutip dari Feedy TV, batuan antik ini akhirnya laku dijual seharga 150 ribu dolar AS atau Rp 2,1 miliar.

Sepertinya setelah pria ini pulang, teman-temannya tidak akan berani menertawakannya. Spesimen ini diketahui juga dimiliki oleh Istana Taipei di Taiwan.

Para kolektor dan ilmuwan pernah memamerkan batuan unik ini di Beijing International Tourism Expo pada tahun 2015.

Bahkan potongan batu babi dengan ukuran kecil bisa bernilai sekitar 20 ribu poundsterling atau Rp 387 juta di pasar internasional.

Baca Artikel Asli Disini

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20191121 143753

Cerita Warga Kopilot Wings Air Gantung Diri Karena Dipecat

"Kan bingung, sudahlah dipecat, terus ada tuntutan Rp 7,5 miliar, kata dia. Namun, Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala justru menyalahkan korban.

Nicolaus Anjar Aji Suryo Putro (29), kopilot pesawat maskapai Wings Air, tewas gantung diri di rumah kontrakan Jalan Rawa Lele, Gang Melati I RT7/RW10, Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Senin (18/11).

Aji diduga gantung diri lantaran depresi setelah dipecat dari perusahaan tempatnya bekerja.

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20210222 150455Mobil Minibus Avanza tabrakan maut dengan bus Intra

SitindaonNews.Com | Peristiwa tabrakan maut antara minibus Avanza BK 1697 QV dengan bus penumpang  Intra BK 7091 TL yang terjadi kemarin hari Minggu, 21/2/21 pukul 20.30 WIB di jalan lintas Sumatera, Tebing Tinggi - Pematang Siantar Km.89-90 Ds. Gunung Kataran Pabatu Kec.Tebing Tinggi Kab.Serdang Bedagei Sumatera Utara. 

Kronologis tabrakan maut antara Mobil Avanza BK.1697.QV kurang hati2 dengan kecepatan tinggi hilang kendali datang dari arah P.Siantar menuju ke Tebing Tinggi tidak memperhatikan mobil bus Intra Bk. 7091.TL yg datang dari arah berlawanan, sehingga terjadi kecelakan tabrakan laga kambing.. 

Adapun mobil Avanza tersebut dengan penumpang dan pengemudi sebanyak 9 orang diantaranya 3 orang laki² dan 6 orang perempuan dilaporkan semuanya meninggal dunia di tempat kejadian perkara. :

Berikut nama² korban:
1. Nama : Fahrul Hanafi (laki2)
Tgl Lahir : Medan, 19.3.1998
Pekerjaan : Mahasiswa
Alamat : Dsn.IX Kenangan Ds.Laut Dendang Percut Sei Tuan Kab.Deli Serdang
(Pengemudi)

2. Nama : Arzita Haulani (Perempuan)
Tgl Lahir : Medan,
Pekerjaan : Mahasiswa
Alamat : Dsn.IX Kenangan Ds.Laut Dendang Percut Sei Tuan Kab.Deli Serdang

3. Nama : Fiqih Anugrah (Laki-laki)
Tpt/Tgl Lahir : Laut Dendang, 4-11-2002
Pekerjaan : Pelajar
Alamat : Dsn.IX Kenangan Ds.Laut Dendang Percut Sei Tuan Kab.Deli Serdang

4. Nama : Rafika Anggreyani Nasution
Tpt/Tgl Lahir : Laut Dendang, 7-3-2001
Pekerjaan : Mahasiswa
Alamat : Dsn.IX Kenangan Ds.Laut Dendang Kec.Percut Sei Tuan Kab.Deli Serdang

5. Nama : Nadila Anggreyani Nasution ( Perempuan)
Tpt/Tgl Lahir : Laut Dendang, 22-9-2003
Pekerjaan : Pelajar
Alamat : Dsn.IX Kenangan Ds.Laut Dendang Percut Sei Tuan Kab.Deli Serdang

6. Nama : Nur Annisa ( Perempuan)
Tpt/Tgl Lahir : Pematang Siantar, 28-3-1998
Pekerjaan : Mahasiswa
Alamat : Dsn.IX Kenangan Ds.Laut Dendang Percut Sei Tuan Kab.Deli Serdang

7. Nama : Isma Al Janah ( Perempuan)
Tpt/Tgl Lahir : 23 Tahun
Pekerjaan : Mahasiswa
Alamat : Dsn.IX Kenangan Ds.Laut Dendang Percut Sei Tuan Kab.Deli Serdang

8. Nama : Juwita Asri Sormin ( Perempuan)
Tpt/Tgl Lahir : 19 Tahun
Pekerjaan : Pelajar
Alamat : Dsn.IX Kenangan Ds.Laut Dendang Percut Sei Tuan Kab.Deli Serdang

9. Nama : Ahmad Ridho Zaki Nasution ( Laki-laki)
Tpt/Tgl Lahir : Laut Dendang, 15-04-2004
Pekerjaan : Pelajar
Alamat : Dsn.IX Kenangan Ds.Laut Dendang Percut Sei Tuan Kab.Deli Serdang

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20210222 130142

SitindaonNews.Com | Polisi menetapkan dua orang berinisial RS (43) dan SP (42) sebagai tersangka perdagangan bayi di Kota Medan yang berhasil diungkap beberapa waktu lalu.

RS dan SP ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil pengembangan dari tersangka A (42) yang terlebih dahulu diamankan.

"RS dan SP berprofesi sebagai bidan. Penetapan tersangka setelah dilakukan gelar," kata Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Sumut AKBP Simon P Sinulingga, di Medan, Jumat.

Saat mengamankan kedua tersangka, petugas menemukan bayi berusia tiga minggu yang selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Total sudah dua bayi yang berhasil diamankan dari para tersangka.

Ia menjelaskan bahwa tersangka SP berperan menjual bayi pada tersangka RS.

Kemudian RS menjualnya kepada tersangka A. "Ada bukti transfer sebesar Rp13 juta dan tersangka juga sudah mengakui. Ini sindikat penjualan bayi. Kami masih terus dalami untuk membongkar kasus ini," tuturnya.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengembangan untuk mencari keberadaan orang tua bayi.

"Apakah bayinya dijual, diculik atau apa, kita kan belum tahu. Semoga orang tua bayi ditemukan," ujarnya.

Sebelumnya, Subdit IV/Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara mengungkap perdagangan bayi di kawasan Asia Mega Mas, Kota Medan pada Senin (15/2).

Petugas mengamankan tersangka A beserta barang bukti berupa dua handphone, uang Rp3.682.000, KTP dua lembar, SIM dan STNK motor.

Sumber: jpnn.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

6030c45212fa4Kapal motor penyeberangan (KMP) Bili yang beropeasi di Dermaga Perigi Piai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar) terbalik atau tenggelam, Sabtu (20/2/2021) sekitar pukul 14.00 WIB. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Yopi Haryadi membenarkan peristiwa tersebut. Menurut dia, saat ini tim masih dalam perjalanan ke lokasi.(KOMPAS.COM/HENDRA CIPTA)

SitindaonNews.Com | Tim penyelamat diterjunkan untuk mencari kemungkinan adanya korban dalam musibah terbaliknya Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Bili di Dermaga Perigi Piai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat ( Kalbar), Sabtu (20/2/2021) pukul 14.00 WIB.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Yopi Haryadi menuturkan, tim belum mengetahui penyebab terbaliknya kapal tersebut. Timnya sedang fokus pada upaya pencarian.

"Kami belum mengetahui pasti penyebabnya. Saat ini, tim gabungan fokus untuk mencari apakah masih terdapat korban yang terjebak di kapal tersebut dan belum sempat menyelamatkan diri," terang Yopi, melalui keterangan tertulisnya, Sabtu sore.

Yopi menerangkan, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi cukup cepat.

"Kejadiannya cukup cepat, tim penyelamat kami dari Pos Sintete sudah menuju lokasi kapal feri terbalik tersebut," ujar Yopi.

Pihaknya belum mengetahui apakah ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Yopi memastikan, pembaharuan informasi selanjutnya akan disampaikan sesegera mungkin.

"Saat ini kami fokus kepada korban. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan nanti," ujar Yopi.

Yopi menuturkan, tim penyelamat Pos Sintete bergerak menuju Dermaga Perigi Piai dengan menggunakan rigid inflatable boat, dilengkapi dengan peralatan medis, peralatan navigasi, peralatan komunikasi, peralatan evakuasi, peralatan selam dan alat pelindung diri Covid-19.

“Unsur yang terlibat Pos Sintete, KSOP Sintete, Polsek Tebas, Tagana Tebas dan masyarakat,” tutup Yopi.

Sumber: kompas.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

5ea93f5ee2e87Ilustrasi Uang

SitindaonNews.Com | Ratusan warga di tiga desa Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mendapat "durian runtuh" setelah menjual tanah mereka ke PT Pertamina.

Lahan yang dijual itu masuk dalam proyek pembangunan kilang minyak new grass root refinery (NGRR) Pertamina yang bekerja sama dengan perusahaan asal Rusia.

Warga yang mendapat "durian runtuh" itu berasal dari tiga desa, Desa Sumurgeneng, Desa Wadung, dan Desa Kaliuntu.

Setelah menerima uang ganti untung pembebasan lahan, masing-masing warga punya cara sendiri menikmati uang tersebut.

Sebagian besar memborong mobil, membeli tanah, dan membangun rumah. Beberapa di antara mereka juga merenovasi rumah dan menyimpan uang di bank.

Salah satu warga Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Sodir merupakan salah satu di antara ratusan orang yang menjual lahan kepada PT Pertamina.

Lahan Sodir yang terkena pembebasan seluas 10 meter persegi x 200 meter persegi. Lalu pekarangan rumahnya seluas 17 meter persegi x 70 meter persegi.

Dari luas tanah itu, Sodir mendapat uang sebanyak Rp 4 miliar.

Tetapi, bukannya merasa untung, Sodir justru merasa tekor.

"Kalau dihitung ya tekor, tanahnya dibeli harganya Rp 600.000 awalnya, kalau beli tanah lagi di tempat lain harganya naik," kata Sodir saat ditemui Kompas.com, Rabu (17/2/2021).

Sodir telah mencoba membeli tanah di desa tetangga, tetapi harganya lebih mahal ketimbang biaya pembebasan yang didapat dari PT Pertamina.

"Bahkan, sekarang harga tanah Rp 1,5 juta per meternya," kata Sodir.

Tak pernah menolak
Sodir merupakan salah satu warga yang sejak awal menerima lahan dan rumahnya dibebaskan untuk pembangunan kilang Pertamina.

Ia pun harus pindah ke tempat lain. Karena tak ada penolakan, proses pembayaran pembebasan lahan sudah lebih awal dan tidak ada kendala.

Sodir mengaku, dirinya hanya mengikuti arahan dari pemerintah desa bahwa lahan dan rumahnya masuk dalam wilayah proyek pembangunan kilang.

"Saya tahunya waktu itu tanahnya dibeli dan rumahnya disuruh pindah, ya pindah saja yang penting dikasih uang," terang Sodir.

Baca juga: Warga Tuban Borong 176 Mobil Bersamaan, Sutrisno: Biar Viral, Biar Ketemu Sama Pak Presiden

Proyek pembangunan kilang minyak NGRR Pertamina yang berada di Kecamatan Jenu itu menelan dana USD 15 miliar hingga USD 16 miliar atau sekitar Rp 225 triliun.

Proyek kilang minyak di Tuban ditargetkan beroperasi pada 2024 memiliki luas mencapai 821 hektar lahan darat yang terdiri dari 384 hektar lahan warga, sisanya adalah lahan KLHK seluas 328 hektare dan lahan Perhutani 109 hektare.

Untuk kebutuhan lahan darat, tersebar di Desa Kaliuntu enam bidang, 562 bidang di Wadung, 566 bidang di Sumurgeneng, Perhutani satu bidang, dan di KLHK satu bidang.

Sumber: -kompas-com

0
0
0
s2sdefault

Login Form