fbpx

0
0
0
s2sdefault

rumah di gang mandor kelurahan beringin medan selayang kembali terendam banjirRumah di Gang Mandor Kelurahan Beringin, Medan Selayang kembali terendam banjir hingga hanya menyisahkan atap rumah, Sabtu (15/2/2020). - TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURU

SitindaonNews.Com | Puluhan rumah di Gang Mandor Kelurahan Beringin, Medan Selayang kembali terendam banjir hingga hanya menyisahkan atap rumah, Sabtu (15/2/2020).

Amatan, Tribun hujan deras yang terjadi sejak malam Jumat (14/2/2020) telah membuat Sungai Babura meluap dan merendam ratusan rumah.

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20191128 184834Batu yang disebut pork stone atau batu babi. (Feedy TV)

Seorang pria dengan tampilan sederhana ditertawakan teman-temannya saat ia menemukan batu mirip daging babi. Karena penasaran dan menganggapnya antik, ia bersikeras untuk menggali lebih dalam dan membawa batu antik itu pulang.

Tak ada orang yang tahu nasib seseorang setelah melihat kejadian ini.

Seorang petani di Wuyuan County, Provinsi Jiangxi, China mendapatkan rezeki nomplok dari batu antik yang ia temukan.

Batuan tersebut sangat mahal karena keberadaannya yang langka. Ia ternyata menemukan apa yang disebut dengan ''pork stone'' atau ''batu babi'', dengan berat 45 kilogram.

Pria itu mengatakan bahwa dia bekerja di sebuah pabrik di gunung dan secara tidak sengaja menemukan batu ini.

Awalnya, karena penasaran ia memutuskan untuk menggalinya. Tak diduga, batu antik ini sangat berat dan terpendam di tanah yang cukup dalam.

Petani lokal China menemukan batu babi. (Feedy TV)
Petani lokal China menemukan batu babi. (Feedy TV)

Saat menggali dan membawanya pulang, pria ini ditertawakan teman-temannya karena repot-repot membawa batu yang berat. Teman-temannya menilai batu itu tidak berharga dan hanya batu biasa.

Pria ini berbeda pendapat dan menilai batu itu terlihat seperti potongan daging babi sehingga menurut pria itu batuan tersebut sangat unik.

Menurut ilmuwan, batuan yang sangat khusus ini sangat mirip dengan lapisan pinggang daging babi dan keberadaannya sangat langka.

Bagaimana tidak, batu babi ternyata berasal dari era Jurassic, zaman dinosaurus yang berumur 100 juta tahun lalu.

Lapisan batu babi terlihat halus di permukaannya karena terbuat dari batuan sedimen, silikon, atau metamorf.

Ilustrasi potongan pork stone. (DH Gate)
Ilustrasi potongan pork stone. (DH Gate)

Dikutip dari Feedy TV, batuan antik ini akhirnya laku dijual seharga 150 ribu dolar AS atau Rp 2,1 miliar.

Sepertinya setelah pria ini pulang, teman-temannya tidak akan berani menertawakannya. Spesimen ini diketahui juga dimiliki oleh Istana Taipei di Taiwan.

Para kolektor dan ilmuwan pernah memamerkan batuan unik ini di Beijing International Tourism Expo pada tahun 2015.

Bahkan potongan batu babi dengan ukuran kecil bisa bernilai sekitar 20 ribu poundsterling atau Rp 387 juta di pasar internasional.

Baca Artikel Asli Disini

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20191121 143753

Cerita Warga Kopilot Wings Air Gantung Diri Karena Dipecat

"Kan bingung, sudahlah dipecat, terus ada tuntutan Rp 7,5 miliar, kata dia. Namun, Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala justru menyalahkan korban.

Nicolaus Anjar Aji Suryo Putro (29), kopilot pesawat maskapai Wings Air, tewas gantung diri di rumah kontrakan Jalan Rawa Lele, Gang Melati I RT7/RW10, Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Senin (18/11).

Aji diduga gantung diri lantaran depresi setelah dipecat dari perusahaan tempatnya bekerja.

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20210507 020312

SitindaonNews.Com | Rusia pada Kamis melaporkan 7.639 kasus tambahan COVID-19, termasuk 2.114 kasus di Moskow, sehingga total infeksi corona negara itu menjadi 4.855.128 kasus.

Pusat krisis virus corona Rusia menyebutkan 351 pasien COVID-19 telah dikonfirmasi meninggal dalam 24 jam terakhir, sehingga jumlah kematian akibat infeksi corona resmi menjadi 112.246 jiwa.

Badan statistik federal Rusia telah melakukan penghitungan terpisah dan melaporkan sekitar 250.000 kematian terkait dengan COVID-19 dari April tahun lalu hingga Maret tahun ini.

Menurut perhitungan Reuters berdasarkan data dari badan statistik negara, Rusia mencatat lebih dari 400.000 kematian dari April 2020 hingga Maret 2021 selama pandemi COVID-19.

Sumber: antaranews

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1614512305896

"Algojo Koruptor" itu telah pergi.

SitindaonNews.Com | Anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) Artidjo Alkostar tutup usia pada Minggu (28/2/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

Artidjo dikenal sebagai sosok yang bersih dan ditakuti oleh koruptor saat dirinya masih bertugas sebagai Hakim Agung di Mahkamah Agung (MA).

Artidjo mengawali karirnya sebagai advokat. Setelah menjadi advokat selama 28 tahun, Artidjo menjabat sebagai hakim agung terhitung sejak tahun 2000.

Artidjo Alkostar dikenal sebagai Hakim Agung yang dijuluki algojo oleh para koruptor.

"Dia tak ragu menjatuhkan hukuman berat kepada para koruptor tanpa peduli pada peta kekuatan politik,"

Adapun sejak berkarier pada tahun 2000 di MA, belasan koruptor diketahui mendapatkan hukuman tambahan dari Artidjo saat berharap mendapatkan keringanan di tingkat kasasi.

Mereka antara lain mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, politikus Partai Demokrat Angelina Sondakh, mantan kerua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar, mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, dan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Artidjo resmi pensiun dari MA sejak 22 Mei 2018 setelah berkarier selama 28 tahun. Setahun setelah pensiun dari MA, pada 2019, Artidjo menjadi anggota Dewan Pengawas KPK.

#TurutBerdukacita

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20210222 150455Mobil Minibus Avanza tabrakan maut dengan bus Intra

SitindaonNews.Com | Peristiwa tabrakan maut antara minibus Avanza BK 1697 QV dengan bus penumpang  Intra BK 7091 TL yang terjadi kemarin hari Minggu, 21/2/21 pukul 20.30 WIB di jalan lintas Sumatera, Tebing Tinggi - Pematang Siantar Km.89-90 Ds. Gunung Kataran Pabatu Kec.Tebing Tinggi Kab.Serdang Bedagei Sumatera Utara. 

Kronologis tabrakan maut antara Mobil Avanza BK.1697.QV kurang hati2 dengan kecepatan tinggi hilang kendali datang dari arah P.Siantar menuju ke Tebing Tinggi tidak memperhatikan mobil bus Intra Bk. 7091.TL yg datang dari arah berlawanan, sehingga terjadi kecelakan tabrakan laga kambing.. 

Adapun mobil Avanza tersebut dengan penumpang dan pengemudi sebanyak 9 orang diantaranya 3 orang laki² dan 6 orang perempuan dilaporkan semuanya meninggal dunia di tempat kejadian perkara. :

Berikut nama² korban:
1. Nama : Fahrul Hanafi (laki2)
Tgl Lahir : Medan, 19.3.1998
Pekerjaan : Mahasiswa
Alamat : Dsn.IX Kenangan Ds.Laut Dendang Percut Sei Tuan Kab.Deli Serdang
(Pengemudi)

2. Nama : Arzita Haulani (Perempuan)
Tgl Lahir : Medan,
Pekerjaan : Mahasiswa
Alamat : Dsn.IX Kenangan Ds.Laut Dendang Percut Sei Tuan Kab.Deli Serdang

3. Nama : Fiqih Anugrah (Laki-laki)
Tpt/Tgl Lahir : Laut Dendang, 4-11-2002
Pekerjaan : Pelajar
Alamat : Dsn.IX Kenangan Ds.Laut Dendang Percut Sei Tuan Kab.Deli Serdang

4. Nama : Rafika Anggreyani Nasution
Tpt/Tgl Lahir : Laut Dendang, 7-3-2001
Pekerjaan : Mahasiswa
Alamat : Dsn.IX Kenangan Ds.Laut Dendang Kec.Percut Sei Tuan Kab.Deli Serdang

5. Nama : Nadila Anggreyani Nasution ( Perempuan)
Tpt/Tgl Lahir : Laut Dendang, 22-9-2003
Pekerjaan : Pelajar
Alamat : Dsn.IX Kenangan Ds.Laut Dendang Percut Sei Tuan Kab.Deli Serdang

6. Nama : Nur Annisa ( Perempuan)
Tpt/Tgl Lahir : Pematang Siantar, 28-3-1998
Pekerjaan : Mahasiswa
Alamat : Dsn.IX Kenangan Ds.Laut Dendang Percut Sei Tuan Kab.Deli Serdang

7. Nama : Isma Al Janah ( Perempuan)
Tpt/Tgl Lahir : 23 Tahun
Pekerjaan : Mahasiswa
Alamat : Dsn.IX Kenangan Ds.Laut Dendang Percut Sei Tuan Kab.Deli Serdang

8. Nama : Juwita Asri Sormin ( Perempuan)
Tpt/Tgl Lahir : 19 Tahun
Pekerjaan : Pelajar
Alamat : Dsn.IX Kenangan Ds.Laut Dendang Percut Sei Tuan Kab.Deli Serdang

9. Nama : Ahmad Ridho Zaki Nasution ( Laki-laki)
Tpt/Tgl Lahir : Laut Dendang, 15-04-2004
Pekerjaan : Pelajar
Alamat : Dsn.IX Kenangan Ds.Laut Dendang Percut Sei Tuan Kab.Deli Serdang

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20210222 130142

SitindaonNews.Com | Polisi menetapkan dua orang berinisial RS (43) dan SP (42) sebagai tersangka perdagangan bayi di Kota Medan yang berhasil diungkap beberapa waktu lalu.

RS dan SP ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil pengembangan dari tersangka A (42) yang terlebih dahulu diamankan.

"RS dan SP berprofesi sebagai bidan. Penetapan tersangka setelah dilakukan gelar," kata Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Sumut AKBP Simon P Sinulingga, di Medan, Jumat.

Saat mengamankan kedua tersangka, petugas menemukan bayi berusia tiga minggu yang selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Total sudah dua bayi yang berhasil diamankan dari para tersangka.

Ia menjelaskan bahwa tersangka SP berperan menjual bayi pada tersangka RS.

Kemudian RS menjualnya kepada tersangka A. "Ada bukti transfer sebesar Rp13 juta dan tersangka juga sudah mengakui. Ini sindikat penjualan bayi. Kami masih terus dalami untuk membongkar kasus ini," tuturnya.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengembangan untuk mencari keberadaan orang tua bayi.

"Apakah bayinya dijual, diculik atau apa, kita kan belum tahu. Semoga orang tua bayi ditemukan," ujarnya.

Sebelumnya, Subdit IV/Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara mengungkap perdagangan bayi di kawasan Asia Mega Mas, Kota Medan pada Senin (15/2).

Petugas mengamankan tersangka A beserta barang bukti berupa dua handphone, uang Rp3.682.000, KTP dua lembar, SIM dan STNK motor.

Sumber: jpnn.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

6030c45212fa4Kapal motor penyeberangan (KMP) Bili yang beropeasi di Dermaga Perigi Piai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar) terbalik atau tenggelam, Sabtu (20/2/2021) sekitar pukul 14.00 WIB. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Yopi Haryadi membenarkan peristiwa tersebut. Menurut dia, saat ini tim masih dalam perjalanan ke lokasi.(KOMPAS.COM/HENDRA CIPTA)

SitindaonNews.Com | Tim penyelamat diterjunkan untuk mencari kemungkinan adanya korban dalam musibah terbaliknya Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Bili di Dermaga Perigi Piai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat ( Kalbar), Sabtu (20/2/2021) pukul 14.00 WIB.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Yopi Haryadi menuturkan, tim belum mengetahui penyebab terbaliknya kapal tersebut. Timnya sedang fokus pada upaya pencarian.

"Kami belum mengetahui pasti penyebabnya. Saat ini, tim gabungan fokus untuk mencari apakah masih terdapat korban yang terjebak di kapal tersebut dan belum sempat menyelamatkan diri," terang Yopi, melalui keterangan tertulisnya, Sabtu sore.

Yopi menerangkan, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi cukup cepat.

"Kejadiannya cukup cepat, tim penyelamat kami dari Pos Sintete sudah menuju lokasi kapal feri terbalik tersebut," ujar Yopi.

Pihaknya belum mengetahui apakah ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Yopi memastikan, pembaharuan informasi selanjutnya akan disampaikan sesegera mungkin.

"Saat ini kami fokus kepada korban. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan nanti," ujar Yopi.

Yopi menuturkan, tim penyelamat Pos Sintete bergerak menuju Dermaga Perigi Piai dengan menggunakan rigid inflatable boat, dilengkapi dengan peralatan medis, peralatan navigasi, peralatan komunikasi, peralatan evakuasi, peralatan selam dan alat pelindung diri Covid-19.

“Unsur yang terlibat Pos Sintete, KSOP Sintete, Polsek Tebas, Tagana Tebas dan masyarakat,” tutup Yopi.

Sumber: kompas.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

5ea93f5ee2e87Ilustrasi Uang

SitindaonNews.Com | Ratusan warga di tiga desa Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mendapat "durian runtuh" setelah menjual tanah mereka ke PT Pertamina.

Lahan yang dijual itu masuk dalam proyek pembangunan kilang minyak new grass root refinery (NGRR) Pertamina yang bekerja sama dengan perusahaan asal Rusia.

Warga yang mendapat "durian runtuh" itu berasal dari tiga desa, Desa Sumurgeneng, Desa Wadung, dan Desa Kaliuntu.

Setelah menerima uang ganti untung pembebasan lahan, masing-masing warga punya cara sendiri menikmati uang tersebut.

Sebagian besar memborong mobil, membeli tanah, dan membangun rumah. Beberapa di antara mereka juga merenovasi rumah dan menyimpan uang di bank.

Salah satu warga Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Sodir merupakan salah satu di antara ratusan orang yang menjual lahan kepada PT Pertamina.

Lahan Sodir yang terkena pembebasan seluas 10 meter persegi x 200 meter persegi. Lalu pekarangan rumahnya seluas 17 meter persegi x 70 meter persegi.

Dari luas tanah itu, Sodir mendapat uang sebanyak Rp 4 miliar.

Tetapi, bukannya merasa untung, Sodir justru merasa tekor.

"Kalau dihitung ya tekor, tanahnya dibeli harganya Rp 600.000 awalnya, kalau beli tanah lagi di tempat lain harganya naik," kata Sodir saat ditemui Kompas.com, Rabu (17/2/2021).

Sodir telah mencoba membeli tanah di desa tetangga, tetapi harganya lebih mahal ketimbang biaya pembebasan yang didapat dari PT Pertamina.

"Bahkan, sekarang harga tanah Rp 1,5 juta per meternya," kata Sodir.

Tak pernah menolak
Sodir merupakan salah satu warga yang sejak awal menerima lahan dan rumahnya dibebaskan untuk pembangunan kilang Pertamina.

Ia pun harus pindah ke tempat lain. Karena tak ada penolakan, proses pembayaran pembebasan lahan sudah lebih awal dan tidak ada kendala.

Sodir mengaku, dirinya hanya mengikuti arahan dari pemerintah desa bahwa lahan dan rumahnya masuk dalam wilayah proyek pembangunan kilang.

"Saya tahunya waktu itu tanahnya dibeli dan rumahnya disuruh pindah, ya pindah saja yang penting dikasih uang," terang Sodir.

Baca juga: Warga Tuban Borong 176 Mobil Bersamaan, Sutrisno: Biar Viral, Biar Ketemu Sama Pak Presiden

Proyek pembangunan kilang minyak NGRR Pertamina yang berada di Kecamatan Jenu itu menelan dana USD 15 miliar hingga USD 16 miliar atau sekitar Rp 225 triliun.

Proyek kilang minyak di Tuban ditargetkan beroperasi pada 2024 memiliki luas mencapai 821 hektar lahan darat yang terdiri dari 384 hektar lahan warga, sisanya adalah lahan KLHK seluas 328 hektare dan lahan Perhutani 109 hektare.

Untuk kebutuhan lahan darat, tersebar di Desa Kaliuntu enam bidang, 562 bidang di Wadung, 566 bidang di Sumurgeneng, Perhutani satu bidang, dan di KLHK satu bidang.

Sumber: -kompas-com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1611195387767Calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo bersiap menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 20 Januari 2021. Calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo merupakan calon tunggal Kapolri yang diajukan Presiden Joko Widodo ke DPR untuk menggantikan Jenderal Pol Idham Aziz yang memasuki masa pensiun. TEMPO/M Taufan Rengganis

SitindaonNews.Com | Calon Kapolri Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta tak ada lagi anggota Kepolisian yang berusaha memberikan hadiah kepada pimpinan demi meraih jabatan. Sigit mengatakan jajaran Polri cukup bekerja dengan baik dan mengabdi kepada rakyat.

"Saya sering sampaikan, tidak ada lagi anggota pusing-pusing mikirin apa yang harus saya kasih ke pimpinan. Saya minta di masa saya janganlah berpikir seperti itu," kata Sigit saat fit and proper test di Komisi III DPR, Rabu, 20 Januari 2021.

Sigit menyatakan penilaian dan penempatan akan dilakukan secara proporsional dan berbasis kompetensi. Maka dari itu, dia mewanti-wanti agar anggota Kepolisian tak lagi memikirkan bagaimana mendapatkan jabatan melalui pimpinan.

"Karena sudah ada parameternya, penilaian assesment standarnya. Nanti akan diatur di situ. Anggota cukup bekerja dengan baik," kata Sigit.

Sigit juga menanggapi pertanyaan terkait strateginya menjaga soliditas Kepolisian. Soliditas ini banyak dipertanyakan lantaran ia melewati dua angkatan seniornya untuk menjadi pimpinan Korps Bhayangkara.

Menurut Listyo Sigit, dia akan menjaga proporsionalitas jabatan jajaran Kepolisian. Dia mengatakan proporsionalitas angkatan ini akan dipertimbangkan dengan tetap mendasarkan pada penilaian kompetensi. "Hal ini akan kami atur secara proporsional, senior juga tetap memiliki ruang, junior yang berprestasi juga kami berikan kesempatan. Kami uji dan lihat dari kompetensi, namun proporsional akan kami lakukan," ujar dia.

Sumber: tempo.co

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20210111 195647Ilustrasi alat hisap sabu atau bong

SitindaonNews.Com | Warga menggerebek tiga oknum polisi sedang pesta narkoba jenis sabu di sebuah rumah kosong di Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara. Peristiwa itu terjadi pada Selasa 5 Januari 2021 dan video penggerebekan viral di media sosial.

Peristiwa itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Hadi Wahyudi kepada wartawan di Medan, Senin 11 Januari 2021. Tiga oknum itu, ia mengatakan, tengah diperiksa oleh Bidang Propam Polda Sumut.
"Ada (benar) sekelompok masyarakat melakukan penggerebekan terhadap anggota Polri," tutur Hadi.

Namun, Hadi enggan membeberkan identitas tiga oknum polisi yang tertangkap warga sedang asyik pesta narkoba itu. Ia menjelaskan bahwa ketiganya dengan perincian satu orang bertugas di Polsek Panai Tengah dan dua orang lainnya anggota Pol Air Polres Labuhan Batu.

Mereka disebutkan ada yang berpangkat bripka dan juga brigadir. "Ketiga orang ini sudah meresahkan masyarakat sekitar. Kemudian masyarakat melakukan penangkapan dan melaporkan ke polres setempat," sebut Hadi.

Hadi mengungkapkan, seluruh oknum polisi diamankan itu, akan diproses secara hukum dan kode etik di Polri. Meski pihak kepolisian kembali enggan menyebutkan untuk barang bukti yang diamankan.

"Pidananya kita proses, karena ini kasus atensi kali. Bapak kapolda menekankan bahwa tidak ada tempat terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika, siapa pun orangnya," kata Hadi.

Hadi mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang peduli dengan pemberantasan narkoba. Apalagi, melibatkan penegak hukum seperti oknum Polri tersebut. Sudah dipastikan diharamkan menggunakan narkoba.

"Kami menyampaikan terima kasih karena telah membantu petugas kepolisian melakukan hal seperti ini. Kami (juga) terus mengimbau kepada masyarakat jika menemukan oknum siapa pun itu, untuk segera melaporkan ke kami untuk ditindak lanjut," ungkap Hadi.

Sumber: .viva.co.

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

FB IMG 1610257380633

DIA KINI SEDANG BERDOA DI GEREJA MAHA DAMAI

Ini Diego Mamahit, sang copilot. Sesungguhnya, saat itu bukanlah jadwal terbangnya - sebab jadwalnya adalah malam.

Dia mengubah dan pindah jadwal agar bisa ke gereja pagi esoknya. Maka terjadilah misteri penyelenggaraan Illahi. Terjadilah musibah itu.

Namun kini Diego sungguh berada di "Gereja-Nya" yang maha kudus dan abadi. Keinginannya yang indah dan kudus untuk ke "gereja" pagi terpenuhi.

Selamat memuji Dia di gereja maha damai Diego...

By : HT

Sumber" https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=3761097290623399&id=100001694961139

0
0
0
s2sdefault

Login Form