fbpx

0
0
0
s2sdefault

IMG 20220302 060849Polisi tengah menyelidiki kasus penjambretan yang menimpa seorang pesepeda di Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin 28 Februari 2022. Foto: Ilustrasi/SINDOnews

SitindaonNews.Com | Polisi tengah menyelidiki kasus penjambretan yang menimpa seorang pesepeda di Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin 28 Februari 2022. 

Sebelumnya, pesepeda perempuan bernama Poppy nyaris menjadi korban jambret di Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. 

"Polres belum terima laporan, tapi sudah lakukan lidik awal," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit saat dikonfirmasi, Selasa (1/3/2022). 

Menurutnya, polisi dari Polres Jakarta Selatan belum menerima laporan terkait kasus penjambretan tersebut. Namun, polisi bakal menyelidiki dan mencari tahu siapa orang melakukan aksi jambret tersebut. 

"Untuk antisipasi ke depan jalur sepeda lintas wilayah Jakarta Selatan akan dilakukan patroli terbuka dan tertutup untuk pantau para pelaku," katanya. 

Adapun seorang perempuan, Poppy nyaris menjadi korban jambret saat tengah bersepeda di Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, kemarin. Dia saat itu bersepeda bersama rekannya dari Jalan Pakubowono hingga melintasi Jalan Sisingamangaraja. Mendadak, ada dua orang berboncengan sepeda motor mendekatinya dan merogoh kantong bagian belakang yang juga menjadi tempat tersimpannya handphone milik korban. 

Poppy langsung merespons gerakan tangan pelaku yang sudah mendapat handphone merek iPhone 11 Pro Max dengan cara menarik tangan si pelaku. 

"Enggak jauh dari saya belok ke kiri, tiba-tiba kantong belakang saya dirogoh. HP saya kena (keambil), saya reflek tarik tangannya, dia mau jatuh dari motornya pas saya tarik, karena itulah HP saya dibuang sama dia," terangnya. 

Pelaku menarik kembali tangan korban hingga akhirnya korban jatuh tersungkur. Akibatnya, korban mengalami luka di bagian lutut, tangan, bahu, dan wajah, sedangkan handphone-nya rusak. 

(SindoNews)

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20220301 204148

" Diketahui arisan yang dilelang tersebut adalah fiktif."

SitindaonNews.Com | Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat (Jabar) menangkap pasangan suami istri (pasutri) pelaku arisan bodong yang merugikan warga dengan total Rp21 miliar.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan pasutri itu berinisial MAW (23) dan HTP (24). Diduga, kata Ibrahim, korban yang dirugikan dari arisan bodong tersebut mencapai 150 orang yang berasal dari Bandung dan Sumedang.

"Tersangkanya di sini ada satu orang namun dibantu satu orang lagi. Jadi ada dua, jadi suami istri identitasnya MAW dan dibantu oleh suaminya HTP," kata Ibrahim, di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Selasa.

Adapun modus yang dilakukan, Ibrahim menjelaskan, pelaku awalnya menawarkan para korban lelang arisan dengan minimal pembelian satu slot arisan senilai Rp1 juta.

Dengan pembelian tersebut, menurutnya lagi, pelaku mengiming-imingi para korban akan mendapatkan arisan sebesar Rp1.350.000 per satu slot. Kemudian jika para korban membawa nasabah lain, maka akan mendapatkan uang sebesar Rp250.000 per nasabahnya.

Dari pendaftaran arisan melalui slot tersebut, para korban melakukan pembayaran ke rekening milik HTP serta rekening lainnya.

Namun dengan sejumlah modus tersebut, para pelaku tak kunjung membayarkan uang arisan tersebut kepada para korban meski sudah jatuh tempo.

"Diketahui arisan yang dilelang tersebut adalah fiktif, tujuan pelaku hanya untuk menarik uang guna menutupi kewajiban pembayaran arisan yang sudah jatuh tempo," kata Ibrahim.

Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Jabar AKBP Adanan Mangopang mencatat ada satu korban yang mengalami kerugian hingga Rp500 juta.

Dengan ditangkapnya para pelaku tersebut, polisi menyita barang bukti berupa ponsel milik pelaku, bukti transfer uang dari arisan tersebut, dan barang bukti lainnya.

"Kami pendalaman ahli pidana, perdata dan ITE, dan selanjutnya nanti kami akan lakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Adanan.

Dari aksi tersebut, pelaku dijerat Pasal 378 KUHP, Pasal 372 KUHP, Pasal 28 ayat (1) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan Pasal 3 dan atau Pasal 4 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman lima tahun penjara.       (ANTARA)

 

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

13 05 07 FMnHML XoAAoluI

SitindaonNews.Com | Rusia menghancurkan Antonov-225, pesawat terbesar di dunia milik Ukraina, dalam serangan di luar Kiev pada Minggu (27/2/2022), hari keempat invasi Rusia ke Ukraina.

Hancurnya pesawat kargo raksasa tersebut dikonfirmasi oleh kelompok produsen senjata Ukroboronprom Ukraina.

"Penjajah Rusia menghancurkan pesawat utama Ukraina, AN-225" di bandara Antonov di Gostomel dekat Kiev, kata mereka dikutip dari AFP.

Serangan Rusia ke Ukraina, Putin Perintahkan Pasukan Nuklir Siaga Tinggi, 352 Warga Sipil Tewas

Pesawat Antonov-225 memiliki panjang 84 meter, dapat mengangkut hingga 250 ton kargo dengan kecepatan mencapai 850 kilometer per jam.

Antonov-225 diberi nama "Mriya", yang berarti "mimpi" dalam bahasa Ukraina.

"Ini pesawat terbesar di dunia, AN-225 'Mriya'," twit Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba pada Minggu.

"Rusia mungkin telah menghancurkan 'Mriya' kita. Tapi mereka tidak akan pernah bisa menghancurkan mimpi kami tentang negara Eropa yang kuat, bebas, dan demokratis. Kita akan menang!" tambahnya.

This was the world’s largest aircraft, AN-225 ‘Mriya’ (‘Dream’ in Ukrainian). Russia may have destroyed our ‘Mriya’. But they will never be able to destroy our dream of a strong, free and democratic European state. We shall prevail!

13 05 17 621c3c3cd959c

Bandara Gostomel menjadi medan perang Ukraina sejak dimulainya invasi Rusia, yang diluncurkan oleh Presiden Vladimir Putin pada Kamis (24/2/2022).

Tentara Rusia mengatakan, mereka sedang mencoba merebut infrastruktur strategis.

Ukroboronprom memperkirakan bahwa membangun ulang "Mriya" akan menelan biaya lebih dari 3 miliar dollar AS (Rp 43,14 triliun) dan bisa memakan waktu lebih dari lima tahun.

"Misi kami adalah untuk memastikan biaya ini ditanggung oleh Rusia, yang dengan sengaja menimbulkan kerusakan pada penerbangan Ukraina," kata kelompok itu.

Antonov-225 awalnya dibangun sebagai bagian dari program aeronautika Soviet, dan melakukan penerbangan pertamanya pada tahun 1988.

Setelah bertahun-tahun tidak terbang usai jatuhnya Uni Soviet, satu-satunya copy AN-225 melakukan uji terbang pada 2001 di Gostomel, sekitar 20 kilometer dari Kiev.

Pesawat terbesar di dunia ini dioperasikan oleh Antonov Airlines Ukraina untuk penerbangan kargo dan sangat diminati selama awal pandemi Covid-19.

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

2c091aef f79c 45fc b885 c7be0f7eaa73 169Ilustrasi dugaan  pemerkosaan

SitindaonNews.Com | Seorang siswi SMP berusia 13 tahun di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) diduga jadi korban budak seks oknum perwira polisi AKBP M. Propam Polda Sulsel kini turun tangan menyelidiki kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan AKBP M.

"Baru tadi dengar beritanya. Masih kita lidik (selidiki)," kata Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Agoeng Adi Koerniawan saat dihubungi detikSulsel, Senin (28/2/2022).

Diketahui, Propam Polda Sulsel sudah mengantongi hasil visum terhadap korban di RS Bhayangkara, Makassar. Namun Agoeng mengaku belum dapat mengkonfirmasi lebih lanjut soal hasil visum itu.

"Nanti kalau terbukti nanti kita proses tuntas ya," tutur Agoeng.

Agoeng juga belum mengkonfirmasi soal penyidik Propam yang dikabarkan sudah memeriksa keterangan awal terhadap korban. Dia mengatakan pihaknya perlu berhati-hati mengusut kasus ini.

"Ini kan anak kecil, jangan sampai saya terbuka dia tambah korban. Kita harus hati-hati karena dia anak kecil ya," katanya.

Pihak Korban 'Budak Seks' Oknum Perwira Polisi Buka Suara

Kakak kandung sulung korban, AI (28) turut buka suara terkait kasus yang menimpa adiknya. Dia membenarkan adiknya jadi korban budak seks oknum perwira AKBP M selama berbulan-bulan.

"Iya Pak (korban jadi budak seks AKBP M). Sudah 5 bulan Pak ditiduri (perkosa) saya punya adik," kata AI saat dimintai konfirmasi terpisah, Senin (28/2).

AI mengatakan, korban selama ini bekerja sebagai pembantu di rumah AKBP M sejak September 2021. Korban selanjutnya diperkosa pada Oktober 2021.

"(Adik saya) Baru 3 hari kerja di situ dia (AKBP M) baru mau mencoba setubuhi saya punya adek tapi adek saya menolak," katanya.

"Tapi adekku masih lanjut kerja. Dia masuk kerja bulan 9 pertengahan. Bulan 0 adekku sudah dia setubuhi," katanya.

Sejak saat itu, AKBP M dituding terus memperkosa korban. Korban diduga menjadi budak seks pelaku hingga pada Februari 2022.

"Banyak kali (korban diperkosa) pengakuannya, kalau meurut pengakuan bulan dalam sebulannya ada 3 kali. Sekarang jalan 5 bulan (Oktober-Februari)," cetus AI.       (detik.sulsel)

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20220301 042704

SitindaonNews.Com | Sebuah bus pariwisata yang sarat penumpang tertabrak kereta api saat melintasi perlintasan tanpa palang pintu di Desa Ketanon, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Minggu sekitar pukul 05.00 WIB, mengakibatkan empat orang tewas dan belasan lainnya luka-luka.

Saksi mata Imam yang melihat langsung detik-detik kecelakaan menuturkan bahwa bus pariwisata milik PO Harapan Jaya itu tertabrak KA Rapih Dhoho yang melaju dari arah Stasiun Tulungagung menuju Kediri.

"Bagian belakang tertabrak hingga muter (berputar), lalu bagian depan bus menghantam gerbong ke tiga (KA Rapih Dhoho)," tutur Imam.

Saat itu, menurut dia, sebenarnya ada tiga bus pariwisata milik PO Harapan Jaya yang berangkat berombongan membawa karyawan toko plastik di Desa Ketanon.

Bus pertama yang juga sarat penumpang berhasil melintas dengan selamat. Namun, giliran bus kedua, pada saat bersamaan sedang melaju kereta api Rapih Dhoho dengan kecepatan sedang.

Bus berusaha segera melaju. Namun, karena jarak sudah dekat, bagian belakang bus pariwisata itu tertabrak lokomotif KA.

Terjadilah benturan keras yang menyebabkan badan bus terpelanting berputar.

Dari semula badan bus yang bergerak dari dari barat ke timur, berputar hingga bagian depan berada di sisi barat.

Kondisi serupa dialami lokomotif kereta. Bagian depan loko ringsek dan lokomotif tidak bisa digerakkan.

Warga yang penasaran mengerumuni lokasi kejadian.

Evakuasi terhadap korban alami kendala bagian tubuh korban yang terjepit badan bus.

Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari pihak berwajib, dan masih dilakukan evakuasi bus dan kereta api.

Belasan korban luka berat dan sebagian lain luka ringan yang langsung dievakuasi ke RSUD dr. Iskak Tulungagung. (ANTARA)

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20220301 041123

SitindaonNews.Com | TNI Angkatan laut menggerebek gudang tempat penampungan pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal yang akan berangkat ke Malaysia di Tanjung Balai, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Asahan Letkol Laut (P) Aan Prana Tuah Sebayang mengatakan petugas Gabungan Lanal Tanjung Balai Asahan telah melakukan penggerebekan pada pukul 01.30 WIB, Senin (28/2) dini hari.

"Petugas menangkap sedikitnya 75 Orang di gudang penampungan milik warga berinisial RR," ungkap Aan.

Dia merinci pekerja migran itu terdiri atas 47 orang laki-laki dan 28 orang perempuan. Mereka telah didata dan dilimpahkan kepada pihak kepolisian guna diproses lebih lanjut.

Terpisah, Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah mengatakan keberhasilan penangkapan itu tidak terlepas dari informasi masyarakat dan kerja sama antarinstansi terkait di wilayah Tanjung Balai.

Pangkoarmada I menegaskan bahwa komitmen TNI AL sudah sangat jelas dan tegas, tidak ada kompromi dengan segala bentuk upaya yang mengancam kedaulatan termasuk tindak pidana dan pelanggaran di Laut.

"Sesuai kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut, tidak ada pembiaran apalagi membekingi kegiatan-kegiatan ilegal seperti penyelundupan pekerja migran Indonesia (PMI) Ilegal ini" jelas Arsyad.

Ia mengatakan berdasarkan pemeriksaan sementara tidak ada dugaan keterlibatan prajurit TNI AL dalam upaya kegiatan ilegal itu. Namun demikian, bila dalam pemeriksaan lanjutan ditemukan dugaan personel TNI Angkatan Laut terlibat, maka akan ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Dengan digagalkannya upaya penyelundupan PMI Ilegal di Tanjung Balai Asahan merupakan salah satu bentuk kehadiran TNI Angkatan Laut melakukan Patroli guna mencegah segala bentuk pelanggaran sesuai dengan Komitmen yang dikatakan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono," kata Arsyad menegaskan.    (ANTARA)

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

kepadatan kendaraan di jalur wisata puncak 1 169Kemacetan di jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat di saat libur panjang. (Foto: ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA)

SitindaonNews.Com | Kemacetan kembali terjadi di jalur Puncak, Bogor Jawa Barat. Tak sedikit warga yang hendak pulang kampung harus terjebak macet hingga belasan jam. 

Salah satunya Ayy Indri (25). Indri berangkat ke puncak untuk pulang ke rumah orangtuanya. Tapi sialnya dia harus terjebak macet selama 12 jam hingga mengalami dehidrasi sebab warung yang biasa berjualan sepanjang jalan Puncak Bogor tutup.

Ayy memang berniat menghabiskan akhir pekan panjang di kawasan Puncak Bogor yang merupakan kampung halamannya. Dia berangkat dari Jakarta pada Minggu (27/2) sore sekitar 18.30 WIB.

"Saya berangkat dari Jakarta sekitar pukul 18.30 WIB, rencana memang mau pulang ke rumah orang tua karena kebetulan rumah orang tua saya di Puncak," kata Indri dilansir dari Detik.com.

Saat melakukan perjalanan itu, dia sengaja memilih keluar Tol Ciawi demi menghindari kemacetan. Tetapi rencananya tidak berhasil, sebab mobil yang dia tumpangi justru tak bergerak sama sekali selama lima jam setelah keluar Tol Ciawi menuju Puncak.

"Saya sengaja keluar Tol Ciawi karena memilih lewat jalan kampung pas keluar Tol Ciawi. Ternyata sama saja arah ke jalan kampungnya stuck 5 jam sampai masuk ke jalan kampung," ujarnya.

Hingga total dia terjebak selama 12 jam. Dari mulai berangkat Minggu malam pukul 18.30 WIB dan baru tiba di Puncak, Bogor Senin (28/2) pagi sekitar pukul 07.49 WIB.

"Kurang-lebih (terjebak macet) sekitar 12 jam. Saya sampai tujuan sekitar jam 07.49 WIB," ujarnya.

Indri mengaku baru pertama kali mengalami macet parah hingga terjebak belasan jam. Dia bahkan sempat ingin memutar balik untuk kembali ke Jakarta. Berbagai perasaan tercampur, dari mulai kesal, marah, lapar hingga mengantuk sepanjang perjalanan.

Dia kemudian meminta pemerintah setempat memperketat lagi aturan ganjil-genap saat libur panjang seperti ini. Hal itu agar kemacetan parah tak terulang.

"Pesannya saya sebagai warga asli Puncak supaya jalur Puncak di saat long weekend bisa lebih diperketat lagi atur ganjil-genap dengan tertib dan tetap berlaku, karena saya ke Puncak bukan untuk liburan, tapi untuk pulkam," ujarnya.

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20220228 113253Aksi pria muda ini tertangkap kamera CCTV mencuri celana dalam wanita di Perumahan Graha Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Foto/IG Bekasi.terkini.

Aksi pencurian celana dalam wanita terjadi di Perumahan Graha Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi pada Minggu (27/2/2022) dini hari. Aksi tersebut terekam kamera CCTV dan diunggah ke media sosial. Berdasarkan unggahan @bekasi.terkini aksi tersebut dilakukan oleh pria muda. 

Dalam rekaman, untuk menjalankan aksinya dia memanjat dinding rumah tersebut. Dirinya yang melancarkan aksi seorang diri kemudian langsung menuju jemuran yang berada di halaman rumah. 

Setelah berhasil mengambil pakaian dalam tersebut dia pun langsung bergegas kembali memanjat tembok yang digunakannya untuk masuk. 

Dalam keterangan unggahan, aksi tersebut bahkan sudah yang kesebelas kalinya. 

Sementara, yang menjadi incaran hanyalah pakaian dalam kepunyaan wanita. ”Menurut pemilik rumah, kejadian tersebut sudah kesebelas kalinya terjadi di rumahnya. 

Pelaku hanya mengincari pakaian dalam wanita yang dijemur di depan rumahnya,” tulis keterangan unggahan @bekasi.terkini, Minggu (27/2/2022) 

Hingga berita ini ditayangkan, belum jelas motif dari diduga pelaku. Sampai saat ini belum diketahui apakah pemilik rumah sudah melakukan pelaporan.

                                                    (sindonews)

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20220228 WA0002

ARIFIN PANIGORO 

DI setiap zaman, ada segolongan manusia yang paling mudah ikut arus kekuasaan: para pengusaha. Banyak juga yang berpolitik, tapi dalam jubah pengusahanya, mereka tak akan berani berhadapan dengan penguasa.

Salah satu pengecualian adalah pria ini: Arifin Panigoro. 

Lelaki ini adalah pemilik Meta Epsi Drilling Company atau Medco -- perusahaan tambang yang punya ladang-ladang minyak dan gas di berbagai daerah di Indonesia, Mexico, Tanzania, Libya, Yaman, Oman, sampai Thailand. 

Pria kelahiran Gorontalo ini salah satu orang terkaya Indonesia. Rumahnya di kawasan Jenggala, di ujung jalan Sudirman, Jakarta menempati areal lebih dari satu hektare -- konon bekas satu kompleks perumahan milik perusahaan minyak asing yang dibelinya.

Berbeda dengan pengusaha umumnya, Arifin seorang pemberani di hadapan kekuasaan. 

Saya ingat, pada senja kekuasaan Orde Baru, ia menjadi tersangka dengan tuduhan yang sungguh-sungguh menakutkan: pelaku makar. Gara-garanya, ia menghadiri sebuah pertemuan di Yogyakarta pada 5 Februari 1998.

Pertemuan itu membahas topik yang paling tabu di Indonesia selama puluhan tahun: soal suksesi kepemimpinan nasional. Topik penggantian Presiden Soeharto.

Bayangkanlah pertemuan di Hotel Radisson itu. Yang hadir, selain Arifin Panigoro, adalah Amien Rais, Afan Gaffar, Anggito Abimanyu, Busyro Muqoddas, dan sejumlah akademisi dari Universitas Gadjah Mada. Tentu saja hadir pula sejumlah intel Melayu.

Afan Gaffar menyampaikan hal tabu berupa pembatasan masa jabatan presiden dan redefinisi fungsi DPR/MPR, Anggito mengusulkan penghapusan monopoli -- yang tentu berakibat ke bisnis anak-anak Soeharto -- dan Busyro mengusulkan sistem hukum yang independen.

Lalu Arifin Panigoro angkat bicara, tak berbasa-basi. "Pak Amien, kondisi di negara kita sekarang ini sudah gawat. Ada krisis ekonomi, krisis moneter, dan juga krisis kepercayaan kepada pemerintah. Masalah ini tidak mungkin bisa diatasi tanpa ada reformasi-reformasi yang besar di pemerintahan."

Mereka membahas sebuah gerakan rakyat. People power. 

Mudah ditebak, Pertemuan Radisson itu menjadi isu besar di tanah air. Peserta pertemuan diperiksa tentara, bahkan Arifin Panigoro menjadi tersangka sepulang ke Jakarta. 

Beberapa bulan kemudian, sang patriark Orde Baru, Soeharto tumbang.

Generasi yang lahir belakangan, mungkin tak tersentuh lagi dengan cerita perlawanan seperti ini. Zaman sudah lain. Rapat membahas suksesi seperti di Hotel Radisson, Yogyakarta, 24 tahun silam, adalah pemandangan biasa hari-hari ini. 

Satu yang pasti: tak banyak pengusaha seperti Arifin Panigoro, pengusaha yang tak larut dengan arus di setiap kekuasaan berganti. 

Ia memang pernah ikut masuk politik, menjadi petinggi PDI Perjuangan. Ia keluar dari PDIP dan tetirah dari politik ketika partai itu menjadi penguasa. Presiden Jokowi sempat pula mengangkatnya sebagai Dewan Pertimbangan Presiden, tapi saya tahu, posisi itu takkan menghalanginya untuk bersuara lantang dan terang. Ia tak membutuhkan perlindungan kekuasaan atas bisnisnya, apalagi tambang-tambang minyaknya lebih banyak di luar negeri.

Begitulah. Menjelang subuh tadi, Arifin Panigoro meninggal dunia di Rochester Minneapolis USA. Sang pemberani ini menggenapi perjalanan hidupnya di usia 76 tahun.

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Selamat jalan Pak Arifin.

.

.

.

Tomi Lebanghttps://www.facebook.com/803774136380640/posts/5182317765192900/

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

47caa5d3 c978 4e21 80dd 0cdc2aeaa789 169Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky merasa negaranya ditinggal oleh blok barat, terutama NATO dan Amerika Serikat di tengah bombardir serangan Rusia.( CHARLES PLATIAU / POOL / AFP)

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky merasa negaranya ditinggal oleh blok barat, terutama Pakta Pertahanan Negara Atlantik Utara (NATO) dan Amerika Serikat (AS) di tengah bombardir serangan Rusia.

Zelensky mengaku negaranya dibiarkan mempertahankan negaranya sendiri dari Rusia yang melancarkan serangan invasi sejak Kamis (24/2) pagi waktu setempat.

Akibat serangan besar-besaran tersebut tercatat setidaknya 130 warga Ukraina tewas per Jumat (25/2).

"Kami dibiarkan sendiri untuk mempertahankan negara kami," kata Zelensky dalam pidato yang direkam dalam video, dikutip dari AFP, Jumat (15/2).

"Siapa yang siap bertempur bersama kami? Saya tidak melihat siapapun. Siapa yang menjamin akses Ukraina ke NATO? Semua orang takut," tambah dia.

Berdasarkan laporan yang Zelensky terima hingga Kamis (24/2) malam, setidaknya 137 warga Ukraina baik anggota militer maupun warga sipil yang tewas karena serangan rudal Rusia. Sementara itu 316 orang lainnya terluka.

Zelensky mengungkapkan "kelompok sabotase" Rusia juga telah memasuki ibu kota Kiev. Ia mendesak warga ibu kota untuk tetap waspada dan mematuhi jam malam yang telah ditentukan.

Hingga kini, militer Rusia telah bergerak hampir ke seluruh kota strategis Ukraina. Rusia mengklaim berhasil melumpuhkan 74 fasilitas militer Ukraina. Pasukan Rusia juga telah menguasai fasilitas nuklir Chernobyl di Ukraina utara, salah satu tempat terjadinya bencana nuklir paling parah di dunia.

Menurut keterangan Agensi Manajemen Zona Eksklusi, lembaga resmi Pemerintah Ukraina, militer Rusia telah menduduki situs nuklir tersebut sejak hari pertama invasi.

Amerika dan sekutu telah menjatuhkan sederet sanksi bagi Rusia. Meski demikian, Amerika menegaskan hingga kini tidak akan menerjunkan pasukan atau bantuan militer untuk membantu Ukraina melawan Rusia.

NATO pun belum memutuskan respons militer terkait konflik ini, salah satunya karena Ukraina bukan anggota aliansi tersebut.

Namun, negara-negara NATO seperti Polandia, Estonia, Latvia, dan Lituania telah menyuarakan memberlakukan Pasal 4 NATO terkait serangan Rusia ke Ukraina.

Pasal 4 NATO berbunyi, "Para pihak akan berkonsultasi bersama kapan pun, menurut pendapat salah satu dari mereka, integritas teritorial, kemerdekaan politik atau keamanan salah satu pihak terancam."

Menurut situs NATO, konsultasi berdasarkan Pasal 4 dapat mengarah pada tindakan kolektif di antara 30 negara anggota.  (cnnindonesia.com)

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20220225 WA0001

TRAGEDI TAMPOMAS II 41 TAHUN LALU

Saya teringat masa kecil di Ujung Pandang (sebelum berganti nama menjadi Makassar). Kami tinggal di pinggir pantai losari. Kurang lebih 100m.

Suatu pagi sekali 26 Januari 1981 saya sedang bermain di pulau mungil tak jauh dari pantai. Pulai Lae Lae ini cukup eksotis. Biasanya dengan perahu kayak saya dan teman2 bisa tiba di pulai ini.

Tiba2 kami lihat ada beberapa ikan lumba2 membawa orang di punggungnya. Ternyata itu sebagian penumpang KMP Tampomas II yang terbakar lalu tenggelam. Dia kemudian diselamatkan oleh penduduk di situ.

Ketika kami kembali di pantai terlihat begitu sibuk dgn perahu2 yang membawa korban. Sirine menyala di mana2. Ambulans sibuk ke luar masuk Rumah sakit Stella Maris persis di depan pantai. Karena tubuh saya mungil saya bisa menyelinap melihat kondisi korban KMP Tampomas yang digotong masuk utk diberi pertolongan.

KMP Tampomas II ini bertolak dari Dermaga Tanjung Priok hari Sabtu, 24 Januari 1981 Pukul 19.00 WIB dengan tujuan Ujungpandang, perjalanan seyogyanya memakan waktu 2 hari 2 malam di atas laut, sehingga diperkirakan hari Senin, 26 Januari 1981 Pukul 10.00 WIB akan tiba.

Diceritakan pada 25 Januari malam, dalam kondisi badai laut yang hebat, beberapa bagian mesin mengalami kebocoran bahan bakar, dan puntung rokok yang berasal dari ventilasi menyebabkan percikan api.

Api kemudian semakin menjalar ke kompartemen mesin karena pintu dek terbuka. 30 menit setelah api muncul, para penumpang diperintahkan menuju dek atas dan langsung menaiki sekoci.

Dari 6 sekoci yang ada, masing-masing hanya berkapasitas 50 orang. Sebagian penumpang nekat terjun bebas ke Laut, dan sebagian lagi menunggu dengan panik pertolongan selanjutnya.

Akhirnya pada siang hari tanggal 27 Januari 1981 Pukul 12.45 WIB atau Pukul 13.45 WITA (sekitar 30 jam setelah percikan api pertama), KMP Tampomas II tenggelam ke dasar Laut Jawa untuk selamanya, bersama 288 korban tewas di Dek Bawah.

Tak ada pejabat yang bertanggung jawab, semuanya berujung dengan kesalahan awak kapal. Hasil penyidikan Kejaksaan Agung yang menugaskan Bob Rusli Efendi Nasution sebagai Kepala Tim Perkara pun tidak ada tuntutan kepada pejabat yang saat itu memerintah. Skandal ini kemudian ditutup-tutupi oleh pemerintahan Suharto, kendati banyak tuntutan pengusutan dari sebagian anggota parlemen.

Foto: KMP Tampomas II / Wikipedia
.
.
.
Ruly Achdiat Santabrata

https://www.facebook.com/803774136380640/posts/5172601486164528/

0
0
0
s2sdefault