Top Stories
-
Kunci Sukses Cowok yang Masih Berusia 20-30 Tahun
-
Memulai Entry untuk Beli Saham
-
Bagi yang Sudah Candu Trading, Alokasikan 90% Sahammu Untuk Trading yang Terstruktur dan 10% Untuk Saham Penny Stock
-
Trading Sebagai Pekerjaan Tetap, Why Not?
-
Kenapa Sudah Kerja Keras, Sudah Menabung Bertahun-tahun Belum Juga Menjadi Kaya ?
-
Moment Entry Yang Tepat
-
Menjadi Kaya Bukan Karena Pintar Mencari Uang, Tapi Karena Pintar Mengelola Uang
-
Saham Milikmu Kena Suspend?
-
Hidup Makmur Dari Trading! Mengapa Tidak?
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 844
Calon Penumpang Lion Air Meninggal di Bandara Kualanamu
SitindaonNews.Com | Medan (ANTARA) - Calon penumpang pesawat Lion Air Ramlan (63) mengalami pingsan dan meninggal dunia saat melakukan pemeriksaan "clearance" di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara.
Plt Manajer Branch Comunication Legal PT Angkasa Pura II (Persero) Bandar Udara Internasional Kualanamu Paulina Simbolon di Deli Serdang Rabu mengatakan calon penumpang warga Jalan Pengilar V Kelurahan Medan Amplas Kota Medan akan berangkat ke Surabaya Provinsi Jawa Timur sekira pukul 07.00 WIB.
Ia menyebutkan sebelum berangkat calon penumpang tersebut harus lebih dahulu melakukan pemeriksaan kesehatan dengan petugas KKP.
Namun saat penumpang tersebut melakukan pemeriksaan di KKP, tiba-tiba saja mendadak jatuh pingsan.
"Kemudian petugas KKP langsung dengan sigap memeriksa calon pengguna jasa di bandara tersebut, namun nyawanya tidak tertolong lagi.Pihak KKP menyatakan calon penumpang itu meninggal dunia," ujarnya.
Paulina mengatakan, setelah petugas KKP yang bertugas melakukan pemeriksaan secara medis penyebab meninggal dunia Ramlan, dinyatakan adalah penyakit bawaan asma.
Calon penumpang tersebut langsung dibawa oleh petugas bandara Avsec, Terminal Inpection dan pihak KKP serta Airlines ke ruangan KKP Internasional.
"Selanjutnya menunggu keluarga untuk dibawa ke rumah calon penumpang yang meninggal dunia, dengan menggunakan mobil ambulance KKP," katanya.
Sumber: antaranews.com