Top Stories
-
Kecewa Kepada Pendeta Tidak Dapat Dijadikan Alasan Seseorang Meninggalkan Gereja
-
3 Pilihan Hidup Anak Muda, Jika Usiamu 26-30 Tahun.
-
Aturan Main Crypto di Indonesia Resmi Berubah Total!
-
Singapura Sabotase Ekonomi Kita Balas Dengan Tunda Ekspor Energi Listrik Sampai Mereka Gelap
-
Saatnya Menjemput Revolusi Indonesia
-
Korupsi di Indonesia Sudah Jadi Bencana Luar Biasa
-
Jangan Miskin Permanen
-
Jangan Sampai Salah, Sebelum Entry Amati Dulu IHSG Sampai Pukul 09.¹⁵ Merah atau Hijau
-
Banyak yang Menyerang Saya, Hahahaha
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 860
Cut Nyak Dien dalam Kenangan

Terlihat seorang wanita renta duduk diantara empat pria. Wajahnya menunduk seolah menahan rasa sakit, dengan kedua tangan diletakkan diatas paha. "Ini adalah foto terakhir Cut Nyak Dien, pejuang perempuan yang bernyali singa di tempat pembuangannya di Sumedang (1904-1908).
Beliau sudah terlihat mengalami gangguan kesehatan terutama penglihatannya, tetapi sambil mengajar agama hingga akhir hayatnya.
Belanda mengasingkan "Ratu Aceh" ini untuk mencegah pengaruhnya yang menyebarkan semangat perang pada rakyat Aceh.
Cut Nyak Dien, pemimpin perang wanita di garis depan yang telah berhasil menghancurkan markas Belanda pada tahun 11 Februari 1899.
Sang pahlawan Kesuma bangsa ini wafat pada 6 November 1908 di tempat pembuangannya di Sumedang. Dari berbagai sumber." Demikian ditulis Perpustakaan Nasional sebagai keterangan foto itu.
Sumber: https://www.facebook.com/253472601476913/posts/1936229556534534/