Top Stories
-
Indoor Air Quality Monitor: Apa yang Perlu Diukur di Rumah?
-
Hindari Saham Down Trend
-
Cara Memilih Harga Buat Beli Sore Jual Pagi (BSJP)
-
Air Purifier vs Dehumidifier: Mana yang Lebih Penting untuk Kontrakan?
-
Filter Air untuk Kontrakan: Perlukah untuk Shower, Keran dan Mesin Cuci?
-
Setiap Trader Ingin Kaya, Tapi Bagaimana?
-
Memaksimalkan Profit.
-
Mental Kaya vs Mental Miskin
-
Mesin Cuci 8 Kg untuk Pasangan: Top Load vs Front Load
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 875
Hujan lebat berpeluang terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini mengenai dampak hujan lebat disertai kilat dan angin kencang yang berpeluang terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia pada Senin.
Menurut prakiraan BMKG, hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang berpeluang terjadi di bagian wilayah Provinsi Aceh, Bali, Bangka Belitung, Banten, Bengkulu, DKI Jakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.
Bagian wilayah Provinsi Lampung, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatra Barat, dan Sumatra Selatan juga menghadapi potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
Hujan lebat bisa menyebabkan bencana alam. Warga yang tinggal di daerah rawan bencana diimbau mewaspadai kemungkinan terjadi bencana banjir dan tanah longsor.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto sebelumnya mengatakan bahwa bibit siklon tropis 90S yang terbentuk di sekitar Samudera Hindia sebelah selatan Jawa Tengah dapat menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah daerah.
Bibit siklon dengan kecepatan angin maksimum 25 knot (46 km/jam) itu, menurut dia, juga bisa menyebabkan gelombang setinggi 2,5 sampai empat meter di Samudra Hindia selatan Jawa
(ANTARA)