fbpx

0
0
0
s2sdefault

Ruang CPNS 20190907 111331

Foto: Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Balaikota (CNBC Indonesi/Muhammad Sabki)

 

Jakarta, SitindaonNews - Lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 akan dibuka lagi. Bakal ada 197.111 formasi, yang terdiri dari 37.854 untuk pemerintah pusat dan 159.257 untuk pemerintah daerah.

Pengumuman loker CPNS akan dilakukan Oktober. "Insyaallah diumumkan nanti di Bulan Oktober, ada pengumuman (pembukaan seleksi) CPNS," kata Sekretaris KemenPan-RB Dwi Wahyu Atmaji sebagaimana dikutip dari Detik.com.

Untuk pendaftaran CPNS, akan dimulai pada bulan November 2019. Setelah itu, hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada Desember 2019, yang akan dilanjutkan dengan masa sanggah pada bulan Januari tahun 2020.

Di bulan Januari 2020 juga akan diumumkan jadwal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Pelaksanaan ujian kemungkinan terlaksana Februari 2020.

Lalu, pengumuman hasil SKD akan dilakukan pada bulan Maret 2020, yang akan dilanjutkan dengan tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Jadwal SKB hingga saat ini masih tentative. Selanjutnya, integrasi atau akumulasi nilai SKD dan SKB ini akan dilaksanakan pada April 2020.

Dalam formasi CPNS kali ini pemerintah akan memprioritaskan untuk tenaga teknis di lapangan. Meliputi:

1. Lowongan untuk guru sebanyak 63.324 formasi.
2. Lowongan untuk pegawai kesehatan sebanyak 31.756 formasi.
3. Lowongan untuk pegawai teknis fungsional sebanyak 23.660 formasi.
4. Lowongan untuk pegawai teknis lainnya sebagai 28.767 formasi.
5. Lowongan untuk dosen sebanyak 2.194 formasi.

Namun sayangnya, jumlah formasi final untuk dosen ini masih dalam proses pengolahan.

Dalam pembukaan CPNS Oktober nanti, bakal ada enam jalur khusus yang memiliki peluang besar untuk lolos seleksi CPNS 2019. Antara lain jalur khusus bagi lulusan cumlaude, jalur khusus bagi diaspora, jalur pelamar disabilitas dan jalur bagi putra-putri Papua dan Papua Barat.

 

Artikel asli

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

 

CPNS ilustrasi

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia membuka 2.000 formasi
dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2018.
Proses rekrutmen mulai dibuka, Rabu (19/9/2018),
dengan memberikan informasi mengenai nama jabatan serta formasi yang tersedia di situs sscn.bkn.go.id.

Adapun unit kerja yang mendapatkan alokasi penempatan dalam seleksi CPNS 2018
adalah di kantor pusat, kantor wilayah, dan unit pelaksana teknis.

Unit Pusat itu terdiri dari:
1. Sekretariat Jenderal
2. Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan
3. Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum
4. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan
5. Direktorat Jenderal Imigrasi
6. Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual
7. Direktorat Jenderal Hak Asasi Manusia
8. Inspektorat Jenderal
9. Badan Pembinaan Hukum Nasional
10. Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan HAM
11. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum dan HAM.

Menariknya, Kementerian Hukum dan HAM tidak hanya menyediakan formasi
yang membutuhkan persyaratan lulusan perguruan tinggi.
Kementerian yang dipimpin Menkumham Yasonna Laoly itu
juga membuka 878 formasi untuk tingkat SLTA atau sederajat untuk jabatan penjaga tahanan.

 

Adapun, informasi lain mengenai formasi yang dibuka Kementerian Hukum dan HAM

dapat dibuka di tautan ini: Pengumuman Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Hukum dan HAM

 

Sumber berita

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1567850265333Ilustrasi dosen sedang mengajar. shutterstock.com

Jakarta - Kepala Biro Hubungan Masyarakat Badan Kepegawaian Negara Mohammad Ridwan mengatakan pelamar calon pegawai negeri sipil atau CPNS untuk enam jabatan tertentu harus berpendidikan strata 3 atau Doktor. Jabatan tersebut yakni dokter, dokter gigi, dokter pendidik klinis, dosen, peneliti, dan perekayasa.

Dia mengatakan lima dari enam jabatan itu, maksimal pelamar berusia 40 tahun. "CPNS dosen, peneliti, perekayasa, dokter, dokter gigi bisa sampai 40 tahun. Dosen, peneliti, perekayasa harus S3," kata Ridwan saat dihubungi, Sabtu, 7 September 2019.

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

Ruang CPNS 20190907 111331

RUANG CPNS berkonsep GRATIS membimbing para CPNS mendapatkan cita-citanya. Admin sedang mempersiapkan materi dan konsep baik berupa artikel maupun video yang terstruktur agar lebih memudahkan para CPNS untuk mengerti dan bisa mengerjakan soal-soal dengan mudah. Admin hanya berharap para CPNS membantu menyebarkan keberadaan RUANG CPNS agar admin lebih bersemangat. Berbagi itu MEMBAHAGIAKAN dan GRATIS

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault
CPNS ilustrasi
 
 

Selain Formasi Umum, Ketahui 6 Jalur Formasi Khusus dalam Penerimaan CPNS 2019, Cek Ketentuan dan Persyaratannya.

Ada Jalur untuk Putra/Putri asli Papua dan Papua Barat

SITINDAONNEWS.COM-Proses rekrutment Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2019 akan dibuka pada Oktober 2019.

Total kebutuhan Aparatur Sipil Negara atau ASN di tahun 2019 mencapai 254.173 orang.

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1567009773637

Dalam mempersiapkan tes CPNS dengan cara mempelajari soal-soal yang sering keluar dalam tes dari kumpulan Bank Soal Tes CPNS maupun Latihan Soal CPNS 2019.

Hal ini dilakukan agar otak kita semakin terasah kemampuannya dalam menyerap segala materi. Sehingga pada saat tes, kita sudah terbiasa menemui berbagai macam soal dan tidak terkejut lagi. Berikut kami sampaikan soal-soal tes yang disertai dengan pembahasan.

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1564554181439Peserta melakukan registrasi ulang saat seleksi kompetensi dasar (SKD) berbasis computer assisted test (CAT) untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) di kantor Wali Kota Jakarta Utara, Jumat, 26 Oktober 2018. Tes SKD CPNS 2018 ini dilakukan di 269 lokasi tes di 34 provinsi. TEMPO/Muhammad Hidayat

Jakarta - Pemerintah akan kembali membuka seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada Oktober 2019 mendatang.  Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana menjelaskan, total kuota lowongan CPNS atau ASN yang dibuka sebanyak 254.173 posisi. 

“Mencakup 100 ribu formasi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) dan 100 ribu formasi P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) Tahap Kedua,” kata Bima Haria melalui keterangan tertulis pada laman bkn.go.id, Selasa, 30 Juli 2019.

0
0
0
s2sdefault