fbpx

0
0
0
s2sdefault

bokom sebutan masyarakat aceh singkil untuk mi instan yang direndam air panasBokom, sebutan masyarakat Aceh Singkil untuk mi instan yang direndam air panas ditambah irisan cabai rawit, bawang merah dan jeruk nipis. 

Kalau anda berkunjung ke Aceh Singkil, singgahlah di warung-warung kecil yang menyediakan meja dan tempat duduk. Lalu pesanlah bokom!

Maka, Anda akan disodorkan mi instan yang direndam air panas.

Tak lama kemudian disusul piring kecil berisi cabai rawit, bawang merah dan jeruk nipis.

Cara penyajiannya mi instan yang direndam air panas, dicampur irisan cabai rawit, irisan bawang merah dan perasan air jeruk nipis.

Tidak ada penyedap lain selain bumbu yang ada dalam bungkusan mi instan.

Untuk menambah kenyang paling disantap dengan telur rebus yang bisanya telah disediakan tukang warung serta taburan bawang goreng.

Itulah makanan yang disebut bokom.

Tak diketahui siapa yang pertama kali menyebut bokom.

Bisa jadi disebut bokom, karena cara penyajiannya yang berbeda atau tempat menghidangkannya dalam mangkuk. 

Sebab kalau mi instan yang dimasak di wajan tak disebut bokom.

Bokom sendiri telah menjadi makanan melegenda bagi masyarakat Aceh Singkil dan Kota Subulussalam. Subulussalam dahulunya merupakan bagian dari Aceh Singkil.

Kisah bokom mulai diketahui ketika transportasi di Aceh Singkil, masih menggunakan jalur sungai.

Di lampung (warung terapung di pinggir sungai) tempat penumpang perahu singgah, menu bokom merupakan kuliner utama.

"Dulu transportasi masih lewat sungai, saat singgah di lampung biasanya makan bokom," kata Mawardi penduduk Aceh Singkil, bermarga Kombih, Minggu (6/9/2020).

Ia mengaku tidak tahu persis kapan istilah bokom pertama kali muncul.

Saat musim kayu. Istilah warga setempat menyebut medio 2000-an ke bawah ketika kayu masih bebas ditebang, bokom menjadi makanan populer.

Maklum kala itu sungai sebagai jalur transportasi utama sangat sibuk oleh hilir mudik kayu-kayu gelondong.

Para pekerja kayu menjadikan bokom sebagai santapan sehari-hari.

Seiring peralihan sejarah zaman, transportasi dari sungai sudah berpindah ke jalan aspal.

Bokom tetap laris manis sebagai makanan pengantar sejarah yang tak lekang gerusan zaman.

Saking populernya hampir semua penduduk Aceh Singkil, tahu membuat bokom.

Minggu sore ini, langit Aceh Singkil, ditutup mendung. Serambinews.com, mencoba menikmati sajian bokom.

Kuah mie yang dicampur bawang merah serta air jeruk nipis memberikan rasa berbeda dari mi instan umumnya.

Sumber: tribunnews.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20200816 094151Ilustrasi menggoreng telur

SitindaonNews.Com | Telur menjadi salah satu bahan makanan yang ada di hampir semua dapur rumah. Mengingat kandungan telur yang baik bagi tubuh karena sumber protein vitamin A, D, dan B.

Bukan hanya itu saja, harganya yang ekonomis, serta mudah diolah menjadi hidangan apapun membuat telur begitu difavoritkan. Namun pernahkah ibu di rumah mengalami masalah saat mengolah telur?

Salah satu masalah yang sering dialami saat mengolah telur adalah telur yang lengket saat digoreng. Lalu bagaimana cara memasak telur goreng tanpa lengket di wajan? Berikut ini langkahnya, dilansir dari Live Strong, Sabtu, 15 Agustus 2020.

Langkah 1

Taruh wajan di atas kompor lalu atur api kompor dengan api sedang. Setelah itu panaskan wajan sebelum mulai menggoreng telur.

Ilustrasi telur.

Langkah 2

Lapisi penggorengan dengan sedikit mentega atau margarin agar menambahkan rasa dan mencegah lengket, setelah wajan dipanaskan. Setelah itu, pecahkan telur dengan cara memukulnya dengan lembut di tepi wajan.  Pisahkan cangkang dan biarkan kuning telur dan putih jatuh ke tengah wajan.

Langkah 3

Ubah suhu kompor menjadi rendah lalu masak telur di atas api kecil untuk memastikan teksturnya lebih lunak. Biarkan telur matang sampai putih telur berubah dari bening menjadi putih. Geser spatula di bawah telur dan balikkan.

Telur ayam (ilustrasi)

Langkah 4

Goreng sisi lain telur sampai kuning telur mencapai kematangan yang diinginkan. Telur hanya perlu sekitar satu menit atau lebih untuk memasak di sisi kuning telur. Jika lebih suka kuning telur yang lebih padat masak dua hingga tiga menit di kedua sisi.

Langkah 5

Geser spatula di bawah telur, pindahkan dari penggorengan ke piring. Matikan kompor dan biarkan wajan dingin.

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

Nasi Lemak yang lezat (Gambar by Pixabay) 

SitindaonNews.Com | Nasi Uduk adalah salah satu dari variasi olahan nasi yang ada di Indonesia. Olahan nasi lainnya yaitu seperti nasi kuning, dan nasi goreng. Nasi Kuning karena menggunakan kunyit, sehingga warnanya menjadi kuning. Disebut Nasi Goreng karena membuatnya digoreng. Lalu bagaimana dengan Nasi Uduk?

Berdasarkan bahan pembuatannya nasi uduk sama dengan nasi lemak, nasi yang ditanak menggunakan air santan dari perasan kelapa. Namun, nasi lemak terkenal sebagai makanan khas orang Melayu, sementara Nasi Uduk lebih populer di Indonesia, terutama di masyarakat yang berada di Pulau Jawa. Orang-orang Betawi, Sunda, atau di masyarakat suku Jawa di Jawa Tengah atau Jawa Timur.

Perbedaan Utama Nasi Uduk dan Nasi Lemak

Nasi lemak
Nasi Lemak yang lezat (Gambar by Pixabay)

Walaupun dua-duanya dibuat menggunakan santan, namun rasanya bisa dikatakan tidaklah sama persis. Perbedaan ini disebabkan penggunaan bumbu-bumbu yang mengikutinya. Nasi Uduk menggunakan bumbu yang lebih sederhana, tapi penyajianya yang lebih lengkap. Sementara nasi lemak, penggunaan bumbunya yang cukup beragam sementara penyajiannya hanya cukup menambahkan sambal lemaknya saja.

Itulah salah satu alasan kenapa Nasi Uduk bisa pastikan memang asli Indonesia. Karena walaupun berbahan dasar sama yaitu nasi dan santan, tapi berbeda dalam rasa dan penyajian dengan nasi lemak. Untuk orang Indonesia, lidahnya lebih cocok dengan Nasi Uduk asli Indonesia. Nasi Uduk biasanya dimakan untuk sarapan atau untuk makan malam. Disajikan hangat dengan lauk-pauk yang merupakan masakan pelengkap dari Nasi Uduk ini.

Bumbu Nasi Uduk yang sangat mencolok dibandingkan nasi lemak adalah penggunaan daun salam dan batang serai. Kedua rempah ini membuat Nasi Uduk memiliki wangi yang khas. Sebuah aroma khas yang dihasilkan dari perpaduan aroma santan dengan kedua rempah ini. Ketika tempat nasinya dibuka, pasti Anda akan bisa langsung tahu kalau itu adalah Nasi Uduk. Bukan nasi liwet atau dalam bahasa jawa “Sego Liwet’ atau bahkan “Nasi Lemak” yang menggunakan bahan baku dominan sama yaitu nasi dan santan.

Kedua rempah inilah yang membuat Nasi Uduk sangat Indonesia sekali. Aroma inilah yang khas dan seringkali kita temui pada masakan-masakan khas atau tradisional Indonesia.

Sementara nasi lemak tidak menggunakan batang serai dan daun salam seperti Nasi Uduk. Nasi lemak menggunakan daun pandan untuk memperkuat aroma khas dari santannya sendiri. Sama halnya ketika Anda membuat kolak, bubur sumsum, atau candil. Daun pandan digunakan untuk mengeluarkn aroma khas pada santan.

Santan berpadu dengan daun pandan membuat yang keluar adalah aroma yang lebih mirip dengan kue-kue atau jajanan pasar Indonesia, tidak begitu mendominasi dalam masakan-masaan Indonesia jika dibandingkan daun salam dan batang serai pada Nasi Uduk.

Rasa Nasi Uduk VS Nasi Lemak

Nasi uduk
Nasi uduk yang gurih

Perbedaan lainnya pada Nasi Uduk dan nasi lemak yaitu dalam masalah rasa. Dari kedua jenis nasi yang sering dikatakan orang sejenis atau mirip ini. Pada Nasi Uduk senjatanya adalah menonjolkan rasa nasi yang legit dan gurih karena santannya. Selain itu, harumnya yang khas Indonesia yang membuat Anda tak sabar untuk segera melahapnya.

Semakin hangat nasinya, akan semakin nikmat dan beraroma Nasi Uduk ini. Sementara rasanya sendiri, Nasi Uduk memberikan sensasi yang gurih dan beraroma. Bumbu penyedap alami yang digunakan hanya sebatas pada santan, daun salam dan batang serai tersebut. Garam hanya sebagai penguat rasa gurih dari santan yang digunakan pada Nasi Uduk itu sendiri.

Keistimewaan Nasi Uduk yang khas Indonesia ini adalah karakter rasa nasinya yang  bisa membuat leih nikmat ketika Anda memadukannya dengan masakan-masakah khas Indonesia lainnya. Mulai dari menyantap Nasi Uduk dengan perkedel kentang atau dengan ayam goreng, bahkan dengan semur jengkol. Masakan-masakan yang memang sudah memiliki bumbu yang memang kaya. Memadukannya bersama Nasi Uduk membuat rasanya menjadi lebih kaya dan lebih sempurna.

Jika tidak ada masakan pendampingpun, Anda cukup tambahkan irisan telur dadar, bawang goreng, dan sambal kemiri, Anda sudah dapat merasakan nikmatnya Nasi Uduk ini. Lebih lengkap lagi jika ditambah dengan mentimun, daun kemangi, tomat, atau kol sebagai lalapan. Jika ingin lebih nikmat bisa ditabahkan emping yang terbuat dari melinjo asli. Kriuk-kriuk empingnya yang rasanya agak pahit meyempurnakan lidah Anda ketika menyantap Nasi Uduk asli indonesia ini.

Untuk nasi lemak, jika dibandingkan dengan Nasi Uduk justru lebih sulit untuk dipadukan dengan masakan lainnya. Penyebabnya karena nasi lemak nasinya sudah sangat kaya rasa. Kekayaan rasa dari nasi lemak ini karena pada nasi dan santannya yang juga ditambahkan bumbu penyedap alami lain seperti bawang putih, jahe, dan garam serta minyak yang membuat nasi menjadi semakin berlemak. Jadi, menyantapnya dengan sambal saja sudah lebih dari cukup.

Semakin banyak padanannya, justru membuat rasanya menjadi tak karuan. Campur-campur menjadi tidak begitu nikmat untuk disantap. Sehingga jika dilihat dari unsur nilai gizinya, nasi lemak cukup banyak mengandung karbohidrat dan lemak, sesuai dengan namanya. Sementara protein, serat, dan kandungan lainnya tidak bisa Anda dapatkan dari hidangan ini.

Gizinya tetap lebih unggul Nasi Uduk yang bisa disantap dengan beragam lauk pauk tanpa membuat rasanya menjadi aneh. Justru membuat makan menjadi semakin nikmat dan lengkap gizinya.

Tips Praktis Memasak Nasi Uduk

Cara membuat Nasi Uduk yang praktis ini bisa Anda praktikan sendiri. Dijamin membuat makan Anda menjadi lebih istimewa karena memang nasinya juga istmewa. Apalagi jika Nasi Uduknya adalah buatan Anda sendiri. Dalam tips memasak Nasi Uduk yang praktis ini Anda hanya butuh rice cooker yang biasa Anda gunakan untuk memasak nasi sehari-hari.

Perlakuan terhadap nasinya juga kurang lebih sama. Mulai dari mencuci beras sampai menambahkan air untuk mulai memasak nasi. Perbedaannya, air yang biasa Anda gunakan untuk memasak nasi diganti dengan santan secukupnya. Namun, untuk Nasi Uduk takaran santannya sedikit lebih banyak dibandingkan dengan jumlah air yang biasanya Anda gunakan untuk memasak nasi pada rice cooker tersebut.

Selanjutnya Anda cukup menambahkan daun salam dan batang serai yang telah dimemarkan. Aduk sebentar sambil mencampurkan garam secukupya pada nasi dan santan sampai larut. Masak seperti Anda memasak nasi biasa, dengan hanya menekan satu tombol memasak saja dan tunggu Nasi Uduk sampai matang. Secara otomatis ketika Nasi Uduk ini matang fungsi rice cooker berubah menjadi pemanas.

Anda tinggal tambahan toping-toping atau menu pelengkap untuk dimakan bersama Nasi Uduk tersebut. Pelengkap yang paling sederhana adalah telur dadar yang sudah diiris-iris dengan mentimun dan daun kemangi. Jika Anda suka kacang kedelai dan memang kebetulan memang sudah tersedia di toples, bisa Anda tambakan hingga Nasi Uduk siap disantap, jangan lupa sambalnya. 

Jika lauk pauk lainnya juga sudah tersedia lebih nikmat lagi. Anda bisa lebih kenyang dan kebutuhan Anda terhadap gizi yang lengkap juga dapat terpenuhi.

Karena banyaknya penggemar dari Nasi Uduk ini di Indonesia. Anda dapat menemukan menu ini hampir di setiap tempat. Mulai dari warung-warung kecil, kantin-kantin sekolah, atau di restoran, food court atau bahkan di hotel sekalipun. Nasi Uduk menjadi menu khas Indonesia yang bisa dinikmati oleh semua kalangan. Mulai dari kalangan bawah sampai kalangan atas.

Menu yang Indonesia sekali karena memang sangat pas dan cocok dengan lidah maupun perut orang Indonesia. Tak jarang orang luarpun ketagihan dengan Nasi Uduk yang asli indonesia ini. Entah karena rasa dan aromanya yang khas atau karena begitu mudahnya untuk dapat menikmati Nasi Uduk.

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20200803 161111Foto: youtube awirach

SitindaonNews.Com | Penjual es dawet ireng yang satu ini punya daya tarik unik. Parasnya yang cantik dan semok bikin dagangannya laris manis. Awas gagal fokus!

Kalau berkunjung ke Purworejo, kurang lengkap rasanya kalau tak menikmati es dawet ireng. Ya, minuman dingin ini cukup populer dan banyak diburu masyarakat.

Sesuai dengan namanya, es dawet ireng ini berbeda dengan dawet biasa yang warnanya hijau. Dawet ireng punya warna hitam eksotis karena diberi campuran tepung oman alias tepung dari batang padi yang dibakar dan diambil sarinya

Nah, kalau mencari es dawet ireng yang enak sekaligus fenomenal, kamu bisa datang ke Jalan Nasional, Purworejo. Di sini ada penjual es dawet ireng yang cantik dan semok. Eits, racikan es dawetnya juga enak.

 
penjual es dawet ireng cantikpenjual es dawet ireng cantik Foto: youtube awirachma
 

Lewat channel youtube Awwirachma, youtuber ini sengaja datang untuk jajan es dawet ireng dari penjual cantik dan seksi. Penjual dawet ireng bernama Melani ini ternyata memang punya paras ayu.

Saat ditanya, ternyata Melani berjualan es dawet ireng karena melanjutkan usaha orang tuanya. Setiap hari Melani siap meracik es dawet ireng pesanan pembeli. Kedainya sederhana, tapi pembelinya tak henti silih berganti.

Melani yang kini berusia 19 tahun mengaku sudah lama berjualan es dawet ireng racikan orang tuanya. Ia berjualan mulai pukul 09.00-17.00 WIB. Penampilan yang cantik dan seksi bikin Melani kerap menyita perhatian para pembelinya.

Semangkuk es dawet ireng terdiri dari campuran dawet ireng, santan, gula merah cair dan es batu. "Perpaduan antara santan dan gula aren ini enak guys, manis gurih tapi nggak berlebihan. Manisnya sudah dari Mba Melani," ujar Awirahma.

penjual es dawet ireng cantikpenjual es dawet ireng cantik Foto: youtube awirachma

Dalam sehari, Melani mengaku bisa menghabiskan hingga 3 stoples dawet ireng yang bisa diracik jadi 150 porsi. Tak tanggung-tanggung omzet perhari es dawet ireng ini bisa mencapai Rp 2 juta.

Di sepanjang jalan Nasional ini ada sekitar 7 penjual es dawet ireng, semuanya memasang nama Es Dawet Ireng Melani karena memang merupakan milik orangtua Melani. Tapi kalau kamu ingin dilayani langsung dengan Melani maka cobalah datang ke gerai yang lokasinya ada di paling ujung jalan.

Paras cantik Melani si penjual es dawet semok ini pun menarik ribuan komentar netizen. Banyak yang memuji kegigihan Melani karena tak gengsi berjualan es dawet ireng di pinggir jalan.

penjual es dawet ireng cantikpenjual es dawet ireng cantik Foto: youtube awirachma

"Cewe sebersih itu dan secantik itu... dia masih mau jualan dawet.. salute gw," ujar netizen.

"10% menikmati es dawetnya. 90% penasaran sama orangnya. Iya sih emang cakeeep," puji netizen.

"Untung jualannya mangkal, kalo keliling kampung bahaya. Dia bisa abis sama emak-emak karena suaminya jajan daweeet terus tiap hari," beber netizen lain.

"Ini yang beli pasti banyak lelaki yang modus. Beli dawet satu, nongkrongnya 3 jam," pungkas netizen.

Penjual makanan cantik memang banyak dan jadi daya tarik tersendiri. Sebelumnya ada penjual bebek goreng di Surabaya yang punya paras cantik, ada juga penjual es kelapa semok dan seksi yang setiap hari diantre pembeli.

Sumber: .detik.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20200721 192424Photo: U-Report. |  Kue Klepon Sumber: Youtube

SitindaonNews.Com | Klepon menjadi viral dan trending di Twitter lantaran sebuah unggahan yang mengaitkannya dengan agama. Sontak saja hal itu menjadi perbincangan netizen.

Terlepas dari itu, klepon sendiri cukup populer dan telah ada sejak zaman dahulu. Kue tradisional ini berasal dari bahan ketan, diisi dengan gula Kalimantan cair (gula kelapa) dan ditaburi parutan kelapa.

Dikutip dari berbagai sumber, klepon kemungkinan kuat berasal pertama kali dari daerah Jawa. Hal itu lantaran produk kue klepon terkenal berasal dari Pasuruan (Jawa Timur). Biasanya, dijual dalam kotak di kios-kios kecil yang membuat garis panjang di pinggir jalan yang menghubungkan Malang dan Surabaya.

Di bagian lain di Indonesia, seperti di Sumatera dan di negara tetangga Malaysia kue tradisional klepon disebut sebagai onde-onde. Bahkan beberapa literatur menyebutkan bahwa jenis kue tradisional tersebut sudah ada sampai di negara lain.

Klepon biasanya disajikan dengan getuk dan cenil sebagai camilan di pagi dan sore hari. Warna klepon identik dengan warna hijau yang berasal dari daun pandan. Tapi kini inovasi klepon sudah ada dengan berbagai warna dan rasa mulai dari green tea hingga nutella.

Apa saja inovasi dari klepon, ya? Berikut rangkumannya:

Klepon gelato

Di Locarasa, Kemang, Jakarta, kuliner ini disulap menjadi salah satu rasa gelato. Beberapa tempat lain pun tak mau ketinggalan dan mulai mengembangkan rasa gelato dan es krim dengan citarasa klepon.

Donat klepon

Bentuknya yang sama-sama bulat membuat donat menjadi pilihan untuk kreasi klepon lainnya. Warnanya dibuat hijau ditambah topping kelapa parut serta isian gula merah layaknya klepon.

Klepon cake

Klepom cake memiliki tekstur serupa bolu dengan warna hijau mencolok. Di bagian tengah dilapisi gula merah sebagai ciri khas isian dalam klepon.

Sumber: viva.co.id

0
0
0
s2sdefault