fbpx

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20200114 144548

SitindaonNews.Com | Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan, menyebutkan cita rasa durian petani Babel terbaik di dunia, sehingga dapat dijadikan sebagai daya tarik untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di negeri serumpun sebalai itu.

“Kontes durian ini digelar untuk menunjukkan bahwa durian Babel memiliki kualitas yang bagus, rasanya enak dan melebihi durian yang ada di dunia,” kata Erzaldi Rosman Djohan, saat membuka kontes durian di Pangkalpinang, Minggu, (12/1/2020) kemarin.

Ia mengatakan peserta kontes durian tahun ini yang diikuti 227 orang petani merupakan ajang mencari varietas durian unggul dari Bangka Belitung diharapkan dapat dibudidayakan secara masif yang memberikan keuntungan bagi para petani durian dan masyarakat.

“Melalui kontes durian tahun ini, kita ingin menunjukkan kepada Indonesia dan khususnya negara-negara tetangga, bahwa durian Bangka Belitung luar biasa dan lebih dari durian yang ada,” ujar Rosman Djohan, menambahkan.

Menurut dia kontes durian sangat diminati petani, sehingga kegiatan akan diselenggarakan setiap tahun, sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah ini.

Ia berharap para peserta kontes yang menjadi juara untuk dapat memberikan informasi dan aksesnya dalam penamaan bibit durian. “Sehingga nanti diharapkan para petani lainnya dapat menanam durian kualitas unggul,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Babel, Juaidi mengatakan kontes durian yang diikuti 227 peserta sebagai ajang mencari varietas durian unggul dari Bangka Belitung. “Diharapkan dapat dibudidayakan secara masif, dan memberikan keuntungan bagi para petani durian dan masyarakat,” kata Juaidi.

Tercatat kontes Durian Tingkat Provinsi Babel 2020 berhasil dimenangkan oleh Zaimi dengan memperoleh hadiah Rp22 juta, tropi dan sertifikat. (*)

BACA ARTIKEL ASLI DI.teras.id

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

alhamdulillah akhirnya harga tiket pesawat turun juga

SitindaonNews.Com | Masyarakat saat ini tengah berbahagia karena harga tiket pesawat salah satu maskapai untuk rute domestik kembali turun. Sebelumnya, mahalnya harga tiket pesawat sempat menjadi hal yang menghebohkan.

Kegembiraan tersebut terlihat dari postingan beberapa netizen di sosial media twitter. Salah satunya akun @yuddaardisa.

"Alhamdulillah akhirnya harga tiket pesawat turun juga," tulisnya, Minggu (12/1).

Hal senada juga diungkapkan oleh akun @LYDaerr. "Demi apa tiket pesawat turun harga, biasanya ekonomi 1 jtan lebih. Semoga gini terus sampai Juli, auto terbang aku nemuin papa yebin ????," tulisnya.

Dia juga melampirkan tangkapan layar yang menunjukan harga tiket pesawat rute Pekanbaru-Jakarta dengan harga Rp 600.000 an.

Sementara itu, berdasarkan penelusuran Merdeka.com di salah satu Online Travel Agent harga tiket pesawat rute domestik memang mengalami penurunan.

Misalnya, dari Jakarta ke Yogyakarta kini harganya berkisar antara Rp 300.000 - Rp 400.000. Padahal, sebelumnya harga tiket ke daerah istimewa tersebut mencapai Rp 800.000 an.

Sementara itu, rute Jakarta-Medan yang sempat dikeluhkan banyak orang karena dinilai menjadi terlampau mahal kini turun. Harga tiket kembali menjadi Rp 700.000 an.

Salah satu pengguna moda transportasi pesawat, Lia mengaku senang dengan adanya penurunan harga tiket pesawat tersebut. "Sekarang harga tiket pesawat domestik sudah murah lagi ya, aku syok sekaligus terharu melihatnya. Bisa pulang kampung lagi," ujarnya kepada Merdeka.com.

Sementara itu, saat berita ini ditayangkan, pihak maskapai masih belum memberi tanggapan terkait penurunan harga tiket pesawat tersebut.

Sumber: merdeka.com

0
0
0
s2sdefault
0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

durian hutan khas mubaSRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI | Durian hutan yang memiliki ukuran lebih kecil. Makan Durian Sepuasnya Cukup Bayar Rp 50 Ribu, 10-12 Januari 2020, Kalau Duriannya tak Manis Diganti 

SitindaonNews.Com  |  Pemerintah Provinsi Sumsel bersama Himpunan Alumni IPB DPD Sumsel untuk ketiga kalinya bakal menggelar festival buah dan pertanian unggulan di Griya Agung Palembang, 10-12 Januari 2020 mendatang.

Kegiatan tahunan tersebut akan dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru dan wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya.

Festival buah dan pertanian unggulan yang ketiga kali ini melibatkan 152 stan perwakilan dari 17 Kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Selatan dan menampilkan aneka buah hasil pertanian masing-masing daerah.

Ketua Pelaksana festival buah dan pertanian unggulan III, Raimar Yousnaidi mengatakan sama seperti tahun sebelumnya pada festival buah ini pihaknya akan menampilkan buah-buahan unggulan di Bumi Sriwijaya seperti 

durian Lahat, nanas Prabumulih, jeruk Pagaralam, duku Komering, padi Muba dan beberapa produk unggulan lainnya.

Dengan hanya cukup membayar Rp 50 ribu, setiap pengunjung yang datang nantinya bisa menikmati durian sepuasnya. Meski makan sepuasnya, namun para pengunjung dilarang untuk membawa pulang.

"Kalau duriannya tidak manis atau kurang bagus akan kita ganti baru, jadi pengunjung bisa makan sampai kenyang. Kalau buah lain dihitungnya per kilo," ujar Raimar, Sabtu (4/1/2020).

Tak hanya festival buah dan pertanian unggulan saja, dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu juga akan digelar beberapa kegiatan lainnya seperti seminarlomba mewarnai, senam, fotografi, vlog, lomba kreatif menghias buah dan lomba lainnya.

"Melalui berbagai lomba dan festival buah ini, kita perkenalkan kepada masyarakat mulai dari TK sampai dewasa bahwa buah dan pertanian kita produknya unggulan," jelas Raimar.

Ketua Pelaksana festival buah dan pertanian unggulan III,  Raimar Yousnandi bersama dan Sekretaris Festival Buah dan Pertanian Unggul III,  Mika Asriselian.
Ketua Pelaksana festival buah dan pertanian unggulan III, Raimar Yousnandi bersama dan Sekretaris Festival Buah dan Pertanian Unggul III, Mika Asriselian. (SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA)

Sekretaris Festival Buah dan Pertanian Unggul III, Mika Asriselian menambahkan tujuan digelarnya kegiatan ini untuk mendukung Sumsel sebagai lumbung pangan nasional.

Melalui kegiatan yang disponsori oleh Bank Sumsel Babel ini, pihaknya ingin mempromosikan buah dan hasil pertanian unggul yang selama ini kurang dikenal.

Jika sebelumnya festival buah ini cakupannya hanya sebatas Sumsel, namun pada tahun ini menjadi festival buahnasional.

"Orang kan selama ini kenal hanya durian dan duku saja, padahal banyak buah unggulan lainnya. Maka itu, kita harap penghasil buah bisa ketemu suplier untuk orbitkan buah Sumsel lainnya," jelasnya.

Sumber: palembang.tribunnews.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20191130 181331Green Boots Everest [Wikipedia]

Misteri 3 Jasad Abadi yang Membeku di Zona Kematian Gunung Everest. 

Gunung Everest memang menjadi gunung tertinggi di dunia, tetapi selain itu, gunung ini adalah pemakaman terbuka terbesar yang pernah ada.

Gunung setinggi 8.848 meter ini, Rabung puncaknya menandakan perbatasan antara Nepal dan Tibet; puncaknya berada di Tibet. Puncak Everest berada di ketinggian 29.029 kaki (8.848 meter) di atas permukaan laut.

Mengutip BBC, yang tercatat hingga Maret 2019, jumlah kematian yang tercatat di Gunung Everest berada di kisaran 280-300 jiwa. Banyak mayat tetap disana sebagai pengingat bagi mereka para pendaki. 

0
0
0
s2sdefault