fbpx

0
0
0
s2sdefault

1586341353248

Dikit-dikit minum, haus apa doyan?

SitindaonNews.Com | Sudah banyak yang bilang, minum air putih sebanyak-banyaknya, maka kamu akan senantiasa sehat sentosa. Mencegah infeksi saluran kemih, mencerahkan kulit, melancarkan pencernaan, dan lain-lain. Katanya minimal minumlah 8 gelas perhari, lebih malah lebih baik. Hmm, tapi benarkah demikian?

Melansir dari Yourtango.com, hal ini tidaklah benar. Pernyataan ini bukanlah perkataan yanng asal ceplas-ceplos aja, tapi berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan di British Medical Journal, yang dilakukan oleh dokter Margaret McCartney, seorang dokter umum di Glasgow, Scotlandia.

Ternyata, minum terlalu banyak air untuk tubuh bisa memberikan efek yang buruk, sebut saja hiponatremia, kondisi natrium darah rendah yang umm terjadi pada pelari maraton.

McCartney memberikan penjelasan yang simpel tapi sangat masuk akal dan mudah dipahami. " Jika kamu minum berlebihan, dan rasa nggak nyaman (karena berlebihan), ginjalmu juga dipaksa untuk bekerja sangat, sangat keras," katanya.

Begini. Air yang kamu minum itu keluar dengan berbagai macam cara. Entah dari keringat, kencing, atau bahkan sampai membuang napas. Emang minum air itu penting untuk menjaga cairan yang keluar dari tubuh kita. Tapi kalau berlebihan itu kamu bisa terkena keracunan air atai water intoxication. Jika dalam waktu singkat kamu sudah berlebihan minum air, ginjal bisa kewalahan untuk membuangnya cukup cepat.

Kalau udah 'keracunan air', lalu apa yang akan terjadi pada tubuhmu? Kamu bisa-bisa sakit kepala, kelelehan, mual, muntah, sering kencing, bahkan diorientasi mental. Bahkna seseorang yang ikut kontes minum air atau atlet yang keliru menghidrasi diri mereka saat latihan bisa meninggal.

Untuk itu, minumlah secukupnya, jangan berlebihan. Pepatah bijak pernah mengatakan bahwa sesuatu yang berlebihan itu nggak baik, bahkan minum air pun. Cukup minum air sampai kamu nggak merasa haus saja, pokoknya ketika kencing nggak berwarna kuning berarti konsumsi airmu itu sudah cukup.

Sumber:

m.diadona.id/health/kata-siapa-minum-banyak-air-itu-sehat-bahayanya-justru-bikin-geleng-geleng-kepala-200404a.html

Sumber: .ucnews

*Ijonk Aries*

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20200330 093300

Untuk menjadi orang kaya dan sukses, dibutuhkan bakat, kerja keras, tekad, kesabaran, keberuntungan dan banyak yang lainnya. Sementara orang lain harus berjuang keras untuk mendapatkannya, para pemilik zodiak ini justru cenderung lebih mudah meraihnya, karena sifat-sifat tersebut sudah melekat pada mereka.

Ya, enam zodiak yang akan dibahas berikut ini diprediksi akan jadi orang kaya dan sukses. Zodiak siapa saja yang dimaksud? Dilansir dari Times of India, Senin , 0 Maret 2020, berikut enam zodiak yang beruntung tersebut.

Virgo

Virgo perfeksionis dan mampu tenang saat dalam keadaan stres. Mereka logis, pekerja keras dan tekad mereka tidak mengenal batas. Yang paling penting, mereka pragmatis dan sangat tegas. Kaya dan sukses akan mudah didapatkan para pemilik zodiak ini. 

Scorpio

Scorpio selalu bersemangat untuk tugas apa pun yang mereka kerjakan. Mereka fokus pada tujuan dan memberikan 100 persen untuk pekerjaan mereka. Bukankah itu yang paling penting untuk mendapatkan karier yang sukses?

Lebih dari itu, mereka karismatik, ambisius dan cerdas. Scorpio tidak mudah percaya pada siapa pun dan lebih memilih memercayai intuisi mereka. 

Leo

Leo pada dasarnya kreatif dan eksperimental. Mereka memiliki cara sendiri untuk melakukan hal-hal yang memberi mereka keunggulan di atas yang lain. Selain itu, mereka adalah komunikator yang sangat baik dan memiliki keterampilan yang meyakinkan.

Leo percaya diri dan begitu mereka sudah melihat tujuan mereka, tidak ada jalan untuk kembali. Menurut hasil penelitian, orang kaya di dunia juga berzodiak Leo. 

Taurus

Taurus percaya pada kerja keras. Mereka memang kadang-kadang keras kepala, tetapi itu membantu mereka unggul dalam apa pun yang mereka lakukan. Mereka rasional, intelektual dan umumnya memiliki kepribadian yang magnetis.

Kombinasi dari semua sifat itu adalah kunci karier yang sukses. Ketika Kamu unggul atas semua yang Kamu lakukan, uang akan selalu mengikuti. 

Capricorn

Capricorn adalah pecandu kerja. Mereka mungkin tidak keberatan mengunci diri di kamar berjam-jam untuk berkonsentrasi dan menyelesaikan pekerjaan mereka. Para pemilik zodiak ini selalu berusaha mencari solusi dan tidak membiarkan emosi menghalangi mereka. 

Aries

Aries ekstrovert dan sangat ambisius. Mereka tahu bagaimana cara membuat diri mereka termotivasi. Mereka selalu penasaran dan ingin belajar hal-hal baru. Kadang mereka malas, tetapi mereka pintar dan mampu menyelesaikan pekerjaan. Apakah Kamu tahu, salah satu pendiri Google, Larry Page, juga seorang Aries?

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1586316033747Satu unit mobil ambulans merapat ke Gedung Isolasi RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, pada Rabu, 4 Maret 2020. Tempo/Kiki Astari

SitindaonNews.Com | Jumlah pasien penyakit akibat virus corona atau Covid-19 di Indonesia setiap harinya terus bertambah. Salah satu mantan pasien, Simon Nainggolan, berbagi cerita bagaimana upayanya hingga akhirnya ia divonis negatif terinfeksi virus Corona.

Simon mulanya mengalami demam pada 20 Maret 2020. Setelah kondisinya tak kunjung membaik selama tiga hari, ia memutuskan memeriksakan diri ke dokter di RSU Bunda bersama istrinya dan dites swab. Keesokan harinya dokter memberi tahu ada bercak-bercak di paru-paru kanan dan ia dinyatakan suspect Covid-19.

"Saya diminta mengisolasi diri. Saya kemudian memilih untuk self-isolated di rumah karena kebetulan ada kamar kosong di lantai dua," cerita Simon, Selasa, 7 April 2020.

Selama mengisolasi diri, Simon tidak bertemu dengan siapapun. Makanan diantar dan diletakkan di depan pintu kamar. Ia menggunakan alat-alat makan khusus dan mencucinya sendiri. "Obat-obatan saya minum sesuai resep-resep dari dokter paru-paru. Saya mulai rajin minum vitamin C, D, dan E. Rajin minum jus buah-buahan dan tentunya obat Paracetamol karena demam saya terus menerus tidak turun. Untungnya saya tidak sesak nafas," ucap dia.

Beberapa hari kemudian hasil tes swab datang. Dia dan istri dinyatakan positif Covid-19.

Demi bisa segera sembuh, Simon mengatakan setiap hari ia bangun pukul 04.00 lalu makan sepotong roti dan minum vitamin. Pukul 08.00, ia sarapan dan kembali minum vitamin. Dalam sehari ia bisa meminum vitamin C hingga 2 ribu miligram. Ia juga memperbanyak minum air putih hingga lebih dari tiga liter.

Menurut Simon, selama sakit yang ia rasakan adalah tenggorokan kering, badan terasa lelah, linu di setiap sendi. Ia melawan itu semua dengan meminum vitamin. "Saya juga dikasih minum air rebusan daun sirih merah sambil tentunya tak lupa selalu berdoa kepada Tuhan agar diberi kesembuhan dan kekuatan," tuturnya.

Selain itu, ia memutuskan berhenti menyaksikan televisi, mendengar berita-berita yang menakutkan dan menyedihkan tentang pandemi Corona. Ia rutin berjemur di bawah sinar matahari pukul 9 sampai 10 pagi.

Akhirnya, kata dia, pada 1 April 2020 demamnya hilang dan kondisinya membaik. Senin kemarin ia dan istri kembali tes swab di RSPAD. "Hari ini, Selasa 7 April 2020, berita suka cita itu datang. Hasil tes swab saya dan istri dinyatakan sudah negatif," katanya.

Simon berpesan untuk sesama pasien Covid-19 agar terus percaya jika kesembuhan hanya menunggu waktu. "Lawan dengan hati yang penuh syukur, vitamin-vitamin itu terus diminum," ucap dia

Sumber: tempo.co

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

FB IMG 1585451072523

MENGUNCI HIDUP DALAM RUMAH | Bukan hanya kepala daerah yang memakai istilah varian dari lockdown (entah local-lockdown, pembatasan wilayah, isolasi, dan sebagainya). Tingkat desa pun, bahkan hingga RT, ada beberapa melakukan “semacam lockdown”. Misal, membatasi lalu-lintas keluar masuk wilayah. Beberapa pemukiman perumahan, melakukan isolasi menolak kedatangan orang luar.

Mulailah situasi chaos ini terasa secara akumulatif. Bangsa ini sejak Soeharto berkuasa, tidak dididik untuk melakukan gerakan sosial secara mandiri. Apa yang dilakukan, baik oleh pemimpin nasional maupun pemimpin lokal, lebih banyak himbauan mengantisipasi, atau tepatnya bereaksi terhadap kasus virus Corona (Covid-19). Himbauan lebih banyak ke mekanisme “penghindaran” daripada “penghadapan.” Jalan termudah sebagaimana himbauan WHO, adalah social distancing (organisasi kesehatan dunia itu kemudian mengubah menjadi physical distancing).

Istilah terakhir, physical distancing saya kira lebih tepat. Lebih teknis dan tidak multi-interpretable. Saya lebih mengartikan pada pen-jarak-an fisik, bukan pen-jarak-an sosial. Pen-jarak-an sosial, saya kira lebih mirip penjara-kan fisik (antara lain di rumah saja, jangan ke mana-mana).

Lho, katanya kita makhluk sosial, seperti kata para sosiolog dan budayawan? Lho, katanya kita harus menjaga silaturahmi, kata para kyai dan ustadz dan ustadzah? Meski pun ada yang nyolot, silaturahmi pada yang seiman saja. Celetukan semacam itu biasanya muncul dari penjahat agama. Agama apa saja, nggak usah baper.

Dari hal itu, yang acap banyak dilupakan, sebenarnya hampir semua ahli kesehatan dunia (setidaknya saya bacai dari medsos, media online kredibel, beberapa jurnal kesehatan, hingga buku manual Covid-19 dari Henan Provincial Center for Disease Prevention and Control --untuk ini terimakasih Heru Marwata atas informasinya), intinya bukan lockdown. Lebih tepatnya karantina, sebagaimana ketika Pemerintah Indonesia menangani korban Covid-19 pada awalnya. Yakni melakukannya isolasi atau karantina di wilayah Natuna. Masih ingat bukan Februari lalu, waktu terjadi penolakan masyarakat dan pemda setempat?

China sebelumnya juga melakukan, dengan cara mengunci (lockdown) Wuhan, untuk karantina khusus terwabah Corona. Indonesia, sebagai negara kepulauan, pasti akan kepingkel-pingkel, pusing delapan keliling, gimana cara lockdown? Tolong para penjahat agama dan penjahat politik, yang suka teriak-teriak lokdan-lokdon menjelaskan pemahaman dan konsep mereka. Kalau lojon, temen saya ngerti. Saya mah nggak ngerti, karena alim.

Beberapa negara yang melakukan lockdown, sama sekali tak bisa menahan laju virus Corona. Intinya, karena memang belum ketemu vaksinnya. Yang bisa menjawab hal itu, tentu dunia ilmu pengetahuan dan teknologi. Kita masih menunggu kerja keras mereka. Dunia politik, apalagi dunia agama, tak bisa berbuat apa-apa, selain menghimba-himbau. Himbauannya khas, menghindari bukannya menghadapi.

Padal negeri ini adaptif. Tidak hancur karena disrupsi teknologi digital. Walau pun adaptif yang tidak akseleratif, karena bukan bangsa produktif melainkan konsumtif. Dan tif-tif lainnya lagi, banyak. Tapi gara-gara virus Corona, Covid-19, hancur semua tatanan kehidupan kita. Bukan hanya mereka yang berbekal lembaga akademik, lembaga politik dan lembaga agama pun semuanya abyar. Mana yang bisa melawan kedigdayaan virus Corona? Italia, yang meniru strategi sepakbola mereka dulu, cattenacio, kebobolan juga dan membuat frustrasi sosial warganya.

Hidup kita di alam raya ini, dipenuhi berbagai virus yang tak kita ketahui. Hanya para ahli yang mengetahui. Virus Corona juga bukan barang baru. Hidup kita sendiri penuh virus. Bukan hanya disekitar kita, tapi bahkan dalam tubuh kita. Belum ada teori baru yang membantah, di dalam tubuh kita juga tersedia berbagai antibodi. Ada virus jahat ada virus budiman. Nyatanya, ada orang sehat ada orang sakit dalam situasi, waktu dan ruang yang sama. Kenapa? Karena antibodinya beda-beda. Imunitas individu ditentukan kondisi jiwa-raga masing-masing orang.

Bagi individu yang sudah terserang, atau terindikasi, itu bagian para ahli kesehatan. Masyarakat awam tak banyak bisa membantu, mestinya mempercayai otoritas mereka. Bagi yang tak percaya, sudah ada bukti. Mayat yang terkena Covid-19 dibongkar dan dimandikan sendiri oleh keluarganya yang awam. Hasilnya, mereka yang memandikan jenazah tertulari virus. Itu takdir? Tentu saja, karena takdir kesehatan dan kematian juga bisa dipercepat dengan kebodohan.

Persoalannya, terjadi penurunan kualitas anti-body manusia secara umum. Karena apa? Karena tumbuhnya gaya hidup dan berkembangnya pola konsumsi, yang mengakibatkan situasi makin tak sederhana. Banyak ditemu berbagai jenis penyakit baru, karena tumbuh varian baru dalam gejala ketubuhan manusia.

Orang miskin yang pola konsumsinya sederhana (sudah miskin, bodoh, tinggal di desa --untuk menyangatkan perbandingan), ternyata lebih kuat imunitasnya, daya tahan tubuhnya, antibodinya, dibanding orang kota yang berpendidikan, kaya, tetapi pola konsumsinya amburadul. Kalau mengenai orang gila, gelandangan gila terutama, kok sehat-sehat saja? Sok tahu. Jika ada dokter yang jadi relawan memeriksanya, bisa dipastikan lain lagi soalnya.

Dari berbagai himbauan pemerintah, juga para ahli medis, masyarakat perlu cara hidup sehat. Apa saja yang mesti dikonsumsi. Bagaimana gaya hidupnya. Namun mengapa soal penguatan kesadaran mengenai hal ini tak banyak disuarakan? Mengapa para pemimpin dan tokoh masyarakat seolah tak mau mengedukasi masyarakat, dalam melakukan perlawanan terhadap virus Corona dengan ajakan ola hidup dan makan sehat itu? Apakah nyuruh tinggal di rumah saja juga sehat? Gimana kalau makin stress?

Padal, jika yang dimunculkan penguatan daya tahan tubuh, imunitas, atau penguatan produksi anti-body di tubuh kita, hal ini lebih “mudah dilakukan”. Yang sudah terkena virus tentu hanya ahli yang bisa menangani. Jika tenaga mereka terbatas, karena masyarakat mengalami pandemi. Penderita muncul banyak dan serentak. Covid-19 hanya butuh berapa jam untuk menghentikan paru-paru manusia jika tanpa perlawanan.

Himbauan kegiatan di rumah saja, atau local lockdown, membatasi wilayah kemudian menjadi berlebihan. Sementara bagaimana antisipasi dari seruan yang “anti sosial” itu? Pemerintah bertanggungjawab? Sudah dihitung?

Jika gerakan melawan virus Corona juga mengedukasi masyarakat untuk peningkatan anti-body, masyarakat tidak perlu panik atau paranoid. Ketakutan berlebihan, juga bisa menimbulkan stress, dan itu artinya penurunan anti bodi yang makin menyukseskan virus Corona beraksi. Lagi pula, mengunci kehidupan sosial adalah juga pengkhianatan pada kemanusiaan kita. Achmad Yurianto sendiri, yang kayak malaikat Izrafil di TV itu, selalu ngomong mengkonsumsi buah dan sayuran adalah penangkal virus yang efektif, gitu kan?

Jangan sampai pemimpin hanya bisa ngajak gerakan cuci tangan mulu. Hanya karena mereka memang hobi cuci tangan, | @sunardianwirodono

Copas: https://www.facebook.com/803774136380640/posts/3075019992589365/

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20200406 194105

SitindaonNews.Com | Ginjal ialah salah satu organ tubuh yang paling penting dan inilah 4 kebiasaan yang bisa merusak kesehatan ginjal kita Teens. 

Ginjal memiliki banyak fungsi penting untuk tubuh. Beberapa fungsi penting ginjal antara lain untuk menyaring dan membuang limbah, mengendalikan keseimbangan air dalam tubuh, mengatur tingkat garam dalam darah dan masih banyak lainnya. 

Banyaknya fungsi ginjal seperti di atas seharusnya membuat kita lebih semangat untuk menjaga kesehatan organ yang satu ini kan. Selain itu, kalian juga harus menghentikan 4 kebiasaan yang bisa merusak ginjal seperti di bawah ini.

Terlalu berlebihan mengonsumsi makanan olahan

Ini 4 kebiasaan yang bisa merusak kesehatan ginjal kita (dok. Unsplash)
Ini 4 kebiasaan yang bisa merusak kesehatan ginjal kita (dok. Unsplash)

Makanan olahan memang nggak terlalu sehat untuk tubuh kita. Saat kita terbiasa mengonsumsi makanan olahan rupanya bisa menyebabkan kerusakan pada ginjal kita lho Teens. Makanan olahan banyak memiliki kandungan fosfor dan natrium yang jika dikonsumsi berlebihan bisa merusak ginjal. 

Kurang minum air putih

Ini 4 kebiasaan yang bisa merusak kesehatan ginjal kita (dok. Unsplash)
Ini 4 kebiasaan yang bisa merusak kesehatan ginjal kita (dok. Unsplash)

Air putih sangatlah penting bagi tubuh kita. Saat kekurangan asupan air maka tubuh bisa dehidrasi dan membuat pikiran tidak bisa konsen hingga lemas. Selain itu dengan banyak minum air putih rupanya juga bisa baik bagi ginjal karena bisa membuang racun dari tubuh. Dehidrasi memang berbahaya bagi tubuh karena juga bisa menimbulkan batu ginjal dan merusak ginjal. 

Mengonsumsi garam terlalu banyak

Ini 4 kebiasaan yang bisa merusak kesehatan ginjal kita (dok. Unsplash)
Ini 4 kebiasaan yang bisa merusak kesehatan ginjal kita (dok. Unsplash)

Makanan yang mengandung banyak garam memang bisa meningkatkan tekanan darah kita. Kebiasaan mengonsumsi makanan yang tinggi garam ini juga bisa membahayakan ginjal kita karena ginjal harus bekerja keras untuk mengeluarkan garam yang berlebih. 

Sering menahan buang air kecil

Ini 4 kebiasaan yang bisa merusak kesehatan ginjal kita (dok. Unsplash)
Ini 4 kebiasaan yang bisa merusak kesehatan ginjal kita (dok. Unsplash)

Kebiasaan yang satu ini juga harus kalian hentikan ya Teens. Menahan buang air kecil sangat nggak baik bagi kesehatan kita. Saat buang air kecil kita mengeluarkan racun dari tubuh. Jadi saat kita sering menahan buang air kecil maka bisa berbahaya bagi ginjal dan menyebabkan batu ginjal lho.

Selain 4 hal di atas, waktu tidur yang tidak teratur dan terlalu banyak konsumsi gula juga bisa menyebabkan munculnya penyakit ginjal Teens. Jadi jika kalian ingin selalu sehat, mulai saat ini hindari 4 kebiasaan yang bisa merusak ginjal seperti di atas ya.

Sumber: .teras.id

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1585371017466

SitindaonNews.Com | Jumlah orang terinfeksi virus corona terus meningkat per harinya. Hingga Kamis (26/3/2020), jumlah kasus Covid-19terkonfirmasi di Indonesia sebanyak 893.

Umumnya, orang yang terinfeksi virus corona menunjukkan ciri-ciri demam tinggi lebih dari 38 derajat Celsius, batuk kering, sakit kepala, sakit tenggorokan, dan sesak atau kesulitan bernapas.

Gejala tersebut kemungkinan muncul pada hari kedua hingga 14 sejak pertama kali terpapar virus.

Tidak hanya itu, melansir Live Science, baru-baru ini dokter menambahkan pasien yang terinfeksi bisa jadi mengalami kehilangan kemampuan indera penciuman tanpa menunjukkan gejala lainnya.

Meskipun sebagian besar pasien menunjukkan gejala ringan, namun sedikit di antaranya merasakan sakit yang parah. Bahkan ada juga yang sampai mengalami kondisi kritis.

Perkembangan gejala virus coronapada pasien

Sebuah studi yang dilakukan terhadap 140 pasien di Rumah Sakit Zhongnan Universitas Wuhan mengungkapkan proses berkembangnya gejala virus corona yang umumnya dialami pasien dari hari ke hari.

Perlu dicatat, bahwa penghitungan hari di sini dimulai sejak kemunculan gejala, bukan sejak terinfeksi. Sebab, penyakit Covid-19 memiliki masa inkubasi di mana pasien yang sudah terinfeksi belum menunjukkan gejala.

Hari ke-1: kemunculan gejala, biasanya pasien mengalami demam tinggi, kelelahan, nyeri otot, dan batuk kering. Sebagian orang juga mengalami diare atau mual pada sehari atau dua hari sebelumnya.

Hari ke-5: muncul kesulitan bernapas, khususnya bagi pasien yang berusia tua atau memiliki penyakit penyerta.

Hari ke-7: pasien mulai dirawat di rumah sakit.

Hari ke-8: untuk pasien yang mengalami kasus parah, mereka akan merasakan sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS). ARDS merupakan sebuah penyakit yang terjadi ketika cairan menutupi paru-paru dan bisa berujung fatal.

Hari ke-10: Jika gejala semakin memburuk, kemungkinan besar pasien akan dipindahkan ke ruang ICU. Mereka mungkin akan kehilangan nafsu makan dan mengalami sakit perut yang lebih parah daripada pasien dengan gejala ringan. Sebagian kecilnya meninggal dunia.

Hari ke-17: Rata-rata pasien yang sembuh diizinkan pulang dari rumah sakit pada hari ke-17 atau sekitar 2.5 minggu sejak gejala pertama kali muncul.

Virus corona berkembang lebih cepat dari pneumonia biasa

Ciri-ciri virus corona hampir mirip dengan pneumonia. Namun, Paras Lakhani, seorang ahli radiologi di Thomas Jefferson University, berkata bahwa Covid-19 bisa dibedakan dengan pneumonia bila dilihat dari bagaimana gejalanya semakin memburuk dari waktu ke waktu.

"Pneumonia biasanya tidak berkembang dengan cepat. Kebanyakan rumah sakit akan merawat pasien (pneumonia) dengan memberikan antibiotik, kemudian pasien (pasien) akan menjadi lebih stabil," jelas Lakhani.

Akan tetapi, pasien virus corona bisa menjadi lebih parah bila mereka diobati dengan cairan atau steroid.

Bahkan dalam sebuah kasus, seorang wanita berusia 33 tahun justru mengalami kondisi yang lebih parah sejak tiga hari dirawat di rumah sakit Lanzhou.

Sumber: kompas.com

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20200405 101229

SitindaonNews.Com | Minum vitamin boleh-boleh aja tapi jangan berlebihan, kebutuhan vitamin C kita sehari itu "cuma" 60mg, meningkat sedikit saat infeksi terjadi di tubuh kita, tapi paling banyak ya 250mg. Jadi kalau kita makan atau minum vitamin C 1000mg sehari itu ya sia-sia.

Efek yang terjadi terhadap tubuh kita apabila dalam sehari mengonsumsi vitamin C melebihi kebutuhan tubuh kita adalah ginjalnya kebanyakan kerja mengeluarkan vitamin C yang kebanyakan itu, juga jadinya air seni kita harganya "mahal" karena vitamin C yang berlebihan itu terbuang bersama air seni.

Yang lebih parah lagi, kelebihan vitamin C ( asam ascorbat) didalam tubuh ( kebutuhan 75-90 mg) selain akan dibuang melalui ginjal lewat urin, dampaknya juga akan menurunkan pH urin ( asam), ini menjadi resiko terbentuknya batu saluran kencing.

Dalam kondisi wabah seperti ini sebagai upaya meningkatkan imunitas tubuh boleh aja mengkonsumsi vitamin setiap hari, ambil sediaan yang paling kecil dan jangan lupa cukup minum.

Asam urat juga bisa jadi batu ginjal, jika kadar asam urat darah >7 mg/dl dan pH urin dibawah atau sama dengan 5,5 maka akan terjadi kristalisasi asam urat di urin sebagai permulaan pembentukan batu saluran kencing.

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20200328 064814

Saya M usia 33 tahun, saat ini sedang di isolasi di wisma atlet bersama suami saya, W, 35 thn. Status suami adalah PDP, bermula dari operasi gigi bungsu tgl 14 maret 2020.

Gigi bengkak dan sakit. Disertai demam. Kemudian sakit maag dan keluar bintik merah, tidak ada batuk, pilek atau sesak napas sampai hari ini.

Juga tidak ada riwayat ke LN selama 1 tahun belakangan ini. Tidak ada bertemu dengan orang dr LN selama 14 hari belakangan ini.

Namun demam tidak kunjung turun, tgl 20 maret 2020, atas rujukan dokter igd dilakukan test darah dan rontgen, di paru paru ada flek dan kami melakukan self isolation.

Memindahkan anak kami dan orang tua ke rumah saudara. Tgl 23 maret karena bintik merah makin banyak, kembali ke RS dan melakukan ct scan.

Hasil ct scan menunjukan crazy paving, lalu dirujuk ke rumah sakit rujukan untuk covid, di tolak 2 kali, tidak ada Rs yg mau menerima pasien dengan gejala viral (karena di curigai covid-19) kecuali kamu sudah swab dan negative.

Akhirnya kami di suruh ke wisma atlet. Saya dengan status ODP tanpa gejala. boleh pulang, namun saya memutuskan untuk ikut isolasi karena mempertimbangkan kondisi tempat tinggal yg padat penduduk. Demi menjaga keselamatan seluruh masyarakat disekitar kami

Hari ini tanggal 26 maret 2020.. hari ke 4 kami di isolasi. Saya agak sedih mendengar pemberitaan diluar yg menyudutkan pemerintah dan semua staf dokter dan suster serta semua tenaga kerja di sini yah.

Awalnya memang saya juga panik dan bingung, saya juga awal nya marah marah disini. Tapi saya kembali berdoa sama Tuhan (saya di dampingi oleh penatua gereja by WA dan telp) dan akhirnya bs berpikir jernih.

Pemerintah sudah sangat membantu dengan mendirikan wisma atlet. Semua yg ada disini FREE.. yang masuk hari pertama seperti saya, pasti mengalami kondisi kacau balau.. menurut saya WAJAR. karena sebuah tempat yg pada dasar nya bukan instalasi kesehatan. Dibuat menjadi tmpt isolasi. Tidak mudah dan gampang.

Hari ke 3 sudah ada perkembangan yg signifikan. Selama disini kami dapat nasi kotak sehari 3 kali dan air minum. Di hari ke 3 dibagi termometer. Apabila demam di beri paracetamol dan vitamin C.

Tapi diingatkan untuk bawa barang barang dan obat obatan pribadi yah. Karena disini adalah isolasi mandiri. Ini yg kurang disosialisaikan oleh pihak RS.

Kami kesini dengan bayangan wisma atlet menyediakan infus dan obat. Padahal tidak ada BUKAN TIDAK DI BAGI yah.. jadi memang belum masuk obat obatan. Tidak seperti yg di beritakan di luar "saya di biarkan gak dikasi obat".

Actually mereka memang gak punya obat nya.. jadi tolong yg ada uang dr pada nimbun masker dan yg lain. Uang nya bs buat bantu pemerintah aja.

Di hari ke 3, kita juga di bagiin snack isi nya kue kue

Hari ini hari ke 4, dikamar sudah didistribusikan dispenser dan aqua galon (merk AQUA 👏👏)
Btw, makanan disini enak lho, ada susu, ada buah, sayur, daging (kayak nasi kotak kl ikut seminar 😊)

Dari hari pertama, perkembangan nya sudah pesat sekali..c

Saya sedih sekali mendengar pemberitaan yg dikit dikit menyudutkan pemerintah, menjelek jelekan. Dari pengalaman saya disini saya melihat pemerintah sudah maksimal. Ada berita yg mengatakan "pemerintah tidak siap menghadapi COVid-19" yah keles..

siapa juga yg siap?? Kita negara dengan penduduk terbanyak no 4 di dunia (kalau gk salah yah). Dan pada susah di bilangin. Pada saat saya anter suami saya keliling RS tgl 23 maret. Saya berhenti untuk ke toilet di daerah cideng. Penuuh.. orang pada lagi ngopi cantik 😑😑😑

Trus pas kena covid marah ama pemerintah? Situ sehat? Saya sudah WFH dr tgl 16 maret. Gak keluar.

Intinya masyarakat indonesia yg saya sayangi. STOP menjelek jelekan pemerintah. Kasi bantuan yg berarti. Pemerintah sudah maksimal, kalau kita nya cuek gimana bisa? Kalau yg bs menyumbang, tolong sumbang. Jangan numpuk Masker, Gloves, sama hand sanitizer dirumah. Kalau yg gak bisa nyumbang apa apa. TOLONG DIEM DIEM DI RUMAH. Jangan kemana mana. covid ini nyata dan benar benar bisa kena ke kamu.. iya KAMU..

Ini tuh negara kita bersama sama. Kita tinggal, besar, cari makan di sini.. kalau kamu selamat dan ekonomi lumpuh gak ada guna nya juga kan 🙏🏻

Saya sedih bgt, apalagi pas denger ibunda pak JOKOWi baru meninggal. turut berdukacita sedalam dalam nya pak❤

Kemudian saya berdoa dan merenung,
Wisma atlet itu kalau di bandingin hotel bintang 5 dan rumah kita yah kalah jauh. Tapi kita disini demi keamanan dan keselamatan org org yg kita sayangi.. sabar dan semangat yah yg di dalam sini 💪🏻.

Keluarga nya yg di luar, jangan ojok ojok in di telp.. tanya kapan swab, keluar aja lah, dll.. di tenangin disini.. kita tuh ud stress di dalam sini.. gak perlu preasure dr luar.. saya mengalami pas masuk disini tuh stress dan bingung, gak tau ngapain.. puji Tuhan ada yg bisa menenangkan, inget kembali ke Tuhan.. percaya sama pemerintah dan positive thinking aja.. Buat yg masih stay at home, terima kasih ❤🤗, buat yg masi ngongkrong,trus gak penting bgt tp pergi pergi, dapat salam dr covid..

Terakhir saya cuman mw bilang. Terima Kasih kepada bapak Presiden Jokowi, semua jajaran pemerintah, dokter dan suster, tidak lupa para aparat TNI dan POLRI yg berjaga di pintu masuk, yang sudah menenangkan saya pas saya nangis nangis sesegukan kemaren, well for your information, Indonesia gak kalah keren kok dr luar negri ❤ oh iya, kalau ketemu semua petugas garis depan covid jangan marah marah yah.. kita memang panik, tapi mereka hanya menjalankan tugas mereka. Semangat Indonesia 💪 i love Indonesia ❤

Ayuk kita gotong royong.. sama sama bantu negara Indonesia keluar dari pandemic ini.. jangan malah ikut jelek jelekin pemerintah yah.. 😊🙏🏻

Wisma Atlet 26 Maret 2020

Copas: https://www.facebook.com/803774136380640/posts/3072551532836211/

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

IMG 20200403 055841

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sudah memperingatkan mengenai bahaya penyemprotan cairan disinfektan ke manusia.

Terkait hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta masyarakat untuk berhenti melakukan penyemprotan disinfektan ke orang.

Ia menjelaskan apabila cairan tersebut masuk ke hidung lalu masuk ke paru-paru maka akan menimbulkan penyakit di masa depan.

"Saya melihat di desa-desa, banyak sekali penyemprotan. Saya minta, hentikan penyemprotan pada orang, apalagi penyemprotan dilakukan tanpa ada pelindung diri. Itu bisa membahayakan," kata Ganjar.

Ganjar meminta cairan disinfektan hanya disemprotkan ke benda mati saja.

Itupun tidak boleh dilakukan sembarangan.

Bahan-bahan yang digunakan untuk menyemprot harus sesuai dengan standart yang ada.

"Komposisinya harus dikonsultasikan dengan ahli, jangan sampai asal-asalan dan jangan sampai terhirup," tambahnya.

Apabila dilakukan penyemprotan ruangan, maka ruangan tersebut harus didiamkan selama kurang lebih empat jam.

Selama itu, ruangan tidak boleh dimasuki.

"Tunggu sampai empat jam, baru bisa masuk kembali. Itu cukup untuk menetralisir dan menghindari sesuatu yang tidak diinginkan," terangnya.

Sumber: tribunnews.com

 

*Ijonk Aries*

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

Screenshot 20200328 052556

SitindaonNews.Com | Ini untuk memberi tahu kami semua bahwa pH untuk virus korona bervariasi dari 5,5 hingga 8,5.

* PENELITIAN: JURNAL OF VIROLOGY, APRIL 1991, HALAMAN 1916 *

Yang perlu kita lakukan, untuk mengalahkan virus korona, kita perlu mengambil lebih banyak makanan alkali yang berada di atas tingkat pH virus di atas.

Beberapa di antaranya adalah:
Lemon - 9,9 pH
Kapur - 8.2pH
Alpukat - 15,6pH
Bawang putih - 13,2pH
Mangga - 8.7pH
Tangerine - 8.5pH
Nanas - 12,7pH
Dandelion - 22,7pH
Oranye - 9.2pH

Bagaimana Anda tahu Anda memiliki coronavirus?
1. Gatal di tenggorokan,
2. tenggorokan kering,
3. Batuk kering.

Jadi di mana Anda perhatikan ketiga hal ini dengan cepat minum air hangat dan minum.
Kesehatan Baik Anda Adalah Prioritas Saya

Jangan simpan informasi ini hanya untuk diri sendiri. Berikan kepada semua keluarga dan teman Anda. Tuhan memberkati Anda.

Sumber: Netizen

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1585711664995Lizzo berpose dengan tiga trofinya di belakang panggung Grammy Awards ke-62 di Los Angeles, California, AS, 26 Januari 2020. Wanita kelahiran Michigan itu meraih penghargaan Penampilan Solo Pop Terbaik untuk lagu Truth Hurts, Album Urban Kontemporer Terbaik untuk Cuz I Love You (Deluxe), dan Penampilan Vokal R&B Tradisonal Terbaik untuk lagu Jerome. REUTERS/Monica Almeida

SiitindaonNews.Com | Ketika rumah sakit di seluruh Amerika Serikay terus berjuang untuk merawat secara efektif jumlah pasien virus corona baru atau Covid-19 yang mengkhawatirkan, Lizzo menunjukkan penghargaannya kepada mereka yang bekerja tanpa lelah dengan memastikan setidaknya mereka memiliki sesuatu untuk dimakan.

Penyanyi berusia 31 tahun itu mengirim makanan ke 26 rumah sakit, termasuk tetapi tidak terbatas pada University of Washington Medical Center, Rumah Sakit Henry Ford di Detroit dan afiliasi University of Minnesota di Minneapolis, tempat ia memulai karir menyanyi.

"Dia mengirim beberapa makanan untuk rumah sakit yang banyak staf yang bekerja sepanjang waktu," kata juru bicara musisi dalam pernyataan email ke The Seattle Times. "Dia berencana mengirim makanan ke lebih banyak rumah sakit juga."

Lizzo mendokumentasikan aktivitasnya tersebut dalam sebuah unggahan Instagram pada hari Senin, 30 Maret 2020 di mana ia berbagi foto staf rumah sakit yang menikmati makan siang gratis mereka. "S / O untuk para pahlawan kita " Lizzo menulis pos, di samping tautan ke dana respons COVID-19 untuk disumbangkan pengikutnya.

Banyak rumah sakit juga memposting ke akun Twitter resmi mereka sendiri untuk berterima kasih kepada penyanyi atas upaya baiknya. "Terima kasih @ Liszo karena mengirim makan siang ke Pusat Medis UW - Departemen Darurat Montlake hari ini!" rumah sakit men-tweet bersama serangkaian foto dari staf apresiatif mereka. "Dukungan Anda terhadap para petugas kesehatan garis depan kami sangat berarti."

Lizzo juga mengirim makan siang ke staf di M Health Fairview University di Pusat Medis Minnesota. "Momen ketika kamu bekerja di UGD dan @ Liszo mengejutkanmu dengan mengirimkan makan siang!" tweet staf rumah sakit bersama foto stafnya berpose dengan makanan mereka yang disumbangkan.

Staf di Rumah Sakit Henry Ford di Detroit juga menikmati makan siang berkat penyanyi "Cuz I Love You", yang juga mengirimi mereka video pribadi untuk menyatakan terima kasihnya. "Saya hanya ingin mengucapkan terima kasih banyak atas semua yang Anda lakukan selama pandemi ini dan itu jelas tidak mudah dan kalian menempatkan diri Anda di garis depan," kata Lizzo dalam video itu "Karena itu, aku ingin mentraktir kalian makan."

Saat tampil di Konser Ruang Tamu iHeart pada Minggu malam untuk Amerika, Lizzomendesak pemirsa untuk menyebarkan cinta selama krisis. "Anda tidak dapat membiarkan ini memisahkan kami. Jarak sosial adalah sesuatu yang kita lakukan untuk kesehatan kita, tetapi kita harus lebih dekat sebagai manusia,” ujarnya.

Dia menambahkan agar menghubungi teman yang belum diajak bicara, anggota keluarga karena pandemi sangat nyata. "Saya tahu kami menonton TV dan kami melihat banyak ketakutan di televisi, tetapi Anda tidak bisa membiarkan ketakutan itu menyebar lebih cepat daripada virus. Kita harus membiarkan cinta menyebar. Jadi itulah yang saya latih setiap hari," ujarnya seperti dilansir dari laman People.

Sumber: tempo.co

0
0
0
s2sdefault

0
0
0
s2sdefault

1585275194793

SitindaonNews.Com | Buah alpukat yang cukup berlimpah di negeri ini belum banyak menjadi incaran. Kebanyakan orang memahami alpukat sebagai buah pelengkap untuk es teler, es campur, es cendol, atau jus alpukat dengan susu coklat. Padahal, manfaatnya luar biasa. 

Belum banyak yang tahu, alpukat adalah buah yang sangat kaya nutrisi dan vitamin. Buah dengan tekstur yang creamy ini ternyata juga memiliki kandungan serat yang tinggi.  Di berbagai negara, alpukat kerap dijadikan pelengkap salad. Alpukat masuk dalam kategori makanan sehat, karena meski mengandung lemak, tapi itu adalah lemak yang sehat.

Sahijab mengutip dari medical news today,berikut manfaat alpukat yang hijabers perlu tahu. Tak ada salahnya lho memasukkan alpukat sebagai daftar makanan wajib dalam diet hijaber. Apa lagi sedang periode di rumah saja, konsumsi alpukat bisa jadi pilihan cemilan sehat dan menjaga berat badan. Simak yuk.

1. Alpukat kaya akan nutrisi

Menurut Database Nutrien Nasional USDA, satu porsi atau sekitar 40 gram) mengandung: 64 kalori, hampir 6 gram lemak, 3,4 gram karbohidrat, kurang dari satu gram gula, dan hampir 3 gram serat.

Alpukat juga merupakan sumber vitamin C, E, K, dan B-6 yang bagus. Serta riboflavin, niasin, folat, asam pantotenat, magnesium, dan kalium. Alpukan juga menyediakan asam lemak lutein, beta-karoten, dan omega-3.

Meskipun sebagian besar kalori dalam alpukat berasal dari lemak, tapi tak perlu dihindari.  Alpukat penuh dengan lemak sehat dan bermanfaat yang membantu Anda  selalu merasa kenyang. Saat Anda mengonsumsi lemak, otak Anda menerima sinyal untuk mematikan nafsu makan Anda. Makan lemak memperlambat pemecahan karbohidrat, yang membantu menjaga kadar gula dalam darah stabil.

Lemak sangat penting untuk setiap sel tunggal dalam tubuh. Makan lemak sehat mendukung kesehatan kulit, meningkatkan penyerapan vitamin, mineral, dan nutrisi lain yang larut dalam lemak, dan bahkan dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

2. Sehat untuk jantung

Alpukat mengandung 25 miligram per ons sterol, tumbuhan alami yang disebut beta-sitosterol. Konsumsi teratur beta-sitosterol dan sterol tanaman lainnya telah terbukti membantu menjaga kadar kolesterol sehat.

3. Bagus untuk mata

Alpukat mengandung lutein dan zeaxanthin, dua phytochemical yang terkonsentrasi di jaringan di mata di mana mereka memberikan perlindungan antioksidan untuk membantu meminimalkan kerusakan, termasuk dari sinar ultraviolet.

Karena asam lemak tak jenuh tunggal dalam alpukat juga mendukung penyerapan antioksidan bermanfaat yang larut dalam lemak lainnya, seperti beta-karoten, menambahkan alpukat ke dalam makanan Anda dapat membantu mengurangi risiko pengembangan degenerasi penglihatan terkait usia.

4. Mencegah osteoporosis

Vitamin K sangat penting untuk kesehatan tulang. Setengah dari alpukat menyediakan sekitar 25 persen dari asupan vitamin K. harian yang direkomendasikan. Nutrisi ini sering diabaikan, tetapi sangat penting untuk kesehatan tulang.

Manfaat vitamin K sering tersisih oleh manfaat kalsium dan vitamin D ketika kita tengah memikirkan nutrisi penting untuk menjaga kesehatan tulang. Padahal, makan makanan dengan vitamin K yang cukup dapat mendukung kesehatan tulang dengan meningkatkan penyerapan kalsium dan mengurangi ekskresi kalsium melalui urin.

Alpukat

5. Mengurangi perkembangan sel kanker

Asupan folat yang cukup dari makanan telah menunjukkan harapan dalam melindungi terhadap kanker usus besar, lambung, pankreas, dan serviks. Meskipun mekanisme di balik pengurangan risiko yang jelas saat ini tidak diketahui, para peneliti percaya bahwa folat melindungi terhadap mutasi yang tidak diinginkan dalam DNA dan RNA selama pembelahan sel.

Alpukat bahkan mungkin berperan dalam pengobatan kanker, dengan beberapa penelitian menemukan bahwa fitokimia yang diekstrak dari alpukat dapat secara selektif menghambat pertumbuhan sel prakanker dan kanker dan menyebabkan kematian sel kanker, sambil mendorong proliferasi sel sistem kekebalan yang disebut limfosit.

Fitokimia ini juga telah terbukti mengurangi kerusakan kromosom yang disebabkan oleh siklofosfamid, obat kemoterapi.

Baca juga: Ayo, Konsumsi Vitamin C untuk Tubuh Tetap Bugar

6. Bayi sehat

Folat juga dikenal sebagai asam folat. Folat sangat penting untuk kehamilan yang sehat. Asupan folat yang memadai mengurangi risiko keguguran dan cacat tabung saraf.

Penelitian terbaru dari Universitas McGill menemukan insiden 30 persen lebih tinggi dari berbagai cacat lahir pada bayi yang dikandung.

7. Turunkan risiko depresi

Makanan yang mengandung kadar folat tinggi dapat membantu mengurangi risiko depresi karena folat membantu mencegah penumpukan homocysteine, suatu zat yang dapat mengganggu sirkulasi dan pengiriman nutrisi ke otak. Kelebihan homocysteine ​​juga dapat mengganggu produksi serotonin, dopamin, dan norepinefrin, yang mengatur suasana hati, tidur, dan nafsu makan.

8. Memperbaiki pencernaan

Meskipun teksturnya creamy, alpukat sebenarnya mengandung serat tinggi dengan sekitar 6-7 gram per setengah buah. Makan makanan dengan serat alami dapat membantu mencegah sembelit, menjaga saluran pencernaan yang sehat, dan menurunkan risiko kanker usus besar.

9. Detoksifikasi alami

Serat yang memadai meningkatkan pergerakan usus secara teratur, yang sangat penting untuk ekskresi racun setiap hari melalui empedu dan feses. Studi terbaru menunjukkan bahwa serat makanan juga dapat berperan dalam mengatur sistem kekebalan tubuh dan peradangan.

10. Mengandung antimikroba

Alpukat mengandung zat yang memiliki aktivitas antimikroba, terutama terhadap Escherichia coli, penyebab utama keracunan makanan.

11. Perlindungan dari penyakit kronis

Menurut Departemen Ilmu Penyakit Dalam dan Program Ilmu Gizi Universitas Kentucky, asupan serat yang tinggi dikaitkan dengan risiko yang secara signifikan lebih rendah terkena penyakit jantung koroner, stroke, hipertensi, diabetes, obesitas, dan penyakit gastrointestinal tertentu. Peningkatan asupan serat juga telah terbukti menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol, meningkatkan sensitivitas insulin, dan meningkatkan penurunan berat badan bagi individu yang mengalami obesitas.

Sumber:sahijab.com

0
0
0
s2sdefault