Akhyar mengatakan bahwa ketakutan warga untuk makan ikan berawal dari adanya ulah orang yang tidak bertanggung jawab membuang bangkai babi di sungai
Read more: Isu Bangkai Babi, Plt Wali Kota Medan Ajak Warga Tidak Takut Makan Ikan
Foto: Kapolrestabes Medan Kombes Dadang memimpin rilis kasus ponakan tusuk paman. Tersangka dihadirkan. (Datuk Haris-detikcom)
Polisi menangkap Firman (38), pria yang tega menusuk pamannya, Ahmad (50) di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Kaki pelaku ditembak karena ingin merebut senjata di pinggang polisi.
Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengatakan penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat tentang yang pelaku sedang berjalan kaki dengan menyamar jadi gelandangan di Jalan Elang Mandala, Tegal Sari Mandala II, Medan Tembung, Sumut. Polisi langsung menangkap Firman.
Read more: Kejadian di Medan, Firman Ditangkap Polisi Karena Bunuh Paman Gara-gara Tidak Diberi Uang
Ketua Pengadilan Negeri Medan (PN Medan) Sutio Jumagi Akhirno mengatakan, pihaknya sudah menelusuri perkara tertentu yang ditangani almarhum Jamaludddin (55).
Jamaluddin adalah humas dan hakim PN Medan yang ditemukan tewas di mobilnya di kebun sawit di Dusun II Namo Bintang Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang, Jumat (29/11/2019).
Sutio menyebut penelusuran itu melalui majelis lain, apakah ada indikasi perkara-perkara tertentu yang menjadi perhatian.
Read more: Satu Hakimnya Diduga Dibunuh, Ketua PN Medan Ungkap Perkara yang Ditangani Korban
Batu yang disebut pork stone atau batu babi. (Feedy TV)
Seorang pria dengan tampilan sederhana ditertawakan teman-temannya saat ia menemukan batu mirip daging babi. Karena penasaran dan menganggapnya antik, ia bersikeras untuk menggali lebih dalam dan membawa batu antik itu pulang.
Tak ada orang yang tahu nasib seseorang setelah melihat kejadian ini.
Seorang petani di Wuyuan County, Provinsi Jiangxi, China mendapatkan rezeki nomplok dari batu antik yang ia temukan.
Batuan tersebut sangat mahal karena keberadaannya yang langka. Ia ternyata menemukan apa yang disebut dengan ''pork stone'' atau ''batu babi'', dengan berat 45 kilogram.
Pria itu mengatakan bahwa dia bekerja di sebuah pabrik di gunung dan secara tidak sengaja menemukan batu ini.
Awalnya, karena penasaran ia memutuskan untuk menggalinya. Tak diduga, batu antik ini sangat berat dan terpendam di tanah yang cukup dalam.

Saat menggali dan membawanya pulang, pria ini ditertawakan teman-temannya karena repot-repot membawa batu yang berat. Teman-temannya menilai batu itu tidak berharga dan hanya batu biasa.
Pria ini berbeda pendapat dan menilai batu itu terlihat seperti potongan daging babi sehingga menurut pria itu batuan tersebut sangat unik.
Menurut ilmuwan, batuan yang sangat khusus ini sangat mirip dengan lapisan pinggang daging babi dan keberadaannya sangat langka.
Bagaimana tidak, batu babi ternyata berasal dari era Jurassic, zaman dinosaurus yang berumur 100 juta tahun lalu.
Lapisan batu babi terlihat halus di permukaannya karena terbuat dari batuan sedimen, silikon, atau metamorf.

Dikutip dari Feedy TV, batuan antik ini akhirnya laku dijual seharga 150 ribu dolar AS atau Rp 2,1 miliar.
Sepertinya setelah pria ini pulang, teman-temannya tidak akan berani menertawakannya. Spesimen ini diketahui juga dimiliki oleh Istana Taipei di Taiwan.
Para kolektor dan ilmuwan pernah memamerkan batuan unik ini di Beijing International Tourism Expo pada tahun 2015.
Bahkan potongan batu babi dengan ukuran kecil bisa bernilai sekitar 20 ribu poundsterling atau Rp 387 juta di pasar internasional.
Perempuan anggota komplotan pencuri emas asal Demak, Jawa Tengah tertangkap di Tulungagung
Seorang perempuan yang diduga bagian dari komplotan pencuri spesialis toko emas, diamankan polisi, Selasa (26/11/2019). Perempuan itu diamankan setelah gagal beraksi di sebuah toko emas di wilayah Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung.
Perempuan yang teridentifikasi bernama Siti (40), warga asal Desa/Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah itu diamankan anggota Satreskrim Polres Tulungagung. Sedangkan kelompoknya, berhasil kabur dan masih dalam pengejaran.
Ruja Ignatova
Ruja Ignatova menyebut dirinya sendiri sebagai Ratu Kripto, istilah yang mengacu pada mata uang digital.
Dia mengatakan dirinya telah menciptakan mata uang kripto atau cryptocurrency, OneCoin untuk menyaingi Bitcoin.
Read more: Ratu kripto: Bagaimana Ruja Ignatova menipu dunia kemudian menghilang
Akhyar mengatakan bahwa ketakutan warga untuk makan ikan berawal dari adanya ulah orang yang tidak bertanggung jawab membuang bangkai babi di sungai
Read more: Isu Bangkai Babi, Plt Wali Kota Medan Ajak Warga Tidak Takut Makan Ikan