Top Stories
-
Jika Bisnismu Masih Susah Naik, Fokus Hanya Satu Bidang Saja Yang Anda Benar-benar Ahli
-
Jangan Target Cuan Terlalu Tinggi. TP Tipis Tetapi Masuk Berkali-kali.
-
Pemula Tetap Trading Saham Lapis-I Saja Dulu Ya!
-
Tak Perlu Marah Saat Pendeta dan Gereja Dibahas di Media Sosial
-
Pelajarannya Jelas, Jika Minus Sudah Melebihi - 2% Harus Cut Loss.
-
Yang Membahayakan Gereja Bukan Kritik yang Keras, Tetapi Pendeta yang Tidak Lagi Bisa Dikoreksi.
-
Para Fans BUMI, Lihat Order Book Ini!
-
R. Noto Widjojo: Scalping itu Tidak Peduli Index Merah atau Hijau Sama Saja.
-
Melompatlah Dari Gereja Yang Pendetanya Sibuk Mengintai Uangmu.
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1080
SitindaonNews.Com | Nasib tragis dialami Darwin Sitorus (41), warga Dusun VIII, Desa Kampung Kelapa, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara (Sumut). Dirinya tewas dikeroyok dan lehernya digorok usai cekcok di warung tuak.
Kapolres Batu Bara, AKBP Ikhwan Lubis mengatakan, Darwin cekcok dengan pelaku bernama Markus Situmorang (30) warga Dusun V, Desa Pematang Panjang. Pelaku Markus merasa tidak terima disiram korban dengan air tuak..
Read more: Gara-gara Tuak, Seorang Pria Tewas Digorok Usai Cekcok di Sumut
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1131
Ilustrasi debt collector. (Tribunnews.com)
SitindaonNews.Com | Sosok debt collector memang bikin banyak orang menjadi resah.
Apalagi pemilik motor yang kreditnya masih nunggak cicilannya.
Debt Collector kerap menagih kredit motor dengan cara yang keliru.
Bahkan, beberapa debt collector gadungan kerap merampas motor masyarakat.
Sebenarnya, ketemu debt collector bisa disiasati dengan cara di bawah ini.
1. Tanyakan Surat Tugas Debt Collector
Contoh surat tugas debt collector saat menagih konsumennya. (Pekanbaru.tribunnews.com)Saat menagih kredit motor, debt collector seharusnya dilengkapi surat tugas.
Soalnya, perusahan kredit atau leasing punya alasan khusus saat menagih.
Tanyakan kepada mereka, siapa yang menyuruh mereka datang dan minta nomor telepon yang memberi tugas para penagih utang ini.
Jika mereka tak bisa memenuhi permintaan Anda dan Anda ragu pada mereka, persilakan mereka pergi. Katakan, Anda mau istirahat atau sibuk dengan pekerjaan lain.
2. Jika Debt Collector Bersikap Santun, Jelaskan Baik-baik dan Jujur Belum Bisa Bayar Kredit Motor
Ilustrasi debt collector merampas motor kredit. (Tribun-timur.com)Jangan salah, tidak semua debt collector punya persepsi negatif.
Ada juga debt collector menagih tagihan kredit motor baik-baik.
Brother cukup menyampaikan alasan belum bisa membayar tagihan secara baik-baik.
Namun, jangan berjanji apa-apa kepada debt collector soal tagihan motor.
3. Segera Lapor Polisi Kalau Debt Collector Coba Merampas Motor
Polres Metro Jakarta Barat menangkap 11 penagih utang (debt collector) bersenjata tajam dan api yang kerap resahkan warga di wilayah Jelambar, Jakarta Barat. (IG @warung_jurnalis)Banyak debt collector yang bersikap anarkis saat menagih motor.
Kawanan debt collector juga memakai senjata tajam saat beraksi.
Segera lapor polisi terdekat apabila mendapatkan aksi perampasan debt collector.
4. Usir Debt Collector yang Mulai Berdebat Meneror
Warga berkerumun kepung dua debt collector di Menteng, Jakarta. (IG @fakta.indo)Sejatinya, tugas debt collector adalah menagih kredit motor baik-baik.
Saat debt collector mulai berbicara dengan nada tinggi, tolak dan pertahankan motor.
Brother bisa lapor pengurus RT, RW atau polisi kalau debt collector sampai mengancam nyawa.
5. Jangan Titipkan Jaminan Motor Kredit Kepada Polisi
Tim Jaguar Polres Depok mendatangi debt collector di sebuah halte Kota Depok, Jabar. (IG @infodepok_id)Tugas seorang debt collector hanya mengonfirmasi tagihan kredit motor.
Jika ada tawaran pengamanan motor oleh polisi, usahakan tolak secara baik-baik.
Urusan kredit motor atau cicilan motor sepenuhnya diatur oleh pengadilan, bukan debt collector dan juga polisi.
Polisi hanya membantu mengamankan debt collector jika melakukan kekerasan atau perampasan motor korbannya
Sumber: gridmotor
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1013
Kondisi jalanan usai seorang anggota Ditsamapta Polda Sumut Bripda berinisial B diduga terjun dari Fly Over Jamin Ginting, Keluruhan Beringin, Medan Selayang, Kamis (30/1/2020
SitindaonNews.Com | Seorang anggota Disabhara Polda Sumut berpangkat Bripda berinisial AAP diduga terjun dari Fly Over Jamin Ginting, Keluruhan Beringin, Medan Selayang, Kamis (30/1/2020).
Saksi mata, seorang petugas Dishub yang berjaga, Syafar GT menyebutkan kejadian sekitar pukul 09.00 WIB dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara.
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 814
Antara/Irsan Mulyadi | Banjir di Medan, Sumatra Utara (Dok). Sebagian besar wilayah Kota Medan masih dikepung banjir hingga Rabu sore.
SitindaonNews.Com | Hujan dengan intensitas deras disertai petir dan angin kencang melanda sejumlah wilayah kota Medan sejak Rabu dini hari. Hujan yang terjadi menyebabkan banjir di sejumlah titik di Kota Medan.
Hingga Rabu sore, banjir masih mengepung sebagian besar wilayah Kota Medan. Pantauan Antara di Kecamatan Medan Labuhan, tepatnya di Jalan Rawe, Kelurahan Tangkahan, banjir masih menggenangi sejumlah ruas jalan dan juga permukiman warga. Air setinggi betis orang dewasa ini membuat laju kendaraan terhambat. Bahkan banyak kendaraan yang mogok.
Read more: Diguyur Hujan Semalaman, Kota Medan Dikepung Banjir Hingga Rabu Sore
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2156
Twitter/RudiTobing. | Sumbang pernikahan dengan surat lunas hutang
SitindaonNews.Com | Pernikahan teman atau kerabat biasanya menjadi momen bahagia dan dinantikan.
Namun apa yang terjadi jika mendapat undangan pernikahan dari orang yang belum membayar utang?
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 761

SitindaonNews.Com | Polda Metro Jaya menangkap kelompok maling sepeda motor asal Lampung yang kerap beraksi di wilayah Tangerang dan kelompok ini diketahui menjual motor hasil curian menggunakan media sosial Facebook
"Cara jualnya agak antik, mereka menjualnya ke daerah Lampung menggunakan tangan kedua lagi, cara menjualnya adalah menggunakan media sosial Facebook," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Rabu.
Read more: Geng Lampung Ditangkap, Jual Hasil Curian di Facebook