Top Stories
-
Jika Bisnismu Masih Susah Naik, Fokus Hanya Satu Bidang Saja Yang Anda Benar-benar Ahli
-
Jangan Target Cuan Terlalu Tinggi. TP Tipis Tetapi Masuk Berkali-kali.
-
Pemula Tetap Trading Saham Lapis-I Saja Dulu Ya!
-
Tak Perlu Marah Saat Pendeta dan Gereja Dibahas di Media Sosial
-
Pelajarannya Jelas, Jika Minus Sudah Melebihi - 2% Harus Cut Loss.
-
Yang Membahayakan Gereja Bukan Kritik yang Keras, Tetapi Pendeta yang Tidak Lagi Bisa Dikoreksi.
-
Para Fans BUMI, Lihat Order Book Ini!
-
R. Noto Widjojo: Scalping itu Tidak Peduli Index Merah atau Hijau Sama Saja.
-
Melompatlah Dari Gereja Yang Pendetanya Sibuk Mengintai Uangmu.
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 800
Foto : VIVA/M Ali Wafa
Tes Seleksi Kompetensi Dasar Calon PNS
SitindaonNews.Com | Aparatur Sipil Negara atau Pegawai Negeri Sipil diusulkan akan mendapatkan uang pensiun senilai Rp1 miliar. Saat ini usulan tersebut sudah disampaikan ke Kementerian Keuangan dalam hal ini Menteri Keuangan Sri Mulyani.
"Kami juga sudah meminta begitu ASN pensiun minimal dapat Rp 1 miliar. Bisa dihitung dengan baik," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Tjahjo Kumolo ? di Hotel Bidakara Jakarta, Senin 17 Februari 2020 dilansir dari VIVAnews.
Ia menjelaskan peningkatan uang pensiun bagi ASN ini masuk dalam bagian reformasi birokrasi. Karena dalam konteks reformasi birokrasi pemerintah tidak hanya melakukan pemangkasan jumlah eselon
"Memilah mana yang bisa masuk ke jabatan fungsional dan mana yang tidak, sampai pada tunjangan kinerja pada peningkatan gaji dan sistem pemberian pensiun," ujarnya.
Tjahjo menambahkan dalam pembahasan dengan Menteri Keuangan dirinya juga membahas mengenai upaya pemerataan tunjangan kinerja bagi ASN. Menurutnya saat ini tunjangan ASN pusat dan daerah jomplang.
"Ibu Menkeu juga sudah setuju ada tunjangan kinerja. Sekarang masing masing kementerian sedang dicek mengenai reformasi birokrasinya dengan baik, akuntabilitasnya dengan baik," tuturnya.
Sumber:: viva.co.id
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 709
Republika TV/Havid Al Vizki |Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD
SitindaonNews.Com | Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, menilai, keadilan dan kemakmuran belum ada di Indonesia. Padahal, hal tersebut menjadi salah satu syarat agar Indonesia bisa lebih maju dan masuk ke masa Indonesia Emas.
"Yang jadi masalah itu adalah adil dan makmur. Itulah sebabnya Indonesia Emas belum ada sekarang karena keadilan dan kemakmuran belum ada," ujar Mahfud dalam kegiatan Bincang Seru Mahfud di Universitas Indonesia, Depok, Senin (17/2).
Mahfud menjelaskan, Indonesia Emas itu berarti Indonesia menjadi negara maju, di mana kemiskinan sudah sangat sedikit, rakyatnya makmur, rukun, dan bersatu. Setidaknya ada lima syarat jika Indonesia mau disebut memasuki masa Indonesia Emas.
"Kita adalah bangsa yang besar, yang siap memasuki Indonesia Emas pada tahun 2045, asalkan kita bisa merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur," kata dia.
Ia menjelaskan, kelima syarat tersebut sudah tertuang di dalam alinea kedua pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Di sana disebutkan, pergerakan perjuangan kemerdekaan Indonesia telah sampailah pada saat yang berbahagia mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu kemerdekaan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.
Menurut Mahfud, jika semua sudah tercapai dan Indonesia memasuki era Indonesia Emas, maka Indonesia akan menjadi kekuatan dunia yang keempat sesudah Cina, India, dan Amerika Serikat. Hal tersebut sudah diperhitungkan, baik dari modal sumber daya manusia (SDM) maupun sumber daya alam (SDA) yang Indonesia miliki.
"Tahun sekian SDA di bidang kehutanan seperti apa, kelautan seperti apa, pertambangan seperti apa, manusianya yang insinyur berapa, yang dokter berapa, yang ini berapa. Sehingga nanti bonus demografi yang akan berpuncak 2036 itu akan memberi dampak positif di tahun 2045. Itu akan menjadi Indonesia Emas," terang dia.
Sumber: republika.co.id
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1421

Kendaraan melintas di samping genangan banjir di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa, 17 Desember 2019. Data Pusat Data dan Informasi Kebencanaan (Pusdatin) BPBD DKI Jakarta menyebutkan bahwa tingginya intensitas hujan yang mengguyur beberapa wilayah Jakarta pada Selasa (17/12/2019) menyebabkan sebanyak 19 wilayah di Ibu Kota tergenang banjir. ANTARA/Jaya Kusuma
SitindaonNews.Com | Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto meminta publik tak terus-menerus membandingkan kinerja Anies dengan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam menangani masalah banjir Jakarta.
Menurut Bima, masalah banjir Jakarta bukan masalah personal leadership dan tanggungjawab Anies semata.
Read more: Banjir Jakarta Parah? Bima Arya: Jangan Bandingkan Anies dan Ahok
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1860
Rumah di Gang Mandor Kelurahan Beringin, Medan Selayang kembali terendam banjir hingga hanya menyisahkan atap rumah, Sabtu (15/2/2020). - TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURU
SitindaonNews.Com | Puluhan rumah di Gang Mandor Kelurahan Beringin, Medan Selayang kembali terendam banjir hingga hanya menyisahkan atap rumah, Sabtu (15/2/2020).
Amatan, Tribun hujan deras yang terjadi sejak malam Jumat (14/2/2020) telah membuat Sungai Babura meluap dan merendam ratusan rumah.
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 920
Dok Polres Tasikmalaya Kota
Truk terguling di tanjakan Tarahan (ilustrasi
SitindaonNews.Com | BANDAR LAMPUNG – Sudah tidak terhitung lagi, kecelakaan terjadi di Tanjakan Tarahan, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan. Pada Jumat (14/2) petang, sebuah truk muatan tepung terguling d tanjakan Tarahan karena tidak kuat menanjak.
Keterangan yang diperoleh Republika di lokasi kejadian, Jumat (14/2), sebuah truk BE 9510 BP dari arah Kota Bandar Lampung menuju Pelabuhan Bakauheni, tak kuat menanjak di jalan lintas Sumatra KM 21-22 Desa Tarahan, Katibung, Lampung Selatan.
Read more: Tanjakan Tarahan di Jalan Lintas Sumatera jadi Langganan Kecelakaan Lalu Lintas.
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 770
Foto: dok. istimewa
Kecelakaan lalu lintas dialami mobil dengan nomor polisi BK 936 FS di Jalan Jamin Ginting, Komplek Pamen, KotaMedan, Sumatera Utara (Sumut). Mobil tersebut menabrak pohon dan terbakar.
Read more: Mobil Terbakar SetelahTabrak Pohon di Medan, Pengemudi Tewas Terpanggang