Top Stories
-
Jika Bisnismu Masih Susah Naik, Fokus Hanya Satu Bidang Saja Yang Anda Benar-benar Ahli
-
Jangan Target Cuan Terlalu Tinggi. TP Tipis Tetapi Masuk Berkali-kali.
-
Pemula Tetap Trading Saham Lapis-I Saja Dulu Ya!
-
Tak Perlu Marah Saat Pendeta dan Gereja Dibahas di Media Sosial
-
Pelajarannya Jelas, Jika Minus Sudah Melebihi - 2% Harus Cut Loss.
-
Yang Membahayakan Gereja Bukan Kritik yang Keras, Tetapi Pendeta yang Tidak Lagi Bisa Dikoreksi.
-
Para Fans BUMI, Lihat Order Book Ini!
-
R. Noto Widjojo: Scalping itu Tidak Peduli Index Merah atau Hijau Sama Saja.
-
Melompatlah Dari Gereja Yang Pendetanya Sibuk Mengintai Uangmu.
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 599
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 597
Mobil Avanza terseret banjir, empat perempuan ditemukan tewas [ANTARA]
SitindaonNews.Com | Mobil Avanza bernomor polisi BK 1117 OV Minggu 27/2 malam terseret banjir di Desa Lau Mulgab, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara.
Diketahui basarnas dan pihak kepolisian berusaha mengevakuasi mobil yang berpenumpang empat orang tersebut. Keempat penumpang ditemukan sudah tewas.
"Para korban sudah ditemukan dengan kondisi meninggal dunia. Sudah dibawa ke rumah duka Desa Jati Kesuma, Kecamatan Namorambe setelah sebelumnya jenazahnya dibersihkan di Rumah Sakit Bhayangkara Medan," ujar Kapolsek Namorambe, Polresta Deliserdang AKP Antonius Ginting kepada ANTARA melalui sambungan telepon seluler, Senin (28/2).
Kepala Bidang Kedaruratan & Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Deliserdang, Parlagutan Nasution mengatakan, para korban beserta dengan mobil ditemukan di aliran Sungai Lau Sememe Kecamatan Biru-Biru.
"Korban yang meninggal dunia ialah P (30). Ia merupakan istri dari Rahmat, pengemudi mobil yang selamat. Sedangkan A (2) dan S (12) anak-anaknya. Kemudian F (14) keponakan," pungkasnya.
Satu keluarga menumpangi mobil Avanza BK BK 1117 OV terseret banjir di Desa Lau Mulgab, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara, Minggu (27/2) malam.
Akibat kejadian itu, pengemudi mobil bernama Rahmat (40) selamat dari kejadian maut tersebut, namun keempat korban hanyut dibawa derasnya air banjir. (ANTARA)
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 739
Aksi pria muda ini tertangkap kamera CCTV mencuri celana dalam wanita di Perumahan Graha Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Foto/IG Bekasi.terkini.
Aksi pencurian celana dalam wanita terjadi di Perumahan Graha Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi pada Minggu (27/2/2022) dini hari. Aksi tersebut terekam kamera CCTV dan diunggah ke media sosial. Berdasarkan unggahan @bekasi.terkini aksi tersebut dilakukan oleh pria muda.
Dalam rekaman, untuk menjalankan aksinya dia memanjat dinding rumah tersebut. Dirinya yang melancarkan aksi seorang diri kemudian langsung menuju jemuran yang berada di halaman rumah.
Setelah berhasil mengambil pakaian dalam tersebut dia pun langsung bergegas kembali memanjat tembok yang digunakannya untuk masuk.
Dalam keterangan unggahan, aksi tersebut bahkan sudah yang kesebelas kalinya.
Sementara, yang menjadi incaran hanyalah pakaian dalam kepunyaan wanita. ”Menurut pemilik rumah, kejadian tersebut sudah kesebelas kalinya terjadi di rumahnya.
Pelaku hanya mengincari pakaian dalam wanita yang dijemur di depan rumahnya,” tulis keterangan unggahan @bekasi.terkini, Minggu (27/2/2022)
Hingga berita ini ditayangkan, belum jelas motif dari diduga pelaku. Sampai saat ini belum diketahui apakah pemilik rumah sudah melakukan pelaporan.
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 627

ARIFIN PANIGORO
DI setiap zaman, ada segolongan manusia yang paling mudah ikut arus kekuasaan: para pengusaha. Banyak juga yang berpolitik, tapi dalam jubah pengusahanya, mereka tak akan berani berhadapan dengan penguasa.
Salah satu pengecualian adalah pria ini: Arifin Panigoro.
Lelaki ini adalah pemilik Meta Epsi Drilling Company atau Medco -- perusahaan tambang yang punya ladang-ladang minyak dan gas di berbagai daerah di Indonesia, Mexico, Tanzania, Libya, Yaman, Oman, sampai Thailand.
Pria kelahiran Gorontalo ini salah satu orang terkaya Indonesia. Rumahnya di kawasan Jenggala, di ujung jalan Sudirman, Jakarta menempati areal lebih dari satu hektare -- konon bekas satu kompleks perumahan milik perusahaan minyak asing yang dibelinya.
Berbeda dengan pengusaha umumnya, Arifin seorang pemberani di hadapan kekuasaan.
Saya ingat, pada senja kekuasaan Orde Baru, ia menjadi tersangka dengan tuduhan yang sungguh-sungguh menakutkan: pelaku makar. Gara-garanya, ia menghadiri sebuah pertemuan di Yogyakarta pada 5 Februari 1998.
Pertemuan itu membahas topik yang paling tabu di Indonesia selama puluhan tahun: soal suksesi kepemimpinan nasional. Topik penggantian Presiden Soeharto.
Bayangkanlah pertemuan di Hotel Radisson itu. Yang hadir, selain Arifin Panigoro, adalah Amien Rais, Afan Gaffar, Anggito Abimanyu, Busyro Muqoddas, dan sejumlah akademisi dari Universitas Gadjah Mada. Tentu saja hadir pula sejumlah intel Melayu.
Afan Gaffar menyampaikan hal tabu berupa pembatasan masa jabatan presiden dan redefinisi fungsi DPR/MPR, Anggito mengusulkan penghapusan monopoli -- yang tentu berakibat ke bisnis anak-anak Soeharto -- dan Busyro mengusulkan sistem hukum yang independen.
Lalu Arifin Panigoro angkat bicara, tak berbasa-basi. "Pak Amien, kondisi di negara kita sekarang ini sudah gawat. Ada krisis ekonomi, krisis moneter, dan juga krisis kepercayaan kepada pemerintah. Masalah ini tidak mungkin bisa diatasi tanpa ada reformasi-reformasi yang besar di pemerintahan."
Mereka membahas sebuah gerakan rakyat. People power.
Mudah ditebak, Pertemuan Radisson itu menjadi isu besar di tanah air. Peserta pertemuan diperiksa tentara, bahkan Arifin Panigoro menjadi tersangka sepulang ke Jakarta.
Beberapa bulan kemudian, sang patriark Orde Baru, Soeharto tumbang.
Generasi yang lahir belakangan, mungkin tak tersentuh lagi dengan cerita perlawanan seperti ini. Zaman sudah lain. Rapat membahas suksesi seperti di Hotel Radisson, Yogyakarta, 24 tahun silam, adalah pemandangan biasa hari-hari ini.
Satu yang pasti: tak banyak pengusaha seperti Arifin Panigoro, pengusaha yang tak larut dengan arus di setiap kekuasaan berganti.
Ia memang pernah ikut masuk politik, menjadi petinggi PDI Perjuangan. Ia keluar dari PDIP dan tetirah dari politik ketika partai itu menjadi penguasa. Presiden Jokowi sempat pula mengangkatnya sebagai Dewan Pertimbangan Presiden, tapi saya tahu, posisi itu takkan menghalanginya untuk bersuara lantang dan terang. Ia tak membutuhkan perlindungan kekuasaan atas bisnisnya, apalagi tambang-tambang minyaknya lebih banyak di luar negeri.
Begitulah. Menjelang subuh tadi, Arifin Panigoro meninggal dunia di Rochester Minneapolis USA. Sang pemberani ini menggenapi perjalanan hidupnya di usia 76 tahun.
Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Selamat jalan Pak Arifin.
.
.
.
Tomi Lebanghttps://www.facebook.com/803774136380640/posts/5182317765192900/
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 498
Ilustrasi. Pentagon menyebut Rusia mulai 'frustasi' menghadapi perlawanan keras Ukraina. (AFP/SERGEI SUPINSKY)
Seorang staf senior Pentagon menyebut Rusia 'frustrasi' menghadapi perlawanan keras yang dilakukan pasukan Ukraina. Perlawanan keras ini memperlambat pergerakan Rusia dan menahannya di bagian luar Kiev.
Menurut informasi Pentagon, Rusia sekarang memiliki setidaknya 50 persen dari kekuatan invasi besar-besaran di Ukraina. Tetapi, pasukan itu membuat kemajuan yang lambat pada tiga titik invasi, karena perlawanan keras yang tak terduga dari Ukraina.
"Kami memiliki indikasi bahwa Rusia semakin frustrasi dengan kurangnya momentum selama 24 jam terakhir, terutama di bagian utara Ukraina," kata pejabat yang memberikan keterangan secara anonim ini, seperti dikutip AFP.
Pentagon mengklaim invasi Rusia memiliki kekuatan lebih dari 150 ribu tentara, kendaraan berat, rudal, dan serangan udara. Namun, serangan tersebut dinilai tidak berkembang seperti yang diharapkan sejak dimulai pada Kamis (24/2).
"Pertahanan udara Ukraina, termasuk pesawat, terus beroperasi dan terus terlibat dan menghilangkan akses ke pesawat Rusia di tempat-tempat di negara itu," kata staf Pentagon tersebut.
Ia mengatakan, sebagian besar pasukan Rusia saat ini tetap berada sekitar 30 kilometer di luar Kiev.
Kemudian, ia juga mengatakan perlawanan Ukraina saat ini masih berada di tingkatan yang 'layak', dan sekutu Barat masih bisa mengirimkan senjata serta pasokan lain meski ada serangan Rusia.
"Berdasarkan apa yang kami amati, bahwa perlawanan ini lebih besar dari yang diharapkan Rusia," katanya.
Rusia lebih berhasil dalam serangan dari wilayah Krimea dan Laut Hitam di selatan.
Ilustrasi. Pentagon menyebut Rusia mulai 'frustasi' menghadapi perlawanan keras Ukraina. (AP/Emilio Morenatti)
"Tapi di utara, di situlah perlawanan paling keras. Masih ada pertempuran sengit di dalam dan sekitar Kharkiv [serta di utara Kiev]," kata pejabat Pentagon itu.
Di Moskow, pada Sabtu (26/2) , Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, tentaranya telah diperintahkan untuk memperluas serangan setelah Kiev menolak tawaran pembicaraan di Belarus.
"Hari ini semua unit diberi perintah untuk mengembangkan serangan dari segala arah sesuai dengan rencana operasi," kata Juru Bicara Militer Rusia, Igor Konashenkov.
Hingga saat ini, invasi Rusia ke Ukraina disebut telah mengambil 198 korban nyawa, 3 di antaranya merupakan kelompok anak.
Meski demikian, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bersumpah negaranya tidak akan menyerah kepada Rusia. (cnnindonesia)
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 593
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky merasa negaranya ditinggal oleh blok barat, terutama NATO dan Amerika Serikat di tengah bombardir serangan Rusia.( CHARLES PLATIAU / POOL / AFP)
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky merasa negaranya ditinggal oleh blok barat, terutama Pakta Pertahanan Negara Atlantik Utara (NATO) dan Amerika Serikat (AS) di tengah bombardir serangan Rusia.
Zelensky mengaku negaranya dibiarkan mempertahankan negaranya sendiri dari Rusia yang melancarkan serangan invasi sejak Kamis (24/2) pagi waktu setempat.
Akibat serangan besar-besaran tersebut tercatat setidaknya 130 warga Ukraina tewas per Jumat (25/2).
"Kami dibiarkan sendiri untuk mempertahankan negara kami," kata Zelensky dalam pidato yang direkam dalam video, dikutip dari AFP, Jumat (15/2).
"Siapa yang siap bertempur bersama kami? Saya tidak melihat siapapun. Siapa yang menjamin akses Ukraina ke NATO? Semua orang takut," tambah dia.
Berdasarkan laporan yang Zelensky terima hingga Kamis (24/2) malam, setidaknya 137 warga Ukraina baik anggota militer maupun warga sipil yang tewas karena serangan rudal Rusia. Sementara itu 316 orang lainnya terluka.
Zelensky mengungkapkan "kelompok sabotase" Rusia juga telah memasuki ibu kota Kiev. Ia mendesak warga ibu kota untuk tetap waspada dan mematuhi jam malam yang telah ditentukan.
Hingga kini, militer Rusia telah bergerak hampir ke seluruh kota strategis Ukraina. Rusia mengklaim berhasil melumpuhkan 74 fasilitas militer Ukraina. Pasukan Rusia juga telah menguasai fasilitas nuklir Chernobyl di Ukraina utara, salah satu tempat terjadinya bencana nuklir paling parah di dunia.
Menurut keterangan Agensi Manajemen Zona Eksklusi, lembaga resmi Pemerintah Ukraina, militer Rusia telah menduduki situs nuklir tersebut sejak hari pertama invasi.
Amerika dan sekutu telah menjatuhkan sederet sanksi bagi Rusia. Meski demikian, Amerika menegaskan hingga kini tidak akan menerjunkan pasukan atau bantuan militer untuk membantu Ukraina melawan Rusia.
NATO pun belum memutuskan respons militer terkait konflik ini, salah satunya karena Ukraina bukan anggota aliansi tersebut.
Namun, negara-negara NATO seperti Polandia, Estonia, Latvia, dan Lituania telah menyuarakan memberlakukan Pasal 4 NATO terkait serangan Rusia ke Ukraina.
Pasal 4 NATO berbunyi, "Para pihak akan berkonsultasi bersama kapan pun, menurut pendapat salah satu dari mereka, integritas teritorial, kemerdekaan politik atau keamanan salah satu pihak terancam."
Menurut situs NATO, konsultasi berdasarkan Pasal 4 dapat mengarah pada tindakan kolektif di antara 30 negara anggota. (cnnindonesia.com)