Top Stories
-
Jika Bisnismu Masih Susah Naik, Fokus Hanya Satu Bidang Saja Yang Anda Benar-benar Ahli
-
Jangan Target Cuan Terlalu Tinggi. TP Tipis Tetapi Masuk Berkali-kali.
-
Pemula Tetap Trading Saham Lapis-I Saja Dulu Ya!
-
Tak Perlu Marah Saat Pendeta dan Gereja Dibahas di Media Sosial
-
Pelajarannya Jelas, Jika Minus Sudah Melebihi - 2% Harus Cut Loss.
-
Yang Membahayakan Gereja Bukan Kritik yang Keras, Tetapi Pendeta yang Tidak Lagi Bisa Dikoreksi.
-
Para Fans BUMI, Lihat Order Book Ini!
-
R. Noto Widjojo: Scalping itu Tidak Peduli Index Merah atau Hijau Sama Saja.
-
Melompatlah Dari Gereja Yang Pendetanya Sibuk Mengintai Uangmu.
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 641
OTT KPK Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Itong Isnaeni Hidayat
SitindaonNews.Com, || Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menetapkan hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Itong Isnaeni Hidayat (IIH) sebagai tersangka kasus dugaan suap.
Namun, ada insiden yang menyedot perhatian awak media saat KPK menggelar konferensi pers terkait perkara tersebut. Momen itu terjadi di gedung KPK pada Kamis malam, 20 Januari 2022. Hakim Itong Isnaeni tampak tak terima saat KPK membacakan status hukumnya menjadi tersangka.
Itong yang sebelumnya menghadap ke tempok sembari mengenakan rompi oranye tahanan KPK dan tangan diborgol itu langsung membalikkan badan. Dia kemudian meneriakkan beberapa kalimat dengan nada penuh amarah. "Maaf, ini tidak benar. Saya tidak pernah menjanjikan apa pun," teriak Itong.
OTT KPK Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Itong Isnaeni Hidayat
Dua orang petugas yang saat itu tengah berdiri mendampingi para tersangka pun langsung berupaya menenangkan Itong. Namun, dia kembali bersuara. "Itu semua omong kosong," katanya lagi.
Diketahui, Itong Isnaeni Hidayat ditangkap KPK bersama dua tersangka lainnya di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu lalu, 19 Januari 2022. Itong ditetapkan KPK sebagai tersangka lantaran diduga menerima suap Rp140 juta dari janji sebesar Rp1,3 miliar dalam mengurus perkara pembubaran PT Soyu Giri Primedika (SGP).
Terkait perkara ini, KPK juga sudah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Sebagai penerima suap yaitu, Itong dan panitera pengganti PN Surabaya, Hamdan. Sedangkan, satu tersangka sebagai pihak pemberi suap yakni Hendro Kasiono (HK).
KPK menduga ada janji uang sebesar Rp1,3 miliar untuk mengurus kepentingan Hendro tersebut. Di antaranya agar PT SGP dinyatakan dibubarkan dengan nilai aset yang bisa dibagi sejumlah Rp50 miliar.
Namun, baru ada uang sebagai realisasi awal janji tersebut sejumlah Rp140 juta yang ditemukan dan disita tim KPK saat OTT dilakukan. Lebih lanjut, KPK juga menduga Itong menerima pemberian lain dari pihak-pihak yang berperkara di PN Surabaya
Sumber: viva.co.id
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 669
Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan
Politisi PDIP, Arteria Dahlan, dikabarkan memiliki lima mobil mewah yang memiliki pelat nomor serupa di Parkiran Basemen Nusantara II DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 19 Januari 2022.
Pantauan awak media, kelima mobil ini diketahui memiliki pelat nomor yang serupa yakni 4196-07 dengan lambang Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Kesemuanya terparkir dengan posisi berdekatan satu sama lain.
Kelima mobil dengan pelat nomor sama ini memiliki merek berbeda. Antara lain Mitsubishi Grandis (warna hitam), Toyota Fortuner (warna putih), Toyota Vellfire (warna hitam), Nissan X-Trail (warna putih), dan Mitsubishi Pajero (warna hitam).
Dikonfirmasi hal itu, Arteria Dahlan mengklarifikasi mengenai mengenai lima mobilnya yang bernomor polisi sama di parkiran DPR RI.
Politikus PDIP tersebut mengakui bahwa sebenarnya kelima mobilnya yang berstiker arteriadahlanlawyers.co.id memiliki pelat nomor asli masing-masing. "Itu pelat-pelat nomor mobil itu kalau gue pake tuh gue pake pelat DPR. Itu kan pelat dasar, bukan pelat asli," kata Arteria saat dikonfirmasi awak media, Rabu, 19 Januari 2022.
Arteria lanjut menegaskan kelima mobil tersebut akan dipasangkan pelat DPR bernomor RF miliknya apabila akan digunakan. Kata dia, pelat Polri 4196-07 hanya merupakan pelat dasar.
Dia berdalih bakal kesulitan jika setiap mobil dipasangkan pelat permanen. "Itu ada satu nomor gue nomor polisi. Ada satu nomor mobil gue ada di situ. Satu mobil ada nomor polisinya.
Nanti kalau mau gue pakai, itu semua tatakan dasar. Itu nanti bisa gue pakaikan pelat DPR yang RF, kalau mobil jalan kan gue pake pelat RF atau apa. Masa 3-3 nya gue mau pakai?
Kalau itu pelat gue pakai permanen kan susah. Gitu, gue bisa pake pelat mobil nomor aslinya, bisa pake pelat DPR, bisa pake pelat RF," ujarnya.
Dalam kesempatan sama, Arteria juga mengklarifikasi alasan semua mobilnya dititipkan di parkiran DPR. Dia berdalih lantaran sedang melakukan renovasi rumah.
"Itu karena memang gue taruh situ semua mobilnya, sama kayak mobil taruh di garasi lah. Ini karena lagi proses pengecatan di rumah jadi susah, lagi diperbaiki ini di rumah," imbuhnya
Sumber: viva.co.id
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 583

SitindaonNews.Com, || Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengamankan sejumlah uang terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada Selasa (18/1).
"Benar, KPK melakukan giat tangkap tangan di Langkat sekitar pukul 19.00 WIB, tanggal 18 Januari 2022. Kami telah mengamankan beberapa pihak dan sejumlah uang sebagai bukti yang diperoleh pada saat tangkap tangan," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Ghufron mengatakan tim KPK saat ini masih memeriksa pihak-pihak yang telah ditangkap tersebut.
"Saat ini, kami masih melakukan pemeriksaan pihak terkait mohon bersabar selanjutnya akan kami jelaskan lebih lanjut setelah pemeriksaan selesai," ujar Ghufron.
Sebelumnya, KPK membenarkan melakukan OTT di Kabupaten Langkat terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi.
KPK belum menyampaikan secara rinci siapa pihak-pihak yang telah ditangkap maupun detail kasusnya.
Sesuai KUHAP, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status dari para pihak yang telah ditangkap tersebut.
Sumber: antaranews.com
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 628
Indira Gandhi terpilih menjadi perdana menteri India tepat 56 tahun silam.
Pemimpin Partai Kongres India, Indira Gandhi terpilih menjadi perdana menteri (PM) India tepat 56 tahun silam. Pada 19 Januari 1966 pascakematian PM India sebelumnya Lal Bahadur Shastri, Gandhi menjadi PM perempuan India pertama.
Kala itu Indira Gandhi terpilih melawan mantan menteri keuangan India Morarji Desai. Seusai terpilih, ia berjanji melayani Partai Kongres dan rakyat India.
"Saya akan berusaha untuk menciptakan apa yang dulu ayah saya sebut iklim perdamaian," kata Indira Gandhi kala itu dikutip BBC History, Rabu (19/1/2022). Indira Gandhi merupakan putri semata wayang sang PM pertama usai India merdeka Jawaharlal Nehru.
Kerumunan orang pada saat itu berkumpul di luar Gedung Parlemen India ketika pemilihan digelar. Orang-orang bersorak dengan menyebut nama Gandhi.
Dilansir laman History, Rabu (19/1), Indira Gandhi menjadi memimpin India hingga akhir hayatnya pada 1984. Kematiannya pun mengenaskan dengan cara dibunuh.
Gandhi yang saat terpilih berusia 48 tahun itu, dididik di Benggala Barat dan Oxford. Indira Gandhi memiliki dua putra, Rajiv dan Sanjay yang keduanya belajar di Inggris.
Indira Gandhi bukan mendapatkan namanya dari Mahatma Gandhi, sang juru kampanye kemerdekaan legendaris dan pendiri Partai Kongres melainkan, namanya didapat dari suaminya Feroze Gandhi, seorang pengacara yang meninggal pada 1960.
Gandhi dibunuh oleh pengawalnya seorang Sikh. Sekitar 1.000 orang, kebanyakan Sikh, tewas dalam empat hari kerusuhan yang terjadi setelah pembunuhannya. Putra sulungnya, Rajiv, menggantikannya sebagai perdana menteri. Dia juga dibunuh pada 1991.
Sumber: republika.co.id
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 968

Cara kecoak berkembang biak mungkin tidak banyak diketahui oleh masyarakat zaman sekarang. Padahal dengan mengetahuinya kita bisa membasmi hewan yang cukup membahayakan untuk manusia tersebut.
Kecoak sendiri merupakan salah satu spesies hama yang paling umum di dunia, termasuk Indonesia dan akan menyerang setiap rumah. Hewan kecil yang satu ini juga akan mengakibatkan berbagai masalah serius untuk sebagian orang yang tinggal di dekat mereka, karena mereka bisa menyebarkan bakteri yang berbahaya di sekitar rumah.
Karena kecoak mempunyai kebiasaan kotor dan menghabiskan sebagian besar waktunya dengan nongkrong di selokan dan saluran air. Akibatnya, tubuh mereka akan diselimuti dengan bakteri dan parasit patogen yang bisa dengan mudah mencemari sumber makanan.
Makhluk kotor yang satu ini juga bertanggung jawab dalam menyebabkan alergi, seperti kulit dan kotoran. Bahkan, hewan ini akan memperburuk sampai mengakibatkan respons alergi seperti serangan asma untuk individu yang telah lama terpapar.
Selain itu, hewan kecil yang satu ini juga akan menimbulkan bau yang tidak sedap di rumah kamu. Kecoak bisa mengeluarkan bau apek yang tidak menyenangkan yang dan akan menjadi lebih kuat seiring dengan bertambahnya populasi mereka. Bila mereka mempunyai infestasi yang signifikan, maka baunya bisa dengan cepat menjadi sangat kuat. Maka dari itu, kita harus mengetahui daur hidup kecoak untuk mencegahnya berkembang biak
Perlu diketahui bahwa kecoa adalah hewan yang sudah hidup kurang lebih 300 juta tahun yang lalu. Secara taksonomi, kecoak masuk ke dalam ordo orthoptera atau sekelompok dengan belalang atau jangkrik. Nama lain dari hewan kecil ini adalah lipas.
Kecoak bisa ditemukan di mana saja, mulai dari rumah, kamar mandi, sekolah, perpustakaan, dan lain sebagainya. Sebagian besar aktivitas kecoa dilakukan pada saat malam hari dan sangat senang bersembunyi di tempat gelap.
Maka dari itu, hewan ini sering muncul dari kegelapan, contohnya adalah kolong tempat tidur, lemari, atau tempat gelap yang lainnya.
Nah, menyadur dari laman Insectcop, berikut adalah ulasan selengkapnya mengenai daur hidup kecoak.
Lalu, Bagaimana Daur Hidup Kecoak?
Cara Perkawinan Kecoak
1. Perkawinan Kecoak Jantan dan Betina
Sebelum memahami mengenai daur hidup kecoa, ada baiknya mengetahui terlebih dahulu tentang perkawinan atau berkembang biak kecoak.
Layaknya makhluk hidup yang lain, kecoak juga berkembang biak dan bereproduksi seperti pada umumnya, kecoak juga melakukan hubungan seksual atau perkawinan.
Perkawinan ini akan membuat kecoak betina mengandung dan juga menghasilkan telur yang disebut ootheca. Tapi, menurut studi ilmiah, ditemukan bukti jika reproduksi hasil perkawinan jantan dan betina tidak secepat betina tanpa perkawinan.
Hal ini sedikit disayangkan, namun ini juga bisa disebut kecoak termasuk serangga yang unik dalam menghasilkan keturunan.
2. Aseksual
Aseksual adalah sebuah kondisi yang mana kecoak melakukan reproduksi secara aseksual lantaran betina tidak menemukan pejantan. Hal ini bisa terjadi apabila betina tidak menemukan jantan dalam waktu tertentu dan bisa juga dalam waktu yang lama. Kecoak bisa berkembang biak dengan cara ini biasanya akan bertelur bila melewati sekitar 13 hari.
3. Tanpa Jantan
Setelah melwati proses penelitian, dipastikan bahwa kecoa bisa berkembang biak tanpa melalui perkawinan. Hal ini biasanya terjadi saat kecoa betina tidak menemukan jantan dalam waktu lama.
Hal ini membuat kecoa betina melakukan reproduksi dengan sendiri lewat beberapa macam cara.
4. Partenogenesis
Partenogenesis adalah cara kecoa berkembang biak dengan kondisi yang diakibatkan lantaran betina anya dapat menemukan sesama betina lain. Akan tetapi, jangan salah rentang waktu yang dibutuhkan untuk melakukan reproduksi untuk berkembang biak cenderung lebih singkat.
Lantaran cukup singkat, kecoa betina yang berkembang biak dengan cara ini dapat bertelur dalam jangka waktu setiap 10 hari. Dalam perkembangannya, kecoak akan mengalami proses yang dinamakan daur hidup kecoak yang tidak sempurna.
Proses Daur Hidup Kecoak Ilustrasi kecoa. Photo : U-Report
Daur hidup atau metamorfosis merupakan sebuah proses perkembangan yang terjadi pada makhluk hidup yang ditandai dengan adanya perubahan pada fisik atau bentuk, mulai dari fase kelahiran sampai dewasa. Daur hidup kecoak dikatakan sebagai metamorfosis tidak sempurna atau sederhana lantaran hanya melewati tiga tahap, mulai dari telur, nimpa, sampai dewasa.
Daur hidup kecoak ini diawali dengan telur menetas, kemudian dilanjutkan dengan nimfa dan kemudian berkembang menjadi kecoak dewasa. Hal ini pula yang mengakibatkan metamorfosis tidak sempurna lantaran bentuk hewan muda ini serupa dengan kecoak dewasa.
Nah, berikut adalah penjelasan selengkapnya mengenai kecoak berkembang biak:
1. Telur
Telur Kecoa
Sekitar 3 sampai 7 hari kecoak betina kawin, ia akan menghasilkan beberapa telur. Telur kecoak akan membentuk seperti kapsul yang dilindungi dengan ootheca, kapsul telur ini akan berbentuk kotak dengan ukuran sekitar 8 sampai 10 mm. Setiap kecoak mempunyai bentuk ootheca yang berbeda-beda dan kerap dipakai untuk
identifikasi jenis spesies kecoak. Kecoak betina bisa menghasilkan telur mulai dari 16 sampai 40 telur semasa hidupnya. Setiap satu ootheca akan berisi sekitar 15 embrio. Fase telur ini akan berlangsung sekitar 24 sampai 38 hari bergantung dengan kondisi lingkungan dan jenis kecoaknya.
Biasanya kecoak betina akan membawa telurnya di ujung perut dalam hitungan jam atau hari, sebelum akirnya menemukan teraman untuk menyimpan telurnya.
2. Nimfa
Budidaya kecoa.
Photo : U-Report Telur yang sudah menetas kemudian akan berubah menjadi nimfa.
Ukuran nimfa ini akan bervariasi yang bergantung dengan jenis kecoak tersebut. Dalam fase ini, nimfa akan menghadapi pergantian kulit atau moulting sampai usia dewasa.
Ketika pergantian kulit terjadi, kulit kecoak akan berubah menjadi berwarna putih dan secara perlahan akan berubah menjadi warna gelap. Kemudian tubuhnya akan menjadi lunak juga akan berubah menjadi semakin besar serta mengeras. Setiap spesies akan mengalami fase daur hidup kecoak yang berbeda-beda sampai menjadi dewasa.
Akan tetapi, biasanya nimfa akan menjadi dewasa usai 9 bulan dan melewati banyak pergantian kulit sekitar 8 kali. Pada pergantian kulit yang terakhir, nimfa akan dilengkapi dengan sayap.
3. Dewasa
Serangga Kecoak.
Photo : Terminix Daur hidup kecoak yang terakhir adalah dewasa.
Sayap-sayap nimfa akan semakin menguat dan mempunyai antena sehingga memungkinkan hewan kecil untuk terbang. Dalam fase awal, kecoak muda mempunyai ukuran tubuh yang lebih kecil, kemudian akan tumbuh dan berkembang menjadi lebih besar.
Ketika kecoak sudah dewasa, ia akan mulai bereproduksi. Perkembangan kecoak sangat bergantung dengan suhu, kelembapan, kualitas, dan kuantitas sumber makanan serta air yang tersedia di tempat tinggalnya.
Waktu yang dibutuhkan dari telur sampai dewasa sangat bervariasi untuk setiap spesiesnya, mulai dari satu bulan sampai dua tahun. Selain itu, masa hidup kecoa juga sangat berbeda-beda.
Jika lingkungan tempat tinggalnya hangat, kelembapan, dan akses makanan cukup, maka ia akan bertahan hidup sampai satu tahun.
Sumber: www.viva.co.id
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 609
Mobil menabrak pembatas jalan di Banjarnegara, Jawa Tengah
SitindaonNews.Com, || Sebuah mobil Toyota Agya bernomor polisi R 1318 D mengalami kecelakaan tunggal dengan menabrak pagar pembatas di jalan lintas Kabupaten Wonosobo-Banjarnegara, Jawa Tengah, tepatnya d Desa Gembongan Kecamatan Sigaluh, Senin, 17 Januari 2021.
Kecelakaan membuat pagar besi pembatas menembus kaca mobil hingga ke belakang.
Kasat Lantas Polres Banjarnegara, AKP Erwin Chan mengatakan kejadian ini bermula saat mobil yang dikendarai Sri Wijono (70) melaju dari arah timur menuju kota Banjarnegara.
Sesampainya di Desa Gembongan, pengemudi hilang kendali hingga menabrak pembatas jalan di sisi kanan.
"Kendaraan ini melaju dari arah timur dengan kecepatan sedang sekitar pukul dua siang tadi. Saat di daerah Desa Gembongan, pengemudi hilang kendali hingga menabrak pembatas jalan yang ada di sisi kanan," ujarnya.
Beruntung, kecelakaan tunggal ini tidak mengakibatkan korban jiwa. Pengemudi hanya mengalami luka ringan di bagian kepala. "Korban jiwa tidak ada, pengemudi mengalami luka di bagian kepala. Dan saat kejadian tidak ada penumpang lain," terangnya.
Mahmud, salah satu saksi mata mengatakan pengemudi melaju dari arah timur dengan kecepatan sekitar 70 kilometer per jam. Mobil tiba-tiba oleng dan menabrak pembatas jalan.
Saat keluar mobil, pengemudi terluka di bagian kepala. "Tadi saya lihat sebenarnya kecepatannya sedang. Mungkin pengemudinya ngantuk. Pas sudah menabrak pembatas jalan, pengemudi keluar kepalanya berdarah. Tapi tidak apa-apa, dia selamat," jelasnya.
Sumber: www.viva.co.id