Top Stories
-
Jika Bisnismu Masih Susah Naik, Fokus Hanya Satu Bidang Saja Yang Anda Benar-benar Ahli
-
Jangan Target Cuan Terlalu Tinggi. TP Tipis Tetapi Masuk Berkali-kali.
-
Pemula Tetap Trading Saham Lapis-I Saja Dulu Ya!
-
Tak Perlu Marah Saat Pendeta dan Gereja Dibahas di Media Sosial
-
Pelajarannya Jelas, Jika Minus Sudah Melebihi - 2% Harus Cut Loss.
-
Yang Membahayakan Gereja Bukan Kritik yang Keras, Tetapi Pendeta yang Tidak Lagi Bisa Dikoreksi.
-
Para Fans BUMI, Lihat Order Book Ini!
-
R. Noto Widjojo: Scalping itu Tidak Peduli Index Merah atau Hijau Sama Saja.
-
Melompatlah Dari Gereja Yang Pendetanya Sibuk Mengintai Uangmu.
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1306
Pelaku bajing lonjat yang pernah viral dan ditangkap kepolisian, beberapa waktu lalu. Foto: sumutpos
SitindaonNews.Com | Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin angkat bicara terkait maraknya aksi bajing loncat yang kerap beraksi di jalan tol.
Ia mengatakan telah memerintahkan seluruh jajaran Polres dan Polsek agar dapat bergerak cepat mengamankan para pelaku kejahatan ini.
“Bila perlu, para pelaku ditembak mati, lantaran sudah meresahkan masyarakat. Saya perintahkan untuk memberikan ketegasan tepat dan terukur,” tegasnya.
Paling Bikin Geram
Ia mengaku pihaknya merasa heran melihat kasus bajing loncat di Sumut, dikarenakan beroperasi di siang hari.
“Peristiwa ini baru ditemui di Sumut dan tidak ada di daerah lain,” sebutnya.
Modus yang digunakan para pelaku juga sangat nekat. “Modus baru para bajing loncat ini adalah sengaja menyeberang di jalan tol, dan pura-pura tertabrak. Setelah itu, kawanannya akan langsung menghampiri mobil dan membawa senjata tajam untuk mencuri,” ujar Kapolda di Mapolda Sumut, Senin (28/12).
Ia menegaskan pihaknya tidak akan menahan pengendara lalu lintas yang menggunakan jalan tol apabila menabrak orang.
Menurut Martuani, tidak ada hukum lalu lintas yang diberlakukan terhadap peristiwa tersebut. Lantaran, fasilitas penyeberangan warga sudah disediakan pengelola jalan tol. Seharusnya tidak nekat menyeberangi jalan tol.
"Kalau terjadi lakalantas di jalan tol, tidak ada hukumnya,” katanya.
Sementara, posko bajing loncat di Jalan Rumah Potong Hewan, Lingkungan 5 Mabar, Kecamatan Medan Deli sudah nonaktif sejak dua Minggu lalu.
Saat dikonfirmasi ke Camat Medan Deli, Fery Suheri membenarkan bahwa posko saat ini dinonaktifkan hingga akhir tahun ini.
“Benar sementara posko dinonaktifkan dan mungkin di awal tahun 2021 akan kami buat lagi,” ungkap Fery kepada wartawan, Senin (28/12).
Berdasarkan informasi dari Fery bahwa satu di antara alasan nonaktifnya posko ini lantaran kurangnya personel jaga.
“Kami baru nonaktif karena ada beberapa peraturan baru dan kami kekurangan personel. Jadi nanti kami fokuskan kembali untuk posko,” ujarnya.
Walau sudah dinonaktifkan, Fery mengatakan tetap melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan patroli.
“Kami tetap berkoordinasi dengan pihak polsek untuk patroli di sekeliling KA. Karenakan polsek dan Koramil juga turut membantu posko ini. Kepling pun tetap rutin patroli, walaupun tidak ada jadwal khusus tetapi itu sudah jadwal pantauan,” ujar Fery.
Tambahnya, Fery juga mengingatkan pengendara untuk selalu berhati-hati saat melintasi wilayah rawan bajing loncat dan tidak ragu akan menindaklanjuti jika ada aksi bajing loncat yang tertangkap.
“Lebih berhati-hatilah. Mudah-mudahan tidak ada masalah karena selama ini tetap kita awasi. Kalaupun tiba-tiba mereka melakukan kegiatan seperti itu lagi, segera kita lakukan tindakan ke Polsek,” pungkasnya.
Anda akan Melunasi Semua Utang Segera!
Sebelumnya, posko bajing loncat ini didirikan setelah viralnya aksi bajing loncat di Jalan Rumah Pinggir Hewan tepatnya pinggir rel Mabar yang akhirnya mendapat respon dari pihak Kecamatan Medan Deli, Medan. (mag-1/bbs/azw/sumutpos)
Sumber: jpnn.com
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 997

BERITA DUKA DARI TANAH PAPUA DI MALAM NATAL
Di saat umat Kristiani dunia termasuk umat Kristiani di Indonesia bergembira di malam Natal menyambut kedatangan-Nya dengan saling mengucapkan Selamat Natal, namun hal sebaliknya telah dialami oleh Frater Zhage Sil di tanah Papua.
Entah penyiksaan apa yang telah dialami oleh beliau pada tanggal 24 Desember 2020 sebelum beliau akhirnya tewas mengenaskan dibunuh oleh orang tak dikenal, yang kemudian melemparkan tubuh yang sudah tak bernyawa tersebut ke dalam selokan.
Frater Zhage Sil dikenal sebagai seorang rohaniwan Katholik yang sering bersuara lantang menuntut keadilan dan penghapusan rasisme terhadap masyarakat Papua.
Apakah pelaku pembunuhan terhadap Frater Zhage Sil ingin memberi “Pesan Keras” kepada rakyat Papua untuk tidak menentang Pemerintah Pusat ?? hal ini masih dalam penyelidikan.
Saya berharap Polisi segera menangkap siapapun pelakunya dan menjatuhkan hukuman seberat beratnya.
Terkadang saya berpikir, suatu saat nanti hasil tambang di tanah Papua akan ludes habis tidak tersisa sedikitpun.
Pertanyaannya, apakah pada saat tersebut kondisi masyarakat Papua masih akan tetap tertinggal sama seperti saat sekarang ini ??
RIP Frater Zhage Sil ??
Semoga jiwamu tenang di pangkuan-Nya.
Salam,
Raymond Liauw
Sumber: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10214406792041927&id=1782138055
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 744

SitindaonNews.Com | Satu unit kendaraan roda empat jenis mobil Toyota Kijang Commando nomor regitrasi BK 1615 AV terguling setelah nekad menerobos lampu merah di persimpangan Jalan Sutomo-Jalan HM Yamin, Medan, Minggu siang.
Kepala Unit Lakalantas Satlantas Polrestabes Medan, AKP Priyo AP, kepada wartawan, Minggu, mengatakan, anak buahnya segera ke lokasi kejadian setelah mendapat informasi dari warga.
Ia menyebutkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tabrakan itu namun dugaan sementara, kecelakaan terjadi karena pengemudi mobil Kijang menerobos lampu merah.
"Akibat kejadian kecelakaan tersebut kedua kendaraan mengalami kerusakan dan pengemudi mobil Kijang luka lecet di bagian legan kanan," ujar Priyo.
Sementara itu, dalam tanyangan video berdurasi 13 detik, terlihat mobil Kijang itu melaju kencang dari arah Jalan Sutomo menuju Jalan Perintis Kemerdekaan Medan.
Sesampainya di persimpangan Jalan Sutomo-Jalan HM Yamin Medan, pengemudi mobil yang harus menghentikan laju kendaraannya karena lampu merah, malah tancap gas menerobos persimpangan.
Saat bersamaan sejumlah kendaraan yang berhenti di Jalan HM Yamin Medan perlahan-lahan maju karena sudah lampu hijau. Saat itulah kecelakaan terjadi, mobil Toyota Kijang itu menabrak mobil Toyota Fortuner nomor registrasi BK 89 Q yang melintas di Jalan HM Yamin Medan.
Dalam tanyangan video itu, Jesslyn (26), pengemudi mobil Toyota Fortuner, sempat berusaha mengerem. Namun tetap saja kecelakaan tak terhindar, hingga akhirnya mobil Kijang terguling terseret di badan jalan.
Posisi akhir mobil Toyota Kijang itu cukup kurang lazim untuk posisi mobil yang berhenti: bagian roda mobil berada di atas, sebaliknya bagian atap mobil berada di bawah.
Sumber: antaranews.com
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 772

SitindaonNews.Com | Presiden Joko Widodomelakukan kocok ulang atau reshuffle Kabinet Indonesia Maju. Sejumlah menteri lama dicopot dan digeser posisinya, dan ada pula orang baru yang diangkat untuk membantu kerja-kerja pemerintahan hingga 2024 mendatang.
Mereka semua diperkenalkan di Istana Negara, Jakarta pada hari ini, Selasa (22/12). Berikut daftar menteri Kabinet Indonesia Jilid 2 hasil kocok ulang atau reshuffle.
Selamat bekerja dan mengemban amanah nggih bapak/ibu para menteri baru:
* Menteri Sosial (Mensos) : Tri Rismaharini (menggantikan Juliari Batubara)
* Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) : Sandiaga Uno (menggantikan Wishnutama Kusbandio)
* Menteri Kesehatan (Menkes) : Budi Gunadi Sadikin (menggantikan Terawan Agus Putranto)
* Menteri Kelautan dan Perikanan KP/KKP) : Sakti Wahyu Trenggono (menggantikan Edhy Prabowo)
* Menteri Agama (Menag) : Yaqut Cholil Quomas (menggantikan Fachrul Razi)
* Menteri Perdagangan (Mendag) : M. Lutfi (menggantikan Agus Suparmanto)
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 912

SitindaonNews.Com | Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra mengaku sempat diminta bantuan oleh orang dekat Ustaz Bachtiar Nasir. Tujuannya agar Yusril bisa membantu Imam Besar Front Pembala Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab atau HRS sebagai pengacaranya.
Namun, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu menolak memberikan bantuan terkait kasus hukum yang sedang menjerat HRS.
Yusril pun meminta maaf karena tidak dapat membantu HRS. Ia menyarankan agar para pendukung HRS tersebut meminta bantuan kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang didukung FPI dan Ijtima Ulama pada Pilpres 2019 lalu.
"Bachtiar Nasir melalui seseorang menghubungi saya, karena besok akan diperiksa sebagai tersangka, kayanya Rizieq. Saya katakan, Mohon maaf. Silakan Bachtiar Nasir menghubungi Bapak Prabowo Subianto," kata Yusril melalui keterangannya, Senin 21 Desember 2020.
Yusril mengatakan ia tidak bisa membantu HRS karena sempat dicap kafir dan murtad lantaran mendukung Jokowi di Pilpres 2019. Maka itu, Yusril menyarankan lagi agar kubu HRS meminta bantuan kepada Prabowo.
"Silakan menghubungi Pak Prabowo sebagai Menhan. Saya yakin Menhan bisa membantu. Saya sudah kafir dan murtad gara-gara mendukung Pak Jokowi menurut versi Anda," ujar Yusril
Menurut Yusril, selama ini yang membela ulama dan juga umat adalah PBB yang dipimpinmya. Kata dia, PBB membela ulama dan umat tanpa meminta timbal balik apapun.
Dia justru mempertanyakan parpol berasas Islam yang saat ini terlihat diam. Para pihak yang mendukung HRS tersebut juga tidak meminta bantuan parpol berideologi Islam tersebut.
"Selama ini membela umat dan ulama adalah kami, tanpa sedikitpun meminta apapun. Dan sekarang parpol yang menurut Anda paling membela Islam sekarang pada ke mana?" ujar mantan Menteri Hukum dan HAM itu.
HRS saat ini ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan polisi terkait kasus kerumunan di Petamburan. Kerumunan itu terkait acara pernikahan putri HRS dan Maulid Nabi Muhammad SAW.
HRS juga sudah mengajukan praperadilan terkait penetapan tersangkanya ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Pengajuan permohonan tersebut tercatat dengan nomor register 150/Pid.Pra/2020/PN.Jkt.Sel.
Dalam kasus kerumunan ini, HRS jadi tersangka bersama lima petinggi FPI lainnya. Dua di antaranya yaitu Ketua Umum FPI Shabri Lubis dan Panglima Laskar FPI, Maman Suryadi. Namun, baik Shabri dan Manan tak ditahan hanya HRS.
HRS resmi ditahan setelah diperiksa lebih dari 12 jam pada Sabtu, 12 Desember 2020. Selain dijerat Pasal 93 tentang UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, HRS juga dikenai Pasal 160 KUHP tentang penghasutan serta Pasal 216 KUHP terkait melawan penguasa umum. (ren)
Sumber: viva.co.id
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 958
Mitsubishi L300 terperosok semak-semak, pengemudi enggak ditolong justru diikat warga bersama kerbau di bak (TribunMedan.com/Istimewa)
SitindaonNews.Com | Pengemudi bukan ditolong, justru diikat bersama kerbau di bak usai Mitsubishi L300 yang dibawanya terperosok ke semak-semak.
Peristiwa ini disebutkan terjadi di jalan lintas Sumatera, desa Marga aruan, Laguboti, Toba, Sumatera Utara, (16/12/20).
Insiden kecelakaan ini dibenarkan oleh Kasatlantas Polres Toba, AKP Viktor Siagian.
"Benar kejadianya hari ini," ujar AKP Viktor Siagian.
Anehnya, pengemudi bukan ditolong tapi justru diikat oleh warga bersama kerbau yang dibawa di bak belakang.
Ternyata, aksi warga tersebut bukan tanpa alasan.
Sebab kerbau yang diangkutnya tersebut disebut hasil curian dan pengemudi berusaha kabur menggunakan L300 tersebut lalu kecelakaan terperosok ke semak-semak.
Pengemudi diketahui bernama Irwan Gunawan dari identitas yang tertera di SIM A yang dibawanya.
Kata Viktor Siagian, diduga L300 bernopol BL 8246 ZF ini dikabarkan sempat memuat satu ekor kerbau hasil curian pada pukul 04.00 WIB.
L300 itu kemudian dikejar oleh warga. Sang pengemudi berupaya melarikan diri hingga akhirnya menabrak pengendara motor dan terperosok ke semak-semak.
"Diduga maling kerbau, lalu dikejar sama masyarakat," tutur Viktor Siagian.
Saat ini, kata Viktor Siagian, pengemudi yang diduga sebagai tersangka tersebut ditahan di Polsek Laguboti.
Sedangkan Satlantas Polres Toba fokus menangani kasus kecelakaan yang terjadi.
"Kasus beratnya di Polsek Laguboti, dan sama kami kasus lakalantas-nya. Jam setengah 4 pagi kejadiannya," terang Viktor.
Terlihat, warga menahan L300 tersebut hingga polisi datang, termasuk pengemudinya diikat bersama kerbau curian di bak.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Toba, AKP Nelson Sipahutar mengatakan sedang berkordinasi dengan Polsek Laguboti.
Sumber: gridoto.com